Perangkat Galaxy selama ini dikenal menawarkan kualitas suara Bluetooth yang cukup baik lewat dukungan codec seperti aptX, SSC, dan SSC UHQ. Namun, belum ada satu pun dari perangkat tersebut yang mampu menghadirkan pengalaman audio lossless secara penuh melalui Bluetooth. Saat ini, masyarakat semakin menuntut kualitas audio yang lebih tinggi untuk berbagai aktivitas, mulai dari mendengarkan musik hingga menikmati konten multimedia secara nirkabel.
Belakangan, muncul kabar terbaru bahwa Bluetooth Special Interest Group (SIG) tengah mengembangkan sejumlah teknologi audio baru. Teknologi ini diprediksi akan memungkinkan perangkat di masa depan, termasuk lini Galaxy dari Samsung, menghadirkan audio beresolusi tinggi dan lossless melalui Bluetooth tanpa perlu bergantung pada codec pihak ketiga yang berlisensi.
Perkembangan Bluetooth untuk Audio Resolusi Tinggi
Bluetooth SIG adalah organisasi yang memimpin pengembangan dan standarisasi teknologi Bluetooth secara global. Menurut rilis resmi, Bluetooth SIG sedang menyiapkan fitur native untuk high-resolution audio, lossless audio, audio spasial, serta surround sound yang dapat langsung diintegrasikan pada perangkat baru tanpa perlu chip atau codec tambahan.
Selama ini, produsen perangkat audio seperti earbud nirkabel harus membayar biaya lisensi jika ingin mengusung aptX Lossless atau LDAC. Kehadiran dukungan lossless secara langsung dari Bluetooth nantinya akan menghilangkan kebutuhan tersebut. Artinya, produsen dapat menawarkan produk dengan harga lebih terjangkau bagi konsumen tanpa mengorbankan kualitas suara.
Teknologi Tambahan yang Dikembangkan
Tak hanya fokus pada kualitas suara, Bluetooth SIG juga sedang mengembangkan Bluetooth Auracast. Pengembangan ini bertujuan meningkatkan jangkauan dan kapasitas perangkat audio nirkabel. Selain itu, Auracast juga dirancang agar perangkat tanpa layar seperti alat bantu dengar dapat bergabung ke siaran audio secara lebih mudah.
Berikut inovasi utama yang sedang dipersiapkan Bluetooth SIG:
- Dukungan high-resolution audio dan lossless audio secara native.
- Fitur audio spasial serta surround sound tanpa tambahan perangkat lunak eksternal.
- Monitoring paparan suara agar penggunaan headphone atau earbud lebih aman.
- Standarisasi metode penggabungan siaran audio untuk perangkat tanpa layar.
Integrasi Asisten Virtual dan Kecepatan Data
Salah satu inovasi yang tergolong signifikan adalah integrasi langsung asisten virtual dengan perangkat audio Bluetooth. Ini akan memudahkan produsen untuk menghadirkan Alexa, Bixby, Gemini, ataupun asisten lain tanpa kendala lisensi atau software rumit. Pengguna hanya perlu menghubungkan earbud atau headphone mereka dan langsung dapat mengakses layanan suara yang diinginkan.
Peningkatan kecepatan transfer data juga menjadi prioritas. Bluetooth Low Energy (LE) dengan mode High Data Throughput PHY nantinya mampu mencapai laju transfer hingga 8 Mbps. Saat ini, Bluetooth versi 5.x hanya menawarkan maksimum 2 Mbps. Lompatan ini memungkinkan pengiriman data audio beresolusi tinggi secara lebih lancar dan stabil.
Spektrum Lebih Luas dan Latensi Lebih Rendah
Bluetooth umumnya bekerja pada spektrum 2,4 GHz. Namun, inovasi berikutnya akan merambah spektrum mid-band tanpa lisensi, khususnya 5 GHz dan 6 GHz, mirip dengan Wi-Fi. Implementasi ini diyakini akan membawa perbaikan drastis pada performa dan stabilitas koneksi Bluetooth di lingkungan padat sinyal.
Selain itu, Bluetooth SIG menargetkan perangkat human interface devices (HID) seperti controller, keyboard, dan mouse dapat menyamai performa perangkat kabel dengan pengurangan latensi secara signifikan. Target polling rate mencapai 1000 Hz akan membuat perangkat nirkabel terasa lebih responsif. Hal ini sangat penting untuk kebutuhan gaming serta perangkat augmented reality (AR), mixed reality (MR), dan virtual reality (VR).
Dampak dan Prospek di Ekosistem Galaxy
Jika teknologi native lossless audio ini berhasil diimplementasikan, perangkat Galaxy ke depan dapat menawarkan pengalaman audio nirkabel premium tanpa perlu biaya tambahan pada hardware atau lisensi audio. Pengguna dapat menikmati kualitas suara musik maupun film setara dengan perangkat kabel.
Produsen perangkat audio juga akan diuntungkan karena bisa menghadirkan produk ekonomis dengan fitur kelas premium. Sementara pengguna yang peduli dengan kesehatan pendengaran akan memperoleh tools baru berupa sound exposure monitoring demi penggunaan lebih aman dalam jangka panjang.
Belum ada kepastian kapan semua inovasi tersebut tersedia di pasaran, meski beberapa fitur diproyeksikan hadir lebih dulu dibanding lainnya. Namun, langkah besar yang diambil Bluetooth SIG menjadi sinyal positif bagi masa depan konektivitas audio nirkabel, terutama untuk pengguna perangkat Galaxy yang selalu mengedepankan inovasi dan kualitas.
