Apple tengah bersiap meluncurkan gebrakan baru di segmen premium dengan menghadirkan lini perangkat berlabel Ultra. Informasi ini berasal dari laporan Bloomberg yang menyebut Apple akan memperkenalkan setidaknya tiga produk kelas high-end dalam waktu dekat. Ketiga perangkat tersebut berbeda dari produk sebelumnya, baik dari segi inovasi teknologi maupun kisaran harga yang jauh lebih tinggi.
Mark Gurman selaku reporter Bloomberg menyebut bahwa salah satu dari perangkat baru ini adalah iPhone layar lipat yang kemungkinan bakal dinamai iPhone Ultra. Produk ini diharapkan membawa pengalaman desain yang berbeda dibandingkan seri iPhone reguler maupun Pro. iPhone Ultra diklaim akan menggunakan layar internal berukuran besar serta didukung fitur canggih seperti sensor di dalam layar. Harga perangkat ini disebutkan bisa mencapai USD 2.000. Angka ini menandai loncatan signifikan dari harga iPhone varian tertinggi yang selama ini ada di pasar.
Lini Ultra di Produk Apple
Selain iPhone, Apple juga dikabarkan sedang menyiapkan MacBook Ultra. Gurman menulis MacBook Ultra akan hadir dengan display OLED dan mendukung kemampuan layar sentuh. Posisi perangkat ini dirancang tidak untuk menggantikan MacBook Pro M5 Pro atau M5 Max, melainkan sebagai model di atas keduanya. Selaras dengan kebijakan Apple sebelumnya, penggunaan panel OLED pada iPad dan iPhone menyebabkan kenaikan harga hingga 20 persen. Tren ini diprediksi akan kembali terjadi pada MacBook Ultra jika resmi dirilis.
Perangkat Ultra lain yang juga tengah dibicarakan adalah AirPods Ultra. TWS ini konon akan menjadi yang pertama dilengkapi kamera, yang memungkinkan perangkat menyuplai data visual intelligence ke Siri untuk pengalaman audio maupun smart assistant yang lebih interaktif. Jika menilik harga AirPods Pro yang ada saat ini, perangkat baru ini kemungkinan dibanderol di atasnya.
Strategi Apple Memperluas Segmen Premium
Gurman mengingatkan, Apple bisa saja tidak menggunakan nama Ultra untuk setiap lini high-end baru. Sebagai contoh, Studio Display XDR terbaru tidak menggunakan penamaan ‘Ultra’ meskipun dibuat untuk kelas super premium. Namun nama Ultra disebut semakin familiar karena Apple sebelumnya sudah menggunakannya pada Apple Watch Ultra dan chip M1 Ultra.
Ke depan, diprediksi semakin banyak produk Apple yang masuk kategori super premium. Selain iPhone, MacBook, dan AirPods, Apple juga mengembangkan iPad high-end yang layar OLED-nya dapat dilipat. Ada pula rumor mengenai iMac dengan layar lebih besar yang akan segera masuk dalam lini Ultra. Strategi ini dinilai relevan, sebab Apple sudah memperkuat lini produk low-end lewat peluncuran iPhone 17e dan MacBook Neo. Kini, Apple berfokus menghadirkan nilai eksklusif dan teknologi inovatif di segmen teratas.
Ringkasan Inovasi Apple Ultra
Untuk memudahkan pembaca mengenal perangkat yang masuk dalam kategori Ultra, berikut daftar fitur utamanya:
iPhone Ultra
- Layar lipat berukuran besar
- Sensor dalam layar
- Harga diperkirakan USD 2.000
MacBook Ultra
- Display OLED dengan layar sentuh
- Posisi di atas MacBook Pro
- Prediksi kenaikan harga hingga 20 persen dari MacBook high-end
- AirPods Ultra
- Dilengkapi kamera
- Visual Intelligence untuk Siri
- Harga lebih tinggi dari AirPods Pro
Perkembangan ini mencerminkan ambisi Apple memperluas pangsa pasarnya di kelas ultra premium. Dalam beberapa tahun ke depan, daftar produk berlabel Ultra dari Apple kemungkinan terus bertambah. Perubahan strategi ini diperkirakan akan menstimulasi persaingan teknologi di industri gadget global serta mengakomodasi kebutuhan konsumen super high-end yang menuntut fitur-fitur eksklusif dan inovatif. Jika tren ini berlanjut, konsumen akan makin banyak menemukan perangkat Apple dengan teknologi terdepan dan harga yang setara dengan nilai inovasinya.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: inet.detik.com






