
Fitur keamanan pada ponsel Samsung terus mendapatkan pembaruan. Salah satu yang mendapat perhatian belakangan ini adalah Inactive Restart, fitur yang secara otomatis me-restart ponsel Galaxy jika dibiarkan tidak aktif dalam jangka waktu tertentu. Fitur ini mulai terlihat hadir di lebih banyak seri Galaxy melalui pembaruan sistem keamanan terbaru.
Keberadaan Inactive Restart penting bagi banyak pengguna yang menyerahkan perangkat dalam keadaan terkunci dan tidak aktif selama beberapa hari. Lewat pengaturan baru, pengguna kini bisa memilih untuk mengaktifkan fitur ini sehingga ponsel akan restart jika tidak digunakan selama 72 jam berturut-turut.
Inovasi Keamanan Otomatis
Inactive Restart menambah lapisan perlindungan pada perangkat Samsung Galaxy. Dalam menu Security & Privacy di aplikasi Pengaturan, opsi ini kini muncul di bagian “More Security”. Ketika fitur diaktifkan, ponsel otomatis akan restart jika selama 72 jam tetap dalam keadaan terkunci. Proses restart ini memastikan data dan aplikasi tetap terlindungi dari akses pihak yang tidak berwenang.
Setelah restart, pengguna harus kembali membuka kunci perangkat sebelum menerima notifikasi penting, alarm, atau melihat nama penelepon masuk. Penambahan mekanisme ini diharapkan dapat mengurangi potensi penyalahgunaan jika ponsel tidak sengaja tertinggal atau hilang. Jika SIM Card juga terkunci, pemilik wajib memasukkan PIN untuk menerima panggilan.
Perluasan ke Banyak Seri Galaxy
Menurut laporan dari sumber terpercaya seperti Sammy Fans, fitur Inactive Restart sebelumnya hanya dikenal di seri Galaxy S25 dan S26, namun terkini mulai diadopsi lebih luas, termasuk pada Fold 7. Pembaruan ini dilaporkan mulai tersedia di beberapa wilayah, salah satunya Korea Selatan, bersamaan dengan security patch terbaru yang dirilis pada Februari.
SamMobile juga mengonfirmasi bahwa fitur ini bersifat opsional dan dapat dinonaktifkan sesuai preferensi. Samsung tampaknya memahami kebutuhan privasi dan fleksibilitas pengguna, terutama bagi mereka yang sering meninggalkan ponsel dalam keadaan diam.
Cara Kerja dan Aktivasi Inactive Restart
Untuk mengaktifkan Inactive Restart, pengguna dapat mengikuti langkah berikut:
- Masuk ke menu Pengaturan (Settings).
- Pilih Security & Privacy.
- Buka bagian “More Security”.
- Temukan opsi Inactive Restart.
- Aktifkan toggle untuk menghidupkan fitur.
Jika dalam 72 jam tidak ada interaksi, ponsel otomatis restart sendiri. Namun, jika pengguna memilih untuk menonaktifkan, perangkat tetap tidak akan restart meski dibiarkan pada kondisi terkunci.
Dampak Terhadap Privasi dan Notifikasi
Keamanan privasi menjadi alasan utama di balik pengembangan Inactive Restart. Dengan makin canggihnya kemampuan layar dan notifikasi, risiko konten sensitif dilihat orang lain juga meningkat. Samsung memperkuat proteksi dengan menuntut pengguna membuka kunci terlebih dahulu usai restart agar data maupun notifikasi tidak mudah diakses sembarangan.
Pembatasan ini memastikan hanya pemilik sah yang dapat melanjutkan menerima berbagai update dari aplikasi atau membaca pesan masuk setelah proses restart terjadi otomatis. Praktik ini serupa dengan system lock pada beberapa aplikasi sensitif, namun kini diterapkan dalam skala perangkat.
Fitur Privasi Lain di Samsung Galaxy
Selain Inactive Restart, Samsung turut memperkenalkan inovasi lain seperti Privacy Display pada Galaxy S26 Ultra. Fitur ini berfungsi menyembunyikan konten layar dari penglihatan orang di samping pengguna. Layar akan tampak gelap kecuali dilihat jelas dari depan. Privasi Display menawarkan opsi spesifik: menutupi seluruh layar, hanya notifikasi, atau aplikasi tertentu saja.
Perkembangan Fitur Keamanan di Masa Mendatang
Tak hanya Inactive Restart dan Privacy Display, Galaxy S26 juga kini membawa sensor NFC sekunder di bagian atas perangkat. Kehadiran dua sensor NFC memberikan opsi tambahan untuk pengguna dalam bertransaksi, menambah kenyamanan dan fleksibilitas tanpa mengorbankan keamanannya.
Samsung berupaya terus menghadirkan proteksi maksimal pada lini ponsel flagship melalui serangkaian strategi, salah satunya memperluas fitur keamanan otomatis. Pengguna kini semakin dimudahkan dalam mengendalikan privasi perangkat dengan dukungan teknologi mutakhir.
Implementasi Inactive Restart jadi contoh bagaimana produsen ponsel menerapkan pendekatan proaktif. Kombinasi restart otomatis dan fitur privasi visual membantu menjaga data tetap tersembunyi saat perangkat tidak aktif, sehingga risiko kebocoran informasi dapat diminimalkan di berbagai situasi, baik di rumah, kantor, maupun tempat umum.
Source: www.androidcentral.com








