Skor Geekbench MacBook Neo Setara iPhone 16 Pro, Laptop Entry-Level Apple Jadi Penantang Serius MacBook Air

Laptop MacBook Neo dari Apple mulai ramai diperbincangkan setelah hasil uji performa atau benchmark-nya beredar di internet. Pengujian tersebut langsung menarik perhatian karena memperlihatkan skor yang setara dengan perangkat iPhone 16 Pro dan MacBook Air.

Informasi ini tentunya menjadi sorotan bagi pengguna yang selalu membandingkan performa perangkat Apple terbaru, terutama dalam menentukan pilihan antara laptop dan ponsel flagship keluaran terbaru.

Skor Benchmark MacBook Neo dan Perbandingannya

Data dari situs Geekbench mengungkap bahwa MacBook Neo mencatat skor single-core sebesar 3.461 poin. Untuk skor multi-core, perangkat ini menggapai angka 8.668 poin. Performa single-core tersebut sangat dekat dengan iPhone 16 Pro yang memiliki skor 3.445 poin, sementara skor multi-core iPhone 16 Pro berada di angka 8.624 poin.

Fakta lain yang menarik, angka yang diraih MacBook Neo juga setara dengan lini MacBook Air generasi sebelumnya. MacBook Air M1, misalnya, membukukan skor multi-core 8.342 poin dan skor single-core 2.346 poin. Meski sedikit di bawah Neo dalam hal single-core, performa multi-core kedua laptop ini hampir identik.

Pada MacBook Air M4 generasi berikutnya, tercatat peningkatan signifikan. Skor single-core mencapai 3.696 poin, lebih tinggi dari Neo, dan skor multi-core menembus 14.730 poin, yang berarti lebih unggul secara keseluruhan. Namun, keunggulan harga dari Neo tetap menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli.

Chipset dan Dukungan Grafis

Persamaan skor MacBook Neo dengan iPhone 16 Pro terjadi karena keduanya menggunakan chipset A18 Pro. Namun, pada MacBook Neo, kemampuan grafis atau GPU sedikit dikurangi kemampuannya dibandingkan perangkat ponsel tersebut.

Pengujian grafis menggunakan mode Metal pada Geekbench menunjukkan MacBook Neo menghasilkan skor 31.286 poin. Sementara itu, iPhone 16 Pro meraih 32.575 poin, dan MacBook Air M1 unggul sedikit dengan skor 33.148 poin. Skor Metal ini menunjukkan performa GPU ketiganya tidak terpaut jauh, menawarkan pengalaman visual yang sekelas di berbagai perangkat Apple.

Perbandingan Perangkat Apple Berdasarkan Geekbench

Daftar berikut merangkum perbandingan skor benchmark antara MacBook Neo dan beberapa produk Apple lain di kategori single-core, multi-core, serta pengujian grafis Metal:

  1. iPad 11: 2.587 (single-core), 6.036 (multi-core), 19.395 (Metal)
  2. MacBook Air M1: 2.346 (single-core), 8.342 (multi-core), 33.148 (Metal)
  3. MacBook Neo: 3.461 (single-core), 8.668 (multi-core), 31.286 (Metal)
  4. iPhone 16 Pro: 3.445 (single-core), 8.624 (multi-core), 32.575 (Metal)
  5. iPad Air M3: 3.048 (single-core), 11.678 (multi-core), 44.395 (Metal)
  6. MacBook Air M4: 3.696 (single-core), 14.730 (multi-core), 54.630 (Metal)

Dari daftar tersebut, dapat dilihat bahwa MacBook Neo hadir dengan performa yang sangat kompetitif, menjembatani kesenjangan antara MacBook Air M1 dan MacBook Air M4.

Dampak terhadap Pilihan Pengguna

Kehadiran MacBook Neo dengan skor benchmark yang mumpuni ini membuatnya sangat menarik bagi pengguna yang membutuhkan laptop dengan harga terjangkau namun tidak ingin berkompromi pada performa. Prosesor A18 Pro yang digunakan terbukti bisa menyamai performa perangkat flagship lainnya dari Apple, menunjang aktivitas multitasking serta kebutuhan desain visual harian.

Dari sisi fitur, MacBook Neo juga hadir dengan opsi warna baru seperti Blush, yang memberikan alternatif tampilan lebih segar selain varian warna tradisional Apple. Penambahan pilihan warna ini menjadikan Neo berbeda di kelasnya.

Selain efisiensi daya yang ditawarkan oleh prosesor A18 Pro, dukungan grafis yang lebih baik tetap menjadi keunggulan utama. Meski ada pemangkasan kemampuan GPU dibandingkan dengan model iPhone, perangkat ini tetap sanggup menjalankan aplikasi berat dengan lancar berkat optimalisasi dari sistem operasi dan hardware Apple.

Bagi yang mencari laptop Apple terbaru di kategori entry-level, MacBook Neo kini menjadi salah satu pilihan utama. Harga yang lebih bersaing, performa setara iPhone flagship, serta kemudahan akses ekosistem Apple menjadi nilai tambah perangkat ini di pasar laptop terbaru.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button