
Vivo X300 Ultra disebut akan membawa peningkatan besar pada kemampuan video, menjadikannya salah satu ponsel yang paling serius menyasar kreator konten. Menjelang peluncuran yang diperkirakan digelar pada 30 Maret, detail baru yang dibagikan petinggi Vivo menyorot fitur perekaman bergaya sinema, termasuk dukungan 4K 120fps Log.
Informasi ini penting karena pasar ponsel flagship kini tidak lagi hanya bersaing pada kamera foto. Perekaman video dengan bitrate tinggi, warna yang fleksibel untuk proses editing, dan kontrol manual yang lebih lengkap menjadi faktor yang makin dicari oleh pengguna profesional maupun pembuat konten harian.
Fokus besar pada video profesional
Han Boxiao, manajer produk Vivo, mengungkap bahwa Vivo X300 Ultra melanjutkan pengembangan yang sebelumnya dimulai oleh Vivo X200 Pro. Menurut penjelasan tersebut, seri sebelumnya mendapat respons kuat dari pengguna di berbagai pasar, khususnya pada aspek video.
Pada model baru ini, Vivo disebut memberi perhatian lebih besar pada pemrosesan hardware, kontrol saat pengambilan gambar, dan fleksibilitas pascaproduksi. Arah pengembangan itu menunjukkan bahwa X300 Ultra tidak hanya mengejar hasil visual yang menarik dari kamera utama, tetapi juga mencoba membangun ekosistem video yang lebih matang untuk kebutuhan kreatif.
4K 120fps 10-bit Log di semua panjang fokus
Salah satu fitur paling menonjol adalah dukungan full focal length 4K 120fps 10-bit Log recording. Jika generasi sebelumnya sudah menawarkan video full focal length 4K 60fps Log, Vivo X300 Ultra disebut menggandakan frame rate menjadi 120fps.
Peningkatan ini berarti video dapat tampil lebih mulus, terutama untuk adegan cepat dan gerakan kamera dinamis. Bagi editor video, frame rate 120fps juga membuka ruang lebih luas untuk efek slow motion tanpa mengorbankan resolusi 4K.
Yang tidak kalah penting, ketiga kamera belakang disebut mendukung spesifikasi perekaman yang sama. Pendekatan ini membuat hasil antar-lensa lebih konsisten dan mengurangi batasan saat pengguna berpindah dari focal length lebar ke telefoto dalam satu proyek video.
Berikut poin utama kemampuan video yang mencuat:
- Perekaman 4K 120fps 10-bit Log.
- Dukungan full focal length pada tiga kamera belakang.
- Mode video profesional dengan antarmuka baru.
- Preview 3D LUT saat merekam Log.
- Dukungan encoding video profesional APV 422.
- Integrasi alur warna ACES untuk kebutuhan grading.
Mode video profesional dibuat lebih praktis
Vivo juga disebut menyiapkan Professional Video Mode yang lebih canggih dengan tampilan antarmuka baru. Layar perekaman dilaporkan menampilkan informasi pemotretan dengan lebih jelas, sekaligus memberi akses ke lebih banyak parameter pengaturan.
Pendekatan ini penting untuk pengguna yang ingin mengatur eksposur, warna, dan karakter gambar secara presisi. Pada ponsel, kemudahan akses ke kontrol manual sering menjadi pembeda antara fitur sekadar pelengkap dan alat produksi yang benar-benar bisa dipakai di lapangan.
Fitur lain yang cukup menonjol adalah kemampuan preview profil warna 3D LUT saat merekam video Log. Dengan fitur ini, kreator dapat memantau tampilan warna dan tonalitas secara real time, tanpa harus menunggu proses editing untuk melihat hasil pendekatan grading yang diinginkan.
Lebih siap untuk workflow pascaproduksi
Untuk kebutuhan editing profesional, Vivo X300 Ultra diklaim mendukung APV 422 professional video encoding. Format ini disebut memberi rentang warna yang lebih luas dan fleksibilitas yang lebih besar dalam tahap penyuntingan.
Vivo juga menyebut footage Log dari perangkat ini dapat masuk langsung ke workflow warna ACES. Dalam industri film dan produksi video profesional, ACES dikenal sebagai sistem manajemen warna yang memudahkan penyelarasan hasil dari berbagai kamera saat proses color grading.
Kemampuan semacam ini masih jarang diangkat secara serius pada smartphone arus utama. Jika implementasinya sesuai klaim, Vivo X300 Ultra berpotensi menarik perhatian filmmaker independen, videografer komersial, dan kreator yang membutuhkan footage ponsel agar lebih mudah dipadukan dengan kamera sinema.
Apa arti fitur ini bagi pengguna
Bagi pengguna umum, spesifikasi seperti Log, LUT, dan ACES mungkin terdengar teknis. Namun dampaknya cukup nyata karena video akan memiliki ruang koreksi warna yang lebih luas, detail tonal lebih terjaga, dan hasil akhir bisa dibuat lebih sinematik sesuai kebutuhan proyek.
Bagi kreator profesional, kombinasi 4K 120fps 10-bit Log di semua kamera belakang adalah nilai jual utama. Fitur itu mempermudah produksi video multi-angle langsung dari ponsel tanpa perbedaan kualitas yang terlalu jauh antar-lensa.
Berikut ringkasan singkat fitur dan manfaatnya:
| Fitur | Manfaat utama |
|---|---|
| 4K 120fps 10-bit Log | Gerakan lebih halus dan fleksibel untuk grading |
| Full focal length | Konsistensi hasil di semua kamera belakang |
| 3D LUT preview | Pratinjau warna real time saat syuting |
| APV 422 | File video lebih siap untuk editing lanjutan |
| ACES workflow | Lebih mudah dipadukan dengan kamera profesional |
Selain Vivo X300 Ultra, sejumlah laporan juga menyebut acara peluncuran yang sama kemungkinan akan memperkenalkan Vivo X300s dan tablet Vivo Pad 6 Pro. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada X300 Ultra karena perangkat ini tampak diposisikan sebagai flagship video-centric dengan pendekatan yang lebih dekat ke kebutuhan produksi sinematik mobile.
Source: www.gizmochina.com








