Layar Galaxy S26 Ultra Bikin Mata Cepat Lelah, Fitur Privasi Baru Jadi Sorotan

Sejumlah pemilik awal Galaxy S26 Ultra melaporkan keluhan mata cepat lelah saat menatap layar perangkat itu. Laporan ini muncul di forum komunitas Samsung, Reddit, dan beberapa forum teknologi lain, sehingga memicu perhatian baru pada panel layar ponsel flagship terbaru tersebut.

Keluhan yang paling sering disebut adalah mata terasa tidak nyaman, cepat pegal, hingga sakit kepala ringan setelah penggunaan singkat. Dalam beberapa unggahan, pengguna menyebut gejala itu muncul setelah memakai ponsel sekitar 10 sampai 15 menit, meski tidak semua pemilik mengalami masalah serupa.

Keluhan muncul setelah Samsung membawa fitur Privacy Display

Galaxy S26 Ultra hadir dengan sejumlah peningkatan perangkat keras, termasuk fitur baru bernama Privacy Display. Fitur ini dirancang untuk membatasi sudut pandang layar dari samping agar orang di sekitar lebih sulit melihat isi layar.

Secara fungsi, fitur itu ditujukan untuk meningkatkan privasi saat ponsel dipakai di tempat umum. Namun, perubahan pada cara cahaya dipancarkan dari panel disebut bisa memengaruhi kenyamanan visual bagi sebagian pengguna.

Menurut laporan yang dikutip dari forum Samsung Community, seorang pengguna menyebut layar Galaxy S26 Ultra “terlalu membuat mata tegang” saat dipakai dalam penggunaan normal. Pengguna itu juga menggambarkan pengalaman melihat layar terasa tidak biasa dan kurang nyaman, terutama saat dipakai lebih lama.

Menariknya, moderator komunitas Samsung ikut merespons keluhan tersebut. Moderator meminta pengguna yang terdampak untuk mengirim pesan pribadi dengan data perangkat dan informasi pembelian agar kasus bisa ditinjau satu per satu.

Respons moderator itu menunjukkan bahwa laporan pengguna setidaknya sudah masuk ke radar komunitas resmi Samsung. Meski begitu, belum ada pernyataan publik yang memastikan ada cacat umum pada panel Galaxy S26 Ultra.

Apa yang diduga menjadi penyebabnya

Sejauh ini, belum ada konfirmasi teknis resmi mengenai akar masalahnya. Namun, isi laporan mengarah pada kemungkinan bahwa struktur panel baru di Galaxy S26 Ultra memengaruhi persepsi kecerahan, sudut pandang, atau kenyamanan melihat layar.

Beberapa analis menilai teknologi Privacy Display dapat mengubah karakter tampilan, bahkan ketika mode privasi sedang tidak aktif. Alasannya, struktur fisik panel tetap sama, sehingga perilaku layar bisa sedikit berbeda dibanding generasi Galaxy S Ultra sebelumnya.

Dalam industri layar, efek seperti ini bukan hal yang mustahil. Pengguna yang sensitif terhadap pola kecerahan, flicker, kontras tinggi, atau perubahan sudut pandang memang bisa merasakan ketidaknyamanan yang tidak dialami pengguna lain.

Tidak semua pengguna terdampak

Poin pentingnya, keluhan ini tidak bersifat universal. Banyak pengguna lain justru menyebut layar Galaxy S26 Ultra terlihat normal, tajam, dan tidak menimbulkan masalah selama pemakaian harian.

Perbedaan pengalaman ini membuat evaluasi masalah menjadi lebih rumit. Faktor sensitivitas individu, tingkat kecerahan layar, mode warna, pencahayaan ruangan, hingga durasi penggunaan kemungkinan ikut memengaruhi hasil akhirnya.

Dalam konteks layar ponsel modern, ada beberapa variabel yang sering berkaitan dengan keluhan serupa:

  1. Tingkat kecerahan yang terlalu tinggi di ruang tertutup.
  2. Sensitivitas pengguna terhadap flicker atau PWM pada layar OLED.
  3. Perubahan karakter panel akibat lapisan atau struktur baru.
  4. Kontras yang terlalu tajam saat mode warna tertentu aktif.
  5. Durasi penggunaan panjang tanpa jeda.

Keluhan seperti mata tegang atau cepat lelah juga tidak selalu berarti unit perangkat mengalami kerusakan. Pada banyak kasus, masalah bisa muncul karena kombinasi karakter panel dan tingkat sensitivitas visual pengguna.

Mengapa isu ini mendapat perhatian

Galaxy S26 Ultra diposisikan sebagai salah satu ponsel paling canggih Samsung saat ini. Karena itu, laporan kecil sekalipun soal kenyamanan layar cepat menarik perhatian, terutama ketika menyangkut fitur baru yang menjadi nilai jual utama.

Layar adalah komponen yang dipakai terus-menerus dalam berbagai aktivitas, dari membaca pesan hingga menonton video. Jika ada perubahan teknologi yang membuat sebagian pengguna merasa kurang nyaman, isu tersebut berpotensi lebih cepat menyebar dibanding keluhan pada komponen lain.

Bagi pengguna yang mempertimbangkan pembelian, situasi ini belum cukup untuk menyimpulkan adanya masalah massal. Namun, laporan lintas forum menunjukkan bahwa isu tersebut layak dipantau, terutama bagi calon pembeli yang selama ini sensitif terhadap layar OLED, flicker, atau perubahan sudut pandang.

Langkah yang bisa diperhatikan pengguna

Bagi pemilik Galaxy S26 Ultra yang merasakan gejala serupa, beberapa langkah dasar berikut bisa dicoba terlebih dahulu:

  1. Turunkan kecerahan layar dan hindari mode terlalu terang di dalam ruangan.
  2. Uji beberapa pengaturan warna layar untuk melihat apakah rasa tidak nyaman berkurang.
  3. Gunakan perangkat dalam sesi lebih pendek lalu beri jeda.
  4. Catat kapan keluhan muncul, misalnya pada aplikasi tertentu atau kondisi cahaya tertentu.
  5. Hubungi dukungan resmi Samsung atau moderator komunitas jika gejala konsisten muncul.

Sampai saat ini, pembahasan soal eye strain pada Galaxy S26 Ultra masih berada pada tahap laporan pengguna, bukan penetapan cacat resmi. Namun, karena Samsung Community sudah menindaklanjuti laporan secara individual, perkembangan berikutnya akan penting untuk melihat apakah keluhan ini terkait panel Privacy Display, pengaturan tertentu, atau hanya memengaruhi kelompok pengguna dengan sensitivitas visual tertentu.

Source: sammyguru.com
Terkait