Bocoran terbaru mengenai iPhone Fold mulai mengerucut pada tiga hal yang paling dicari calon pembeli, yakni RAM, opsi penyimpanan, dan harga. Perangkat layar lipat pertama dari Apple itu disebut akan hadir dengan RAM 12GB dan banderol mulai 15.999 yuan atau sekitar Rp 39,5 jutaan untuk varian dasar.
Informasi ini menarik perhatian karena menempatkan iPhone Fold di kelas ultra-premium, bahkan di atas iPhone non-lipat termahal Apple saat ini. Jika prediksi tersebut akurat, iPhone Fold akan menjadi salah satu produk konsumen Apple dengan harga awal paling tinggi di segmen ponsel.
Bocoran RAM dan memori iPhone Fold
Laporan The Bell yang dikutip 9to5Mac menyebut iPhone Fold akan memakai RAM LPDDR5X 12GB. Jenis RAM ini dikabarkan sama dengan yang digunakan pada iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max, dengan pasokan komponen disebut berasal dari Samsung.
Untuk penyimpanan internal, tipster Instant Digital memprediksi ada tiga opsi yang akan ditawarkan Apple. Kapasitas itu terdiri dari 256GB, 512GB, dan 1TB.
Konfigurasi tersebut dinilai masuk akal untuk lini premium karena sejalan dengan kebutuhan perangkat lipat yang diperkirakan menjalankan fitur multitasking lebih berat. Kapasitas ini juga identik dengan iPhone 17 Pro, meski masih berada satu tingkat di bawah iPhone 17 Pro Max yang disebut memiliki opsi hingga 2TB.
Prediksi harga iPhone Fold
Menurut bocoran Instant Digital, ada tiga varian harga yang kini menjadi sorotan. Berikut daftar prediksi harga iPhone Fold:
- iPhone Fold 256GB: 15.999 yuan
- iPhone Fold 512GB: 17.999 yuan
- iPhone Fold 1TB: 19.999 yuan
Dalam artikel referensi, nilai tersebut disebut setara sekitar Rp 39,5 jutaan, Rp 44,4 jutaan, dan Rp 49,3 jutaan. Angka itu belum tentu menjadi harga resmi saat peluncuran, namun cukup memberi gambaran posisi iPhone Fold di pasar.
Jika dibandingkan dengan iPhone 17 Pro Max, selisihnya terlihat signifikan. Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro Max dalam referensi yang sama disebut dijual mulai Rp 25,7 jutaan hingga Rp 43,9 jutaan.
Artinya, bahkan varian dasar iPhone Fold berpotensi lebih mahal daripada sebagian besar konfigurasi iPhone flagship reguler. Hal ini memperkuat dugaan bahwa Apple akan menempatkan perangkat lipat ini sebagai produk eksklusif, bukan model arus utama.
Lebih mahal dari rumor sebelumnya
Prediksi terbaru ini juga lebih tinggi dari rumor harga yang sempat beredar sebelumnya. Sejumlah bocoran lama menyebut iPhone Fold akan dibanderol di kisaran USD 2.000 hingga USD 2.400.
Dengan munculnya estimasi 15.999 yuan untuk model 256GB, ekspektasi pasar bergeser ke level yang lebih premium. Kenaikan prediksi harga itu bisa dipengaruhi oleh biaya panel lipat, engsel, komponen premium, serta strategi Apple yang biasanya menjaga margin tinggi pada kategori produk baru.
Seberapa kredibel sumber bocoran ini?
Nama Instant Digital bukan sosok baru dalam ekosistem rumor Apple. Tipster ini memiliki rekam jejak yang dinilai cukup baik, termasuk saat membocorkan iPhone 14 warna Yellow dan desain frosted glass pada iPhone 15 serta iPhone 15 Plus.
Instant Digital juga disebut pernah memberikan informasi akurat terkait iPhone 17 Pro. Bocoran yang dimaksud mencakup memori dasar 256GB, peningkatan kamera telephoto, dan baterai yang lebih awet.
Meski begitu, statusnya tetap sebatas bocoran dan belum ada konfirmasi resmi dari Apple. Karena itu, spesifikasi final, nama produk, dan harga ritel masih bisa berubah menjelang pengumuman.
Jadwal peluncuran yang diperkirakan
Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPhone layar lipat pertamanya pada September. Perangkat ini disebut akan meluncur bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Jika skenario itu terjadi, iPhone Fold kemungkinan akan menjadi penanda masuknya Apple ke pasar ponsel lipat yang selama ini didominasi pemain Android. Fokus utama yang kini dinantikan bukan hanya desain layar lipatnya, tetapi juga bagaimana Apple mengoptimalkan iOS, ketahanan engsel, serta pengalaman penggunaan di kelas harga premium.
