7 Produk Apple Disetop, Daftar iPhone iPad dan MacBook yang Tak Lagi Dijual

Apple kembali merapikan lini produknya setelah memperkenalkan perangkat generasi baru. Sejumlah iPhone, iPad, MacBook, dan monitor lawas kini tidak lagi diproduksi atau dijual resmi oleh perusahaan.

Langkah ini penting dicermati karena memengaruhi pilihan konsumen saat membeli perangkat Apple baru. Berdasarkan data dari artikel referensi Kompas.com, ada tujuh produk yang resmi dihentikan penjualannya pekan ini karena telah digantikan model yang lebih baru atau karena konfigurasi lamanya dihapus.

Apple hentikan model lama untuk beri ruang produk baru

Kebijakan menghentikan model lama bukan hal baru bagi Apple. Perusahaan ini rutin menarik perangkat yang posisinya dinilai bertumpuk dengan generasi terbaru.

Secara umum, produk yang disetop biasanya masih memiliki desain yang mirip dengan penerusnya. Namun, model baru hadir dengan peningkatan chip, kapasitas, atau fitur sehingga Apple memilih menyederhanakan portofolio penjualan.

Kompas.com melaporkan, produk yang dihentikan kali ini mencakup beberapa kategori utama Apple. Daftarnya meliputi iPhone, iPad, MacBook Air, MacBook Pro, hingga monitor eksternal.

Daftar iPhone, iPad, dan MacBook yang sudah tidak diproduksi Apple lagi

Berikut daftar perangkat yang disebut sudah dihentikan penjualannya oleh Apple:

  1. iPhone 16e, digantikan iPhone 17e
  2. MacBook Air M4, digantikan MacBook Air M5
  3. MacBook Pro M4 Pro dan M4 Max, digantikan MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max
  4. MacBook Pro M5 varian 512 GB, kini lini ini dimulai dari kapasitas 1 TB
  5. iPad Air M3, digantikan iPad Air M4
  6. Studio Display model sebelumnya, digantikan Studio Display generasi baru
  7. Pro Display XDR, digantikan Studio Display XDR

Daftar ini menunjukkan bahwa penyegaran tidak hanya terjadi pada produk lama yang sudah lama beredar. Beberapa model yang terkena penghentian justru masih tergolong baru di pasar.

MacBook Pro jadi perubahan paling menonjol

Salah satu perubahan yang paling menarik terjadi di lini MacBook Pro. Apple tidak hanya mengganti generasi lama dengan model baru, tetapi juga menghapus opsi tertentu pada generasi yang masih sangat baru.

Menurut artikel referensi, Apple menghapus varian MacBook Pro M5 dengan penyimpanan 512 GB. Akibatnya, konsumen yang ingin membeli MacBook Pro generasi tersebut kini harus memilih kapasitas minimal 1 TB.

Perubahan ini berdampak langsung pada harga masuk lini MacBook Pro. Saat konfigurasi paling rendah dihapus, titik harga awal otomatis naik karena pembeli tidak lagi punya opsi penyimpanan yang lebih kecil.

Strategi seperti ini lazim digunakan untuk mendorong posisi produk ke segmen yang lebih premium. Di sisi lain, langkah tersebut juga membuat struktur lini produk lebih sederhana dan membedakan MacBook Air dari MacBook Pro secara lebih tegas.

iPhone dan iPad ikut bergeser ke generasi baru

Di lini ponsel, iPhone 16e kini digantikan oleh iPhone 17e. Pergantian ini sejalan dengan pola Apple yang cepat menarik model sebelumnya saat penerus resmi diumumkan.

Pendekatan serupa juga terlihat pada iPad Air. iPad Air M3 kini keluar dari daftar penjualan resmi dan posisinya diambil alih iPad Air M4 yang menawarkan pembaruan hardware.

Bagi konsumen, perubahan ini berarti perangkat lama akan makin sulit ditemukan lewat kanal resmi Apple. Namun, stok sisa masih mungkin muncul di beberapa peritel selama persediaan belum habis.

Apa arti penghentian ini bagi konsumen

Status discontinue tidak selalu berarti perangkat tersebut langsung kehilangan dukungan. Produk Apple yang sudah tidak dijual resmi umumnya masih tetap bisa dipakai normal dan masih menerima layanan purnajual dalam periode tertentu, tergantung kebijakan dukungan Apple di masing-masing wilayah.

Meski begitu, calon pembeli perlu memahami bahwa perangkat yang sudah dihentikan biasanya akan lebih cepat tergeser dari fokus pembaruan pemasaran. Akses terhadap konfigurasi resmi, pilihan warna, atau stok unit baru juga cenderung makin terbatas.

Bagi yang mencari harga lebih rendah, model discontinue kadang justru menarik karena diskon bisa muncul di pasar ritel. Namun, bagi yang mengutamakan masa pakai panjang dan posisi model paling baru, generasi penerus biasanya menjadi pilihan yang lebih aman.

Di luar iPhone, iPad, dan MacBook, penghentian pada Studio Display serta Pro Display XDR juga menunjukkan bahwa Apple sedang menyusun ulang lini desktop dan monitor profesionalnya. Perubahan ini menandakan strategi perusahaan bukan sekadar meluncurkan produk baru, tetapi juga merapikan seluruh katalog agar tidak saling tumpang tindih di pasar.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button