Xiaomi Pad 8 Series diposisikan sebagai tablet premium untuk kebutuhan kerja yang makin fleksibel. Perangkat ini menonjol karena membawa WPS Office versi PC-level, fitur yang membuat pengalaman mengolah dokumen di tablet terasa lebih dekat dengan laptop.
Pendekatan ini menyasar tren kerja dari mana saja atau work from anywhere. Di tengah kebutuhan perangkat yang ringan tetapi tetap bertenaga, Xiaomi Pad 8 Series hadir dengan fokus kuat pada produktivitas, multitasking, dan dukungan AI.
WPS Office PC-level jadi nilai jual utama
Xiaomi Pad 8 Series disebut sebagai tablet Android pertama dengan Google yang mendukung WPS Office versi PC-level. Klaim ini penting karena selama ini banyak pengguna tablet masih bergantung pada versi aplikasi mobile yang fiturnya lebih terbatas dibanding desktop.
Dukungan tersebut mencakup WPS Docs, WPS Slides, WPS Sheets, dan WPS PDF. Tablet ini juga kompatibel dengan format dokumen yang umum dipakai di lingkungan kerja, termasuk Microsoft Office, Google Docs, dan Adobe PDF.
Dengan kombinasi itu, pengguna bisa membuat proposal, mengerjakan presentasi, menyunting spreadsheet, hingga membuka file PDF tanpa harus berpindah ke laptop. Pengalaman kerja menjadi lebih praktis, terutama bagi profesional yang sering bekerja mobile.
Head of PR Xiaomi Indonesia, Abee Hakiim, menyatakan perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman kerja yang lengkap dalam satu perangkat premium. Menurut dia, dukungan PC-level WPS Office, kemampuan AI, dan performa kelas flagship menjadi fondasi utama Xiaomi Pad 8 Series.
Dirancang untuk kebutuhan kerja modern
Perubahan pola kerja membuat banyak profesional tidak lagi terikat pada meja kantor. Aktivitas kini bisa berlangsung di kafe, ruang transit, hingga lokasi proyek, sehingga perangkat kerja dituntut lebih portabel tanpa mengorbankan performa.
Konteks inilah yang membuat tablet produktivitas makin relevan. Xiaomi Pad 8 Series mencoba menjawab kebutuhan itu lewat bodi tipis 5,75 mm dan bobot sekitar 485 gram, sehingga mudah dibawa dalam mobilitas harian.
Baterainya juga tergolong besar untuk kelas tablet, yakni 9.200mAh. Kapasitas ini ditujukan agar perangkat dapat dipakai sepanjang hari untuk rapat, mengetik, membaca dokumen, atau berpindah antaraplikasi.
Fitur multitasking dan AI untuk efisiensi kerja
Xiaomi menyematkan HyperOS 3 untuk mendukung kerja multiaplikasi. Sistem ini memungkinkan fitur split-screen multitasking dengan tata letak vertikal maupun horizontal, sehingga pengguna bisa membuka dua aplikasi sekaligus dalam satu layar.
Skema ini berguna saat harus membaca referensi sambil menulis laporan. Pengguna juga dapat membuka spreadsheet sembari memantau percakapan kerja atau materi presentasi secara bersamaan.
Di sisi lain, Xiaomi Pad 8 Series membawa Xiaomi HyperAI. Platform ini menggabungkan teknologi AI Xiaomi dengan Gemini dari Google untuk mempercepat berbagai pekerjaan harian.
Beberapa fitur AI yang disorot meliputi AI Writing, AI Speech Recognition, dan AI Interpreter. Fitur-fitur itu dirancang untuk membantu menulis dokumen, merangkum teks panjang, membuat transkrip rapat, dan menerjemahkan percakapan secara real-time.
CEO Visinema, Angga Sasongko, menilai teknologi AI memberi ruang eksplorasi ide yang lebih cepat. Ia juga menyebut fitur AI membantu pengguna memahami informasi penting dari dokumen panjang secara lebih efisien.
Spesifikasi layar mendukung kerja dan kreativitas
Xiaomi Pad 8 Series hadir dengan layar 11,2 inci beresolusi 3.2K atau 3200 x 2136 piksel. Rasio aspek 3:2 dipilih untuk memberi area kerja yang lebih nyaman saat membaca dokumen, menulis, atau mengedit file.
Panel ini mendukung refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 800 nits. Xiaomi juga menyertakan sertifikasi TUV Rheinland untuk mendukung kenyamanan mata saat penggunaan dalam durasi panjang.
Untuk kebutuhan kreatif, Xiaomi menyiapkan Focus Pen Pro sebagai stylus pendamping. Aksesori ini menawarkan latensi rendah, sehingga lebih responsif saat dipakai mencatat, membuat sketsa, atau memberi anotasi pada dokumen.
Poin utama yang ditawarkan Xiaomi Pad 8 Series
- WPS Office versi PC-level untuk pengalaman kerja mirip laptop.
- Kompatibilitas dengan file Microsoft Office, Google Docs, dan PDF.
- Fitur split-screen di HyperOS 3 untuk multitasking lebih rapi.
- Xiaomi HyperAI dengan AI Writing, transkrip rapat, dan penerjemah real-time.
- Baterai 9.200mAh dengan desain tipis 5,75 mm dan bobot sekitar 485 gram.
- Layar 11,2 inci 3.2K, rasio 3:2, refresh rate 144Hz, dan stylus Focus Pen Pro.
Jika strategi ini berjalan sesuai kebutuhan pasar, Xiaomi Pad 8 Series berpotensi menarik perhatian pengguna yang ingin mengganti sebagian fungsi laptop dengan tablet. Kekuatan utamanya bukan hanya pada spesifikasi, tetapi pada perpaduan software produktivitas, AI, dan desain portabel yang relevan untuk pola kerja modern.








