
Xiaomi menghadirkan smartwatch terbaru dengan sistem Wear OS, yaitu Xiaomi Watch 5. Jam pintar ini mengedepankan daya tahan baterai besar dan desain premium yang membuatnya menonjol di kelasnya.
Dalam paket pembelian, Xiaomi menyediakan charger magnetik dua pin khas yang masih menggunakan konektor USB-A. Charger ini memerlukan penempatan yang presisi agar pengisian daya berjalan efektif, berbeda dengan charger magnetik universal yang banyak dipakai oleh kompetitor lain.
Xiaomi Watch 5 menjalankan sistem Wear OS 6 yang dipadukan dengan chipset Snapdragon W5 Gen 1. Perangkat juga dilengkapi chip hemat daya BES2800 agar konsumsi energi tetap optimal saat menjalankan fungsi ringan. Kombinasi ini memungkinkan performa yang cukup responsif dan efisien baterai.
Dimensi bodi smartwatch ini cukup besar dengan case stainless steel berukuran 47mm dan berat 56 gram tanpa strap. Layarnya menggunakan panel AMOLED seluas 1,54 inci dengan kaca sapphire yang datar, memberikan kesan elegan sekaligus tahan gores.
Salah satu keunggulan utama Xiaomi Watch 5 adalah baterainya yang berkapasitas 930mAh — kapasitas ini dianggap sangat besar dibandingkan smartwatch sekelasnya. Untuk membandingkan, OnePlus Watch 3 hanya membawa baterai 648mAh, yang berarti Xiaomi menawarkan kapasitas hingga 43% lebih besar. Hal ini memungkinkan jam tangan pintar mampu bertahan hingga 6 hari pemakaian sesuai klaim resmi.
Desainnya mengusung gaya klasik yang dibalut warna silver dan hitam. Terdapat lug ganda di kedua sisi yang menambah kesan kokoh dan mewah. Di sisi kanan, jam ini dipersenjatai dengan rotating crown yang berfungsi sebagai tombol tekan sekaligus navigasi. Di bawah crown, terdapat tombol khusus untuk akses olahraga yang memudahkan pengguna dalam memulai aktivitas fitness.
Selain fungsionalitas dan daya tahan baterai, Xiaomi Watch 5 juga menonjol dalam hal build quality berkat penggunaan bahan stainless steel dan kaca sapphire yang premium. Kombinasi material ini membuat jam lebih tahan lama sekaligus tampil eksklusif.
Pengisian daya memang masih menggunakan port USB-A, sehingga belum beralih ke USB-C seperti tren terbaru. Meski demikian, kapasitas baterai besar dan efisiensi chipset diharapkan bisa meminimalkan frekuensi pengisian ulang. Desain pengisi daya magnetik dua pin menuntut ketelitian saat menempelkan jam, yang menjadi kekurangan kecil dalam paket penjualan.
Secara keseluruhan, Xiaomi Watch 5 membawa beberapa peningkatan penting untuk smartwatch berbasis Wear OS. Kapasitas baterai jumbo dan performa tangguh menjadi poin utama yang menarik perhatian para pengguna jam tangan pintar premium.
Fitur seperti rotating crown dan tombol shortcut olahraga juga meningkatkan kemudahan navigasi. Material pilihan dan layar AMOLED besar melengkapi fitur agar perangkat tidak hanya fungsional tapi juga bergaya.
Dengan dukungan Wear OS 6 dan chipset Snapdragon W5 Gen 1, Xiaomi Watch 5 berpotensi menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pengguna yang menginginkan smartwatch dengan daya tahan baterai lama dan desain mewah. Fitur serta spesifikasi yang dihadirkan membawa standar baru di segmen jam tangan pintar kelas atas.
Bagi yang tertarik, perangkat ini hadir dengan harga resmi yang kompetitif, menambah daya tarik untuk menjajal teknologi Wear OS terbaru dalam perangkat yang stylish dan fungsional. Popularitas Xiaomi dalam ekosistem produk pintar semakin kuat dengan kehadiran Watch 5 ini.









