Samsung Galaxy A57 dan A37 Makin Dekat ke Indonesia, Bocoran Speknya Mulai Terkuak

Peluncuran Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 di Indonesia terlihat makin dekat. Indikasi terbarunya datang dari lolosnya dua ponsel tersebut di sertifikasi Postel Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital serta daftar TKDN Kementerian Perindustrian.

Dokumen itu belum mengungkap spesifikasi lengkap, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa Samsung sedang menyiapkan keduanya untuk pasar domestik. Bagi calon pembeli, kemunculan di dua lembaga ini biasanya menjadi sinyal kuat bahwa jadwal rilis tinggal menunggu pengumuman resmi.

Sinyal rilis di Indonesia makin kuat

Di laman Postel, Samsung Galaxy A57 muncul dengan nomor model SM-A576B. Sementara Galaxy A37 tercantum dengan nomor model SM-A376B.

Galaxy A57 tercatat lolos sertifikasi pada 26 Februari dengan nomor sertifikat 119082/DJID/2026. Adapun Galaxy A37 mengantongi sertifikat 118996/DJID/2026 pada 24 Februari.

Kedua perangkat juga memakai nama pemasaran dengan embel-embel 5G. Detail ini penting karena menegaskan bahwa Samsung menyiapkan konektivitas generasi terbaru untuk dua ponsel kelas menengah tersebut.

Sebelum muncul di Postel, Galaxy A57 dan Galaxy A37 lebih dulu terdaftar di laman TKDN Kemenperin. Keduanya sama-sama mencatat nilai TKDN 39,60 persen.

Angka itu melampaui ambang minimal 35 persen yang ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, kedua ponsel secara regulasi sudah membuka jalan untuk dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Menurut praktik industri, sertifikasi Postel dan TKDN merupakan tahapan wajib sebelum perangkat elektronik masuk pasar nasional. Karena itu, kehadiran dua model ini di kedua basis data tersebut sering dibaca sebagai penanda bahwa peluncuran tinggal menunggu waktu.

Apa yang sudah pasti diketahui

Sampai saat ini, informasi yang benar-benar terkonfirmasi dari dokumen resmi masih terbatas. Poin yang bisa dipastikan baru mencakup nomor model, dukungan 5G, dan status kelulusan sertifikasi.

Samsung juga belum mengumumkan tanggal peluncuran, harga, maupun rincian spesifikasi untuk pasar Indonesia. Artinya, semua detail di luar dokumen sertifikasi masih berada pada level bocoran dan perlu dibaca secara hati-hati.

Berikut fakta yang sudah terverifikasi dari dokumen resmi:

  1. Galaxy A57 memiliki nomor model SM-A576B.
  2. Galaxy A37 memiliki nomor model SM-A376B.
  3. Keduanya telah lolos Postel.
  4. Keduanya tercatat di TKDN dengan nilai 39,60 persen.
  5. Nama pemasaran di Postel menunjukkan dukungan 5G.

Bocoran spesifikasi Galaxy A57

Merujuk laporan yang beredar dan dirangkum dari GSM Arena serta SamMobile, Galaxy A57 disebut akan membawa layar Super AMOLED 6,6 inci. Panel ini dikabarkan mendukung resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120 Hz.

Untuk performa, Galaxy A57 disebut akan memakai chipset Exynos 1680. Konfigurasinya dilaporkan hadir dengan opsi RAM 6 GB hingga 12 GB serta penyimpanan 128 GB atau 256 GB.

Di sektor kamera, ponsel ini dikabarkan mengusung kamera utama 50 MP. Kamera pendampingnya disebut terdiri dari ultrawide 12 MP dan makro 5 MP, sedangkan kamera depan diperkirakan beresolusi 12 MP.

Soal daya, Galaxy A57 disebut dibekali baterai 5.000 mAh. Pengisian cepat 45 watt juga masuk dalam bocoran yang banyak disebut.

Bocoran spesifikasi Galaxy A37

Galaxy A37 dilaporkan membawa banyak kemiripan dengan Galaxy A57. Bocoran menyebut model ini akan memakai layar, konfigurasi kamera, dan kapasitas baterai yang sama.

Perbedaan utamanya disebut ada pada chipset. Galaxy A37 kabarnya akan ditenagai Exynos 1480, dengan opsi RAM yang tetap serupa dengan model di atasnya.

Jika bocoran itu akurat, maka Samsung tampaknya akan menjaga diferensiasi lewat performa inti sambil mempertahankan pengalaman visual dan fotografi yang mirip. Strategi seperti ini umum dipakai untuk memperjelas segmentasi di kelas menengah.

Dua model ini juga disebut akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5. Namun, lagi-lagi, detail tersebut belum dikonfirmasi langsung oleh Samsung untuk unit yang akan dipasarkan di Indonesia.

Perkiraan waktu debut

Sejumlah laporan menyebut Galaxy A57 dan Galaxy A37 berpotensi debut pada akhir Maret. Informasi ini sejalan dengan pola waktu ketika sertifikasi perangkat mulai bermunculan menjelang peluncuran.

Meski begitu, acuan paling aman tetap pengumuman resmi dari Samsung. Sampai ada konfirmasi, calon pembeli sebaiknya memosisikan semua spesifikasi dan jadwal tersebut sebagai bocoran.

Bila melihat kelengkapan sertifikasi yang sudah dikantongi, peluang kehadiran Galaxy A57 dan Galaxy A37 di Indonesia memang semakin terbuka. Fokus berikutnya kini tertuju pada pengumuman resmi Samsung, termasuk detail spesifikasi final, varian memori, dan strategi produk 5G mereka di segmen menengah.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button