
TWS earbuds untuk gaming kini tidak lagi sekadar alternatif headset besar. Produk terbaru di kelas ini mulai menawarkan koneksi nirkabel 2.4GHz lewat dongle USB-C, sehingga latensi bisa ditekan dan audio tetap sinkron saat bermain gim cepat.
Pilihan terbaik di pasar memang belum terlalu banyak, tetapi beberapa model sudah menunjukkan arah yang jelas. Fokus utamanya ada pada latensi rendah, kompatibilitas lintas perangkat, kualitas mikrofon, daya tahan baterai, dan fitur audio seperti ANC, spatial audio, serta EQ khusus gim.
Mengapa TWS gaming makin relevan
Beberapa tahun lalu, earbuds true wireless sering dinilai kurang cocok untuk gaming. Masalah yang paling sering muncul adalah delay, koneksi yang tidak stabil, dan kualitas komunikasi suara yang belum konsisten.
Situasinya berubah karena produsen mulai merancang perangkat khusus gaming. Mengacu pada artikel referensi, sejumlah merek kini memadukan Bluetooth dengan koneksi 2.4GHz khusus agar portabilitas earbuds tetap terjaga tanpa mengorbankan respons audio.
Tren ini juga didorong pertumbuhan handheld PC, cloud gaming, dan ponsel gaming. Perangkat yang ringkas lebih cocok dipasangkan dengan earbuds daripada headset over-ear yang besar.
Rekomendasi TWS earbuds gaming terbaik
Berikut model yang paling menonjol untuk kebutuhan gaming saat ini. Daftar ini disusun berdasarkan fitur konektivitas, fokus penggunaan, dan keunggulan utama yang paling relevan untuk pemain.
- SteelSeries Arctis GameBuds
SteelSeries Arctis GameBuds menonjol karena memakai dongle USB-C 2.4GHz untuk latensi rendah. Model ini juga tetap mendukung Bluetooth 5.3, sehingga bisa dipakai untuk ponsel saat tidak digunakan bermain.
Earbuds ini kompatibel dengan PlayStation, PC, Nintendo Switch, dan beberapa sistem gaming handheld. SteelSeries juga menambahkan aplikasi pendamping dengan parametric EQ dan lebih dari 100 preset audio khusus gim untuk menonjolkan efek seperti langkah kaki dan arah suara.
Daya tahan baterainya diklaim sekitar 10 jam dalam sekali isi. Casing pengisi dayanya memperpanjang total pemakaian hingga sekitar 40 jam dan sudah mendukung pengisian USB-C serta Qi wireless charging.
Fitur tambahannya juga cukup lengkap untuk kelas earbuds gaming. Ada active noise cancellation dan dukungan spatial audio yang membuat posisinya paling seimbang untuk kebutuhan serbaguna.
- ASUS ROG Cetra SpeedNova
ASUS membawa pendekatan yang sangat kental dengan identitas gaming. ROG Cetra SpeedNova memakai mode ganda berupa Bluetooth untuk penggunaan harian dan koneksi 2.4GHz proprietary SpeedNova untuk menekan jeda audio saat bermain.
ASUS juga menonjolkan sisi hardware audio melalui driver 14,2 mm dengan lapisan diamond-like carbon. Konfigurasi ini ditujukan untuk menghasilkan vokal dan detail frekuensi tinggi yang lebih bersih, dengan bass yang tetap kuat.
Produk ini tidak hanya diarahkan untuk permainan kompetitif. ASUS menyertakan mode seperti Phantom Bass dan Immersion Mode untuk menyesuaikan karakter suara sesuai situasi penggunaan.
- Sony Pulse Explore
Sony Pulse Explore paling cocok untuk pengguna ekosistem PlayStation. Keunggulan utamanya ada pada teknologi PlayStation Link yang dirancang untuk menghadirkan audio low-latency saat dipakai dengan perangkat yang kompatibel seperti PlayStation 5 dan PlayStation Portal.
Sony juga menempatkan spatial audio sebagai nilai jual penting. Dukungan pemrosesan audio 3D PlayStation membantu pemain mengenali arah efek suara di dalam gim dengan lebih presisi.
Hal lain yang membedakan model ini adalah penggunaan planar magnetic drivers. Teknologi ini umumnya dikenal mampu menyajikan detail suara yang lebih akurat dibanding driver dinamis konvensional.
- Razer Hammerhead Pro HyperSpeed
Razer Hammerhead Pro HyperSpeed melanjutkan formula yang sudah matang di lini aksesori gaming Razer. Earbuds ini menggabungkan Bluetooth dan dongle 2.4GHz agar bisa digunakan di konsol, PC, dan smartphone dengan latensi yang cukup rendah untuk gim kompetitif.
Daya tahan baterainya berada di kisaran 6 sampai 7 jam per pengisian. Casing-nya memperpanjang total pemakaian hingga sekitar 40 jam, sehingga masih kompetitif di kelas premium.
Razer juga menyertakan elemen khas dari headset gaming mereka. Di antaranya ada pengaturan EQ, mode gaming latency rendah, dan RGB lighting pada varian tertentu.
Bukan TWS, tetapi patut diperhatikan
Audeze Maxwell 2 sebenarnya bukan earbuds, melainkan headset. Namun, perangkat ini tetap sering masuk pembicaraan karena berada di lanskap audio gaming nirkabel modern dengan spesifikasi yang sangat kuat.
Diumumkan di CES, Maxwell 2 membawa planar magnetic drivers besar dan fokus pada kualitas suara high-fidelity. Headset ini mendukung koneksi 2.4GHz dongle dan Bluetooth 5.3, serta kompatibel dengan LDAC dan LE Audio.
Audeze juga menambahkan AI-powered noise cancellation untuk mikrofon lepas-pasang. Daya tahan baterainya diklaim mencapai 80 jam, salah satu angka tertinggi di kategori audio gaming nirkabel.
Panduan memilih TWS gaming
Sebelum membeli, ada beberapa poin utama yang layak diperiksa. Faktor ini akan menentukan apakah earbuds lebih cocok untuk kompetitif, kasual, atau pemakaian lintas perangkat.
| Faktor | Yang perlu dicari |
|---|---|
| Latensi | Dongle 2.4GHz atau teknologi low-latency proprietary |
| Kompatibilitas | Dukungan PC, konsol, handheld, dan smartphone |
| Audio | EQ kustom, spatial audio, atau driver planar |
| Baterai | Minimal 6 jam di earbuds dan casing total yang memadai |
| Fitur tambahan | ANC, pengisian nirkabel, mikrofon lebih jernih |
Jika prioritasnya adalah fleksibilitas lintas platform, SteelSeries Arctis GameBuds dan Razer Hammerhead Pro HyperSpeed berada di posisi aman. Jika fokus utama ada pada ekosistem PlayStation, Sony Pulse Explore lebih tepat, sedangkan ASUS ROG Cetra SpeedNova menarik untuk pengguna yang menginginkan karakter gaming kuat dengan hardware audio yang agresif.
Source: www.gizmochina.com








