Apple akhirnya resmi membuka masa pre-order (PO) AirPods Max 2 mulai 25 Maret 2026. Headphone over-ear flagship terbaru ini membawa peningkatan utama di performa active noise cancelling (ANC) berkat penggunaan chip H2. Namun, desain fisik AirPods Max 2 masih tetap mempertahankan gaya dan bentuk yang sama dengan model generasi pertama yang rilis pada 2020.
Pembaruan internal AirPods Max 2 difokuskan pada peningkatan audio dan fitur pintar ala Apple. Dengan chip H2, Apple mengklaim ANC di AirPods Max 2 kini 1,5 kali lebih efektif dibandingkan pendahulunya. Ini merupakan lompatan peningkatan performa yang signifikan untuk pengguna yang sering membutuhkan isolasi suara lebih optimal di lingkungan bising.
Peningkatan Chip H2 dan Fitur Audio Cerdas
Chip H2 yang juga hadir di lini AirPods terbaru memungkinkan AirPods Max 2 membawa fitur Adaptive Audio. Fitur ini bisa menyesuaikan tingkat noise cancelling secara otomatis sesuai kondisi suara di sekitar. Misalnya, ketika pengguna berada di lingkungan yang lebih tenang, ANC akan menyesuaikan agar tidak terlalu mengisolasi suara, membuat penggunaan lebih nyaman.
Selain itu, fitur conversation awareness dilengkapi untuk mendeteksi suara manusia di sekitar headphone. Ketika ada percakapan, volume musik akan menurun secara otomatis. Oleh karena itu, pengguna bisa berinteraksi sebentar tanpa perlu melepas headphone. Fitur baru lain yang menarik adalah Live Translation yang memungkinkan penerjemahan suara secara real-time. Namun efektivitas fitur ini sangat bergantung pada dukungan ekosistem perangkat Apple dan koneksi internet.
Dari segi konektivitas, Apple menggunakan Bluetooth versi 5.3, sehingga lebih stabil dan hemat daya. Amplifier baru juga disematkan dengan dynamic range lebih tinggi, menjanjikan suara yang lebih bersih dan reproduksi audio lebih jernih. Perbedaan kualitas suara ini akan lebih terasa oleh pengguna audiophile atau yang sensitif terhadap detail audio.
Desain Praktis Tanpa Perubahan Signifikan
Secara visual, AirPods Max 2 tidak mengalami perubahan yang berarti. Bodinya masih berbahan aluminium dengan bantalan telinga mesh yang nyaman, serta headband rajutan yang sama. Apple tetap mengandalkan Digital Crown sebagai kontrol utama untuk mengatur volume dan memutar musik.
Ada fungsi baru untuk Digital Crown yaitu sebagai tombol shutter kamera, yang dapat dipakai saat mengoperasikan kamera perangkat Apple tertentu. Inovasi kecil ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang mengandalkan ekosistem Apple untuk fotografi.
Baterainya tetap bertahan hingga 20 jam dengan ANC aktif, sama seperti model lama. Namun, sekarang AirPods Max 2 sudah beralih menggunakan port USB-C untuk pengisian daya. Port ini mendukung audio lossless berkualitas 24-bit/48 kHz ketika memakai kabel, cocok untuk pengguna yang mengutamakan pengalaman audio berkualitas tinggi.
Harga dan Ketersediaan
Apple mematok harga AirPods Max 2 di kisaran US$549 atau setara dengan level premium. Harga ini serupa dengan generasi pertama saat pertama kali diluncurkan. Dengan begitu, peningkatan ini lebih terasa sebagai penyegaran internal ketimbang revolusi produk.
Bagi pengguna yang sudah memakai AirPods Max generasi pertama, upgrade ke AirPods Max 2 mungkin tidak terlalu urgent kecuali membutuhkan fitur Adaptive Audio dan peningkatan ANC. Namun untuk konsumen baru yang mencari headphone premium dengan integrasi kuat ke ekosistem Apple, AirPods Max 2 merupakan pilihan tepat yang membawa perbaikan teknologi penting.
Daftar Fitur Unggulan AirPods Max 2:
- Chip H2 terbaru untuk performa audio lebih baik
- Active Noise Cancelling 1,5x lebih efektif
- Fitur Adaptive Audio otomatis menyesuaikan ANC
- Conversation awareness untuk pengurangan volume otomatis saat bicara
- Live Translation untuk terjemahan suara real-time
- Bluetooth 5.3 untuk koneksi lebih stabil dan hemat daya
- Amplifier baru dengan dynamic range lebih tinggi
- Port USB-C dengan dukungan audio lossless 24-bit/48 kHz
- Fungsi Digital Crown sebagai tombol shutter kamera
- Baterai tahan hingga 20 jam dengan ANC aktif
Peluncuran AirPods Max 2 memperlihatkan fokus Apple pada peningkatan pengalaman pengguna lewat teknologi pintar dan peningkatan audio. Walau desain dan harga tetap premium, integrasi fitur baru seperti Adaptive Audio dan Live Translation bisa menjadi daya tarik bagi segmen audiophile dan pengguna ekosistem Apple yang mencari headphone over-ear kelas atas. Pre-order sudah bisa dilakukan mulai 25 Maret ini di berbagai kanal resmi Apple.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: gizmologi.id