Samsung Ubah Haluan, Bertaruh pada Server AI dan Robot Humanoid

Samsung Electro-Mechanics mulai merombak arah bisnisnya untuk menangkap peluang dari lonjakan investasi kecerdasan buatan dan robotika. Perusahaan afiliasi Samsung Electronics itu kini menempatkan server AI dan robot humanoid sebagai dua fokus utama pertumbuhan berikutnya.

Langkah ini diumumkan dalam rapat umum pemegang saham yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Dalam forum tersebut, manajemen juga mengamankan persetujuan atas agenda restrukturisasi dan sejumlah keputusan korporasi lain yang mendukung strategi baru perusahaan.

Arah baru bisnis komponen Samsung

Chief Executive Officer Chang Duck-hyun menyatakan perusahaan mencatat pendapatan tertinggi sepanjang sejarah pada tahun lalu. Ia juga mengatakan laba operasional naik 24% pada 2025 dibanding periode sebelumnya.

Menurut perusahaan, kenaikan itu ditopang oleh penjualan komponen bernilai tinggi. Permintaan dari pasar server AI dan produk terkait otomotif juga disebut menjadi motor utama pertumbuhan.

Momentum itu kini dipakai sebagai dasar untuk menggeser fokus bisnis ke segmen yang dinilai memiliki prospek lebih besar. Samsung Electro-Mechanics akan memusatkan perhatian pada komponen yang relevan dengan pusat data AI, kendaraan listrik, dan robot humanoid.

Chang mengatakan, “Demand for electronic components is increasing as big tech companies expand AI investments, autonomous driving technologies advance, and humanoid robots gain traction. We will pursue revenue growth that outpaces the market.” Pernyataan itu menegaskan bahwa perusahaan melihat perubahan permintaan global bukan sebagai tren jangka pendek, melainkan peluang struktural.

Tiga area yang jadi prioritas

Dalam restrukturisasi ini, perusahaan menetapkan beberapa lini produk yang akan diperkuat. Fokus tersebut terkait langsung dengan kebutuhan perangkat keras di sektor AI dan otomasi.

  1. MLCC tegangan tinggi dan kapasitas besar untuk server AI.
  2. MLCC dengan keandalan tinggi untuk kendaraan listrik.
  3. Modul kamera untuk robot humanoid.

MLCC atau multilayer ceramic capacitors merupakan komponen penting dalam perangkat elektronik modern. Komponen ini membantu mengatur aliran daya, menjaga kestabilan sistem, dan mendukung kinerja perangkat yang membutuhkan efisiensi tinggi.

Untuk server AI, kebutuhan listrik dan pengolahan data jauh lebih besar dibanding perangkat komputasi konvensional. Karena itu, permintaan atas MLCC bertegangan tinggi dan berkapasitas besar diperkirakan terus meningkat seiring ekspansi infrastruktur AI oleh perusahaan teknologi global.

Di sektor otomotif, kendaraan listrik membutuhkan komponen yang tahan terhadap panas, getaran, dan kondisi kerja ekstrem. MLCC dengan reliabilitas tinggi menjadi penting karena sistem kendaraan modern memuat semakin banyak fitur elektronik dan bantuan pengemudi.

Sementara itu, robot humanoid membuka peluang pada bisnis modul kamera. Kamera menjadi elemen penting bagi robot untuk mengenali objek, membaca lingkungan, dan mendukung navigasi serta interaksi.

Mengapa server AI dan robot humanoid menarik

Gelombang pembangunan pusat data untuk AI telah mendorong kebutuhan komponen elektronik kelas industri. Produsen chip, penyedia cloud, dan perusahaan teknologi besar kini berlomba memperluas kapasitas komputasi untuk melatih dan menjalankan model AI.

Di saat yang sama, pengembangan robot humanoid mulai bergerak dari laboratorium ke tahap komersialisasi awal. Walau pasar ini masih lebih kecil dibanding smartphone atau otomotif, banyak pelaku industri melihatnya sebagai sumber permintaan baru untuk sensor, kamera, aktuator, dan komponen daya.

Bagi Samsung Electro-Mechanics, perpindahan fokus ini juga menunjukkan upaya diversifikasi di luar bisnis konsumen tradisional. Pasar komponen untuk ponsel tetap penting, namun pertumbuhan masa depan dinilai semakin bergeser ke AI, kendaraan listrik, dan sistem robotik.

Bisnis lama tetap berjalan

Perusahaan ini selama ini juga dikenal sebagai pemasok komponen kamera untuk ponsel dan tablet Apple maupun Samsung. Laporan yang beredar menyebut Samsung Electro-Mechanics tengah mengembangkan variable aperture untuk Galaxy S27 Ultra.

Selain itu, perusahaan juga disebut berupaya masuk lebih dalam ke rantai pasok Apple. Komponen yang dibidik antara lain berkaitan dengan autofocus dan stabilisasi kamera.

Informasi tersebut menunjukkan bahwa restrukturisasi tidak berarti meninggalkan bisnis lama secara total. Sebaliknya, perusahaan tampak mencoba menyeimbangkan bisnis mapan di perangkat mobile dengan peluang baru di sektor industri berteknologi tinggi.

Keputusan penting dalam rapat pemegang saham

Selain memaparkan arah bisnis baru, perusahaan juga menyetujui tujuh agenda dalam rapat pemegang saham. Agenda itu mencakup persetujuan laporan keuangan, perubahan anggaran dasar, penunjukan direksi, pemilihan anggota komite audit, serta penetapan batas remunerasi direksi.

Perusahaan juga kembali menunjuk direktur independen Choi Jong-ku sebagai chairman of the board. Keputusan ini menandakan kesinambungan pengawasan internal di tengah perubahan strategi bisnis yang cukup besar.

Restrukturisasi Samsung Electro-Mechanics memperlihatkan bagaimana produsen komponen besar mulai mengalihkan sumber daya ke area yang mendapat dorongan kuat dari AI dan otomasi. Jika permintaan server AI, kendaraan listrik, dan robot humanoid terus meningkat, posisi perusahaan dalam rantai pasok komponen bernilai tinggi akan semakin penting di pasar teknologi global.

Source: www.sammobile.com
Exit mobile version