Xiaomi SU7 Melesat dalam 3,08 Detik, Sedan Listrik Ini Tembus Jarak 902 Km

Xiaomi memperbarui sedan listrik SU7 untuk segmen premium C dengan tiga varian, yakni Standard, Pro, dan Max. Model ini langsung menarik perhatian karena membawa akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,08 detik dan jarak tempuh hingga 902 km berdasarkan standar CLTC.

Pembaruan tidak hanya menyasar performa, tetapi juga desain, kenyamanan kabin, teknologi komputasi, dan fitur keselamatan. Di pasar China, Xiaomi membanderol SU7 Standard seharga RMB 219,900, SU7 Pro RMB 249,900, dan SU7 Max RMB 303,900.

Dimensi dan pembaruan eksterior

Secara ukuran, sedan ini tetap berada di kelas besar dengan panjang 5 meter, lebar 2 meter, dan wheelbase 3 meter. Xiaomi masih mempertahankan ciri visual utama seperti lampu depan bergaya waterdrop dan lampu belakang halo.

Perubahan eksterior difokuskan pada detail dan opsi personalisasi. Mobil ini tersedia dalam sembilan warna, termasuk pilihan baru seperti Coastal Blue, Blazing Red, dan Viridian Green.

Bagian depan mendapat grille baru yang terintegrasi dengan radar gelombang milimeter 4D. Xiaomi juga memperlebar saluran pendingin untuk membantu aliran udara.

Pilihan pelek tersedia dari ukuran 19 inci hingga 21 inci. Untuk versi 21 inci, Xiaomi memakai pelek forged dua lapis dengan proses pengerjaan bertahap yang diklaim lebih kompleks.

Sedan ini juga dibekali bagasi depan elektrik berkapasitas 105 liter. Fitur ini bisa dibuka melalui aplikasi, perintah suara, atau akses berbasis kedekatan.

Kabin lebih mewah dan fokus pada kenyamanan

Masuk ke interior, Xiaomi melakukan revisi pada material dan tata guna. Permukaan yang sering disentuh kini didominasi material soft-touch, sementara setir dibungkus kulit Nappa.

Aksen logam dipasang pada sejumlah kontrol dan kisi speaker. Kabin juga menawarkan empat tema interior serta ambient light melingkar sepanjang 3.636 mm dengan pengaturan multi-zona.

Sistem pencahayaan itu dapat disinkronkan dengan musik dan mode berkendara. Pendekatan ini menunjukkan Xiaomi ingin menghadirkan sensasi kabin yang lebih premium, bukan sekadar futuristis.

Kursi pengemudi kini mendukung pengaturan elektrik 18 arah. Ventilasi dan pemanas juga sudah menjadi fitur standar.

Di sisi penumpang depan, tersedia kursi mode zero-gravity opsional dengan fungsi pijat. Kursi belakang ikut ditingkatkan dengan bantalan lebih tebal, sandaran yang bisa direbahkan hingga 121 derajat, dan headrest baru.

Untuk meredam suara dari luar, Xiaomi memakai kaca akustik berlaminasi di seluruh pintu. Varian Max mendapat peningkatan insulasi tambahan untuk kabin yang lebih senyap.

Performa, baterai, dan pengisian cepat

Jantung penggerak SU7 memakai motor HyperEngine V6s Plus buatan Xiaomi. Motor ini memiliki putaran puncak 22.000 rpm.

Angka performanya menjadi salah satu sorotan utama. Xiaomi menyebut sedan ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam dalam 3,08 detik dan mencapai kecepatan maksimum 265 km/jam.

Untuk efisiensi, konsumsi energi terendah diklaim mencapai 11,7 kWh per 100 km. Angka tersebut tergolong kompetitif untuk sedan listrik berukuran besar.

Berikut rincian jarak tempuh setiap varian menurut data CLTC:

  1. SU7 Standard: 720 km
  2. SU7 Pro: 902 km
  3. SU7 Max: 835 km

Kemampuan pengisian dayanya juga menonjol. Xiaomi mengklaim pengisian cepat dapat menambah jarak tempuh hingga 670 km dalam 15 menit, sementara pengisian 10 persen ke 80 persen memerlukan sekitar 12 menit.

Perlu dicatat, angka CLTC umumnya lebih optimistis dibanding penggunaan nyata di jalan. Namun, data resmi ini tetap memberi gambaran bahwa varian Pro diposisikan sebagai pilihan dengan fokus jarak tempuh paling jauh.

Sasis pintar dan teknologi berkendara

SU7 generasi baru memakai Smart Chassis 2.0. Sistem ini menghadirkan suspensi adaptif dengan beberapa mode berkendara dan tinggi kendaraan yang bisa disesuaikan.

Xiaomi juga menyebut sistem kemudi dan pengereman telah disempurnakan. Fitur seperti deteksi jalan basah dan anti-slip control ditambahkan untuk meningkatkan stabilitas.

Di sektor komputasi, mobil ini memakai platform empat-dalam-satu yang ditenagai Snapdragon 8 Gen 3 dan NVIDIA DRIVE AGX Thor. Kombinasi ini mendukung fungsi hiburan, kendali kendaraan, serta sistem bantuan pengemudian yang lebih canggih.

Perangkat sensor yang dipakai mencakup LiDAR, kamera, dan radar. Xiaomi mengatakan arsitektur XLA memungkinkan fungsi berkendara tertentu dikontrol lewat suara dan meningkatkan kemampuan mobil dalam membaca lingkungan sekitar.

Fitur keselamatan dan posisi pasar

Peningkatan keselamatan juga menjadi bagian penting dari pembaruan SU7. Struktur bodi diperkuat dengan baja 2.200 MPa, dilengkapi sembilan airbag, serta sistem baterai yang dirancang untuk mencegah kebakaran atau ledakan dalam kondisi ekstrem.

Secara produk, SU7 generasi baru memperlihatkan arah Xiaomi yang semakin serius di industri kendaraan listrik. Kombinasi performa tinggi, jarak tempuh panjang, kabin premium, dan teknologi komputasi mutakhir membuat sedan ini tampil agresif di pasar domestik China, tempat pemesanan awal saat ini sudah dibuka melalui platform EV milik Xiaomi.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button