
Xiaomi merilis Watch S5 sebagai smartwatch baru yang menonjolkan konektivitas eSIM, daya tahan baterai panjang, dan pilihan warna yang lebih berani. Perangkat ini diperkenalkan bersamaan dengan Xiaomi Book Pro 14 dan diposisikan sebagai jam tangan olahraga serbaguna untuk kebutuhan harian.
Model ini hadir dalam versi standar dan versi eSIM dengan perbedaan warna, material, serta harga. Xiaomi membanderol Watch S5 mulai 1,199 yuan untuk model reguler, sedangkan varian eSIM dijual 1,399 yuan.
Varian warna dan desain
Dari sisi tampilan, Xiaomi Watch S5 memakai desain bezel terintegrasi dengan bodi berbahan stainless steel 316L. Material ini umum dipakai pada perangkat wearable premium karena dikenal tahan korosi dan memberi kesan kokoh.
Xiaomi menyiapkan beberapa opsi warna yang membuat seri ini terlihat lebih segar. Versi standar tersedia dalam warna hitam dan perak, sementara model eSIM hadir dalam pilihan Forged Carbon dan Midnight Blue.
Varian Midnight Blue membawa pendekatan desain yang paling menonjol. Xiaomi menyebut versi ini menggunakan bezel keramik dengan 24 faset, sehingga tampil lebih dekoratif dibanding model biasa.
Sementara itu, opsi Forged Carbon mengandalkan proses layered forging untuk menciptakan pola visual khas serat karbon tempa. Pada bagian samping, crown mengusung desain lingkar konsentris yang memberi identitas visual tersendiri.
Tali jam juga dibedakan menurut model yang dipilih. Opsi hitam dan perak memakai strap fluoroelastomer, sedangkan varian eSIM dipadukan dengan casing perak dan strap kulit abu-abu.
Layar terang untuk penggunaan luar ruang
Watch S5 menggunakan panel AMOLED 1,48 inci dengan resolusi 480 x 480 piksel. Layar ini mendukung tingkat kecerahan puncak hingga 2.500 nits, angka yang tergolong tinggi untuk smartwatch.
Kecerahan seperti ini penting untuk pemakaian di luar ruangan, terutama saat berolahraga di bawah sinar matahari. Dengan karakter tersebut, visibilitas layar diharapkan tetap baik saat pengguna melihat notifikasi, data latihan, atau navigasi.
Fitur kesehatan dan pemantauan tidur
Pada sektor sensor, Xiaomi memasang sistem baru dengan konfigurasi empat lampu dan empat PD. Menurut klaim perusahaan, sistem ini mampu memberikan akurasi pemantauan detak jantung hingga 98,4 persen.
Selain detak jantung, Xiaomi juga memperbarui algoritma pelacakan tidur. Perusahaan menyebut peningkatan ini membuat deteksi waktu mulai tidur dan waktu terbangun menjadi sekitar 11 persen lebih baik.
Klaim tersebut menunjukkan Xiaomi masih menempatkan fitur kesehatan sebagai nilai jual utama smartwatch modern. Namun seperti perangkat wearable lain, hasil pemantauan tetap lebih tepat dipakai sebagai indikator kebugaran harian, bukan pengganti alat medis.
Fokus pada olahraga dan navigasi
Untuk kebutuhan olahraga, Watch S5 dibekali chip GNSS dual-frequency. Teknologi ini umumnya membantu meningkatkan akurasi pelacakan lokasi, terutama saat digunakan untuk lari, jalan kaki, atau bersepeda di area padat bangunan.
Xiaomi juga menambahkan mode bersepeda baru. Mode ini mendukung fungsi layaknya cycling computer dan kompatibel dengan power meter Bluetooth pihak ketiga, sehingga lebih menarik bagi penggemar latihan sepeda yang ingin membaca data performa lebih lengkap.
Berikut beberapa fitur utama yang disorot pada Xiaomi Watch S5:
- Layar AMOLED 1,48 inci beresolusi 480 x 480.
- Kecerahan puncak hingga 2.500 nits.
- Sensor baru empat lampu dan empat PD.
- Klaim akurasi detak jantung 98,4 persen.
- Peningkatan algoritma tidur sekitar 11 persen.
- GNSS dual-frequency untuk akurasi lokasi.
- Varian eSIM dengan opsi warna lebih unik.
- Daya tahan baterai hingga 21 hari.
Baterai dan integrasi ekosistem Xiaomi
Salah satu aspek yang paling menonjol adalah baterai. Xiaomi mengklaim Watch S5 mampu bertahan hingga 21 hari, sebuah angka yang kompetitif di kelas smartwatch yang tetap membawa fitur olahraga dan konektivitas cerdas.
Di luar fitur inti jam tangan, Watch S5 juga dibuat agar terhubung erat dengan ekosistem Xiaomi. Perangkat ini mendukung aplikasi Xiaomi Auto, termasuk integrasi dengan kendaraan baru seperti Xiaomi SU7 dan YU7.
Fungsi ini memperlihatkan strategi Xiaomi yang semakin menyatukan perangkat pribadi, kendaraan, dan rumah pintar. Bagi pengguna yang sudah berada di ekosistem Xiaomi, nilai tambah Watch S5 tidak hanya terletak pada kebugaran, tetapi juga pada kontrol lintas perangkat.
Jam tangan ini juga dapat terhubung ke smart door lock Xiaomi. Pengguna bahkan bisa melihat tayangan kamera langsung dari pergelangan tangan, fitur yang menambah aspek keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.
Secara posisi pasar, Watch S5 tampak diarahkan untuk pengguna yang menginginkan smartwatch dengan desain lebih premium tetapi tetap fungsional untuk olahraga. Kehadiran eSIM, material seperti forged carbon dan keramik, serta integrasi dengan mobil dan perangkat rumah pintar membuat produk ini menonjol dibanding jam tangan pintar yang hanya fokus pada notifikasi dan pelacakan aktivitas.
Source: www.gizmochina.com








