OPPO Find N6 Ubah Cara Kerja di Foldable, Google Harus Mencomot Fitur 4 Aplikasi Ini

Layar lipat selama ini dipuji karena memberi ruang kerja lebih luas, tetapi banyak perangkat masih membatasi multitasking ke model klasik layar belah dua. OPPO Find N6 muncul dengan pendekatan yang lebih agresif lewat fitur Free-Flow Window, sebuah mode yang memungkinkan hingga empat aplikasi aktif sekaligus di satu layar.

Fitur ini langsung menarik perhatian karena menjawab kebutuhan utama pengguna foldable: bekerja cepat tanpa sering berpindah aplikasi. Jika pendekatan ini berjalan mulus di perangkat OPPO, maka Google dinilai punya alasan kuat untuk menghadirkan konsep serupa secara lebih luas di Android.

Free-Flow Window membuat foldable terasa seperti komputer mini

Berdasarkan artikel Android Central, Free-Flow Window adalah mode multitasking baru di Find N6 yang mendukung empat aplikasi aktif secara bersamaan. Setiap jendela bisa diatur ukurannya, dipindah fokusnya, lalu digunakan tanpa harus menutup aplikasi lain.

Skema ini berbeda dari split-screen biasa yang umumnya hanya nyaman untuk dua aplikasi. Dengan ruang panel dalam 8,12 inci, Find N6 memanfaatkan ukuran layar besar itu untuk pekerjaan yang biasanya lebih mudah dilakukan di laptop atau desktop.

Android Central menyebut mode ini sangat berguna untuk merujuk dokumen, menulis catatan, dan tetap mengikuti panggilan video dalam waktu yang sama. Dalam praktiknya, itu berarti pengguna bisa membuka dokumen di Google Drive, menyalin data ke formulir, sambil tetap memakai browser dan aplikasi catatan.

Kemampuan seperti ini penting karena foldable dijual bukan hanya sebagai ponsel premium, tetapi juga alat produktivitas. Saat empat aplikasi dapat berjalan aktif secara serentak, keuntungan layar lipat menjadi terasa lebih nyata dan tidak sekadar gimmick desain.

Mengapa fitur ini dianggap lebih unggul dari multitasking Android biasa

Selama ini Android memang punya beberapa mode multitasking, termasuk split-screen dan jendela mengambang di sejumlah antarmuka vendor. Namun, implementasinya sering tidak konsisten dan belum menjadi pengalaman utama yang benar-benar rapi di semua perangkat.

Android Central menilai Free-Flow Window sebagai salah satu fitur multitasking terbaik yang pernah digunakan di foldable. Penilaian itu muncul karena perpindahan antarjendela terasa lancar, pengubahan ukuran jendela mudah dilakukan, dan proses menyalin teks, gambar, atau data antar aplikasi bisa dilakukan tanpa hambatan berarti.

Dalam artikel referensi juga disebutkan bahwa OPPO sebelumnya dikenal kuat di area multitasking foldable. Mode Boundless View dari OPPO bahkan disebut kemungkinan menjadi inspirasi bagi Google saat merancang mode jendela bergaya bubble di Android 17.

Jika hal itu benar, maka Free-Flow Window berpotensi menjadi ide berikutnya yang layak diadopsi Google. Android membutuhkan sistem multitasking yang lebih matang agar perangkat foldable dari berbagai merek bisa menawarkan pengalaman kerja yang setara dan konsisten.

Cara kerja Free-Flow Window di OPPO Find N6

OPPO menyediakan beberapa pintasan untuk mengaktifkan mode ini. Pendekatan itu penting karena fitur multitasking hanya berguna jika mudah diakses saat pengguna sedang bekerja.

Berikut cara yang disebut paling praktis dalam artikel referensi:

  1. Buka aplikasi yang sedang digunakan.
  2. Masuk ke menu overview atau recent apps.
  3. Ketuk ikon tiga titik di bagian atas.
  4. Pilih opsi Floating window.

Android Central juga mencatat adanya gestur cubit empat jari ke dalam untuk mengubah aplikasi aktif menjadi jendela melayang. Selain itu, pengguna bisa memakai sapuan dari sudut bawah layar ke arah dalam, meski metode ini menuntut penyesuaian karena bisa berbenturan dengan pemanggilan asisten digital seperti Gemini.

Nilai lebihnya bukan hanya jumlah aplikasi, tetapi fleksibilitasnya

Keunggulan Free-Flow Window tidak berhenti pada angka empat aplikasi. Nilai utamanya justru ada pada fleksibilitas tata letak, perpindahan fokus, dan kemampuan mempertahankan semua aplikasi tetap aktif di layar utama.

Model ini terasa dekat dengan cara kerja desktop modern. Pengguna dapat membaca dokumen, mengisi formulir, menyalin referensi dari browser, dan memeriksa pesan atau catatan tanpa ritme kerja yang terputus.

Android Central bahkan menyebut mode ini memungkinkan banyak tugas administratif diselesaikan di Find N6 tanpa harus beralih ke mesin Windows. Klaim itu memberi gambaran bahwa software kini menjadi faktor pembeda utama foldable, bukan hanya engsel, ketebalan bodi, atau spesifikasi kamera.

Google memang perlu belajar dari OPPO

Google sudah berupaya memperkuat Android untuk perangkat layar besar lewat optimasi tablet, taskbar, dan dukungan split-screen. Namun, kebutuhan pengguna foldable kelas atas kini bergerak lebih jauh, yaitu ke pengalaman multitasking yang benar-benar mendekati komputer.

Karena itu, adopsi konsep seperti Free-Flow Window akan memberi manfaat luas bagi ekosistem Android. Bukan hanya untuk perangkat Pixel Fold, tetapi juga untuk vendor lain yang ingin menghadirkan foldable sebagai perangkat kerja, bukan sekadar ponsel dengan layar yang bisa dilipat.

Di luar software, Android Central juga menyoroti panel dalam Find N6 yang disebut nyaris tanpa lipatan dan berbeda jelas saat disejajarkan dengan Galaxy Z Fold 7 dan Pixel 10 Pro Fold. Kombinasi desain panel yang lebih mulus dan sistem multitasking yang matang membuat Find N6 menonjol, sekaligus memperlihatkan bahwa masa depan foldable kemungkinan akan ditentukan oleh seberapa baik perangkat itu membantu pengguna menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam satu layar.

Source: www.androidcentral.com

Berita Terkait

Back to top button