Apple Menggerus, Samsung Tetap Terdepan di Ponsel Lipat 2026

Pasar ponsel lipat diperkirakan akan tumbuh lebih cepat, tetapi Apple belum diproyeksikan langsung menjadi pemimpin saat masuk ke segmen ini. Data awal Counterpoint menunjukkan Apple bisa menggerus pangsa Samsung, namun Samsung masih akan memimpin pasar foldable global pada 2026.

Perubahan itu penting karena selama ini Samsung menjadi pemain paling mapan di kategori ponsel lipat. Masuknya Apple diperkirakan akan mengubah peta persaingan, terutama di pasar Amerika Utara yang pilihan perangkat lipatnya masih relatif terbatas.

Apple Berpotensi Langsung Raih Pangsa Besar

Menurut proyeksi awal Counterpoint yang dikutip dalam artikel referensi, Apple dapat merebut sekitar 28% pasar foldable global pada 2026. Di saat yang sama, Samsung diperkirakan masih berada di posisi teratas dengan sekitar 31%.

Angka itu menunjukkan jarak keduanya cukup tipis, namun belum cukup untuk menyalip Samsung. Jika prediksi tersebut bertahan, maka Apple dan Samsung bersama-sama akan menguasai sekitar 59% pasar ponsel lipat global.

Posisi pemain lain diperkirakan berada di belakang dua merek tersebut. Huawei, Motorola, HONOR, dan Google disebut akan menjadi kelompok pesaing berikutnya dalam pangsa pasar global foldable.

Segmen Foldable Masih Kecil, Tapi Tumbuh

Counterpoint juga memperkirakan pengiriman ponsel lipat akan tumbuh 20% pada 2026. Meski begitu, kategori ini masih menjadi bagian kecil dari keseluruhan pasar smartphone.

Analis Counterpoint, Liz Lee, menilai kondisi itu justru menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih besar. Dalam keterangannya, Lee mengatakan foldables “masih mewakili sebagian kecil dari pasar smartphone secara keseluruhan,” sehingga ruang ekspansi tetap terbuka seiring vendor meningkatkan daya tahan perangkat, kegunaan, dan pengalaman perangkat lunak.

Lee juga menyebut arah persaingan akan berubah ketika Apple masuk. Menurut dia, kompetisi akan semakin terfokus pada perangkat lipat model book-type, sementara Amerika Utara diperkirakan menjadi kawasan dengan disrupsi paling besar.

Samsung Diprediksi Tetap Memimpin

Walau terancam kehilangan sebagian pangsa, Samsung belum diperkirakan tergeser dari posisi teratas. Keunggulan Samsung datang dari pengalaman lebih panjang dalam mengembangkan lini foldable, jaringan distribusi global, serta portofolio produk yang sudah lebih matang.

Artikel referensi menyebut Samsung kini disebut lebih serius bertaruh pada seri Fold. Ini menandai perubahan strategi, karena sebelumnya perusahaan itu lebih banyak memproduksi unit Flip dibanding Fold.

Fokus baru itu dinilai relevan jika persaingan bergeser ke model book-style. Apple juga disebut akan masuk dengan perangkat lipat bergaya buku, yang diposisikan sebagai penantang langsung Galaxy Z Fold 8.

Model yang Diperkirakan Jadi Andalan Samsung

Berdasarkan rumor dan bocoran perangkat lunak awal yang disebut dalam artikel referensi, Samsung diperkirakan menyiapkan tiga ponsel lipat tahun ini. Tiga model yang disebut adalah:

  1. Galaxy Z Fold 8
  2. Galaxy Z Flip 8
  3. Galaxy Z Wide Fold

Laporan yang sama menyebut Samsung tidak akan mengulang pola seperti 2025 saat menghadirkan Flip FE. Model itu disebut tidak menunjukkan performa yang kuat dan kemudian diam-diam dihapus dari daftar.

Arah itu memberi sinyal bahwa Samsung ingin merapikan lini produknya. Perusahaan tampaknya memilih fokus pada model premium dan diferensiasi desain, bukan memperluas varian yang kurang kuat di pasar.

Amerika Utara Jadi Medan Perebutan Penting

Pasar Amerika Serikat diperkirakan menjadi salah satu arena paling menarik untuk kategori ini. Saat ini, opsi foldable di pasar tersebut masih terbatas, dengan pilihan yang dalam artikel referensi disebut didominasi oleh Galaxy Z Fold 7 dan Pixel 10 Pro Fold.

Situasi itu diperkirakan segera berubah. Apple disebut akan membawa foldable iPhone ke pasar AS, sementara Moto Razr Fold juga diharapkan hadir untuk memperluas pilihan konsumen.

Jika dua nama itu benar masuk, persaingan akan menjadi jauh lebih ketat. Samsung tetap memiliki keuntungan sebagai pemain paling awal, tetapi Apple berpotensi memanfaatkan loyalitas pengguna iPhone yang selama ini belum memiliki opsi foldable di dalam ekosistem yang sama.

Apa Arti Prediksi Ini Bagi Pasar

Prediksi Counterpoint menunjukkan bahwa kekuatan merek masih sangat menentukan di pasar foldable. Apple bahkan diperkirakan bisa langsung merebut hampir sepertiga pasar global, meski baru masuk ke kategori ini.

Namun angka yang sama juga menegaskan posisi Samsung belum runtuh. Dengan proyeksi 31%, Samsung masih diperkirakan menjadi pemimpin pasar foldable global pada 2026, sekalipun Apple mulai memangkas jarak dan memicu perubahan besar pada persaingan perangkat lipat, khususnya di segmen book-type dan kawasan Amerika Utara.

Source: sammyguru.com
Exit mobile version