
Poco kembali menambah pilihan ponsel entry-level melalui Poco C85x. Perangkat ini mencuri perhatian karena membawa baterai 6.300 mAh, layar besar, dan fitur yang tergolong lengkap untuk kelas harga terjangkau.
Di tengah persaingan ponsel murah yang makin ketat, kombinasi baterai jumbo dan refresh rate tinggi menjadi nilai jual yang menonjol. Poco C85x pun diposisikan untuk pengguna yang mencari daya tahan lama tanpa harus masuk ke segmen menengah.
Baterai besar jadi sorotan utama
Daya tarik terbesar Poco C85x ada pada kapasitas baterainya yang mencapai 6.300 mAh. Berdasarkan informasi dari artikel referensi, baterai ini diklaim dapat bertahan hingga dua hari untuk pemakaian normal.
Kapasitas sebesar itu masih jarang ditemukan pada ponsel murah. Karena itu, Poco C85x berpotensi menarik minat pengguna yang aktif memakai ponsel untuk chat, media sosial, video, hingga navigasi sepanjang hari.
Poco juga membekali perangkat ini dengan pengisian cepat 15W. Angka ini memang belum tergolong tinggi, tetapi cukup relevan untuk kelas entry-level yang lebih menekankan efisiensi harga.
Menariknya, perangkat ini disebut mendukung reverse charging. Fitur tersebut memungkinkan ponsel dipakai sebagai sumber daya darurat untuk perangkat lain dalam kondisi tertentu.
Layar luas dengan refresh rate 120Hz
Poco C85x hadir dengan layar IPS LCD sekitar 6,9 inci. Ukuran ini memberi ruang pandang yang lega untuk menonton video, membaca, atau menjelajah media sosial.
Resolusinya masih HD+, sehingga ketajaman layar bukan aspek paling unggul dari perangkat ini. Namun, Poco menutupinya dengan dukungan refresh rate 120Hz yang membuat pergerakan animasi dan scrolling terasa lebih mulus.
Pada kelas harga terjangkau, panel dengan refresh rate tinggi biasanya menjadi nilai tambah yang mudah dirasakan pengguna. Pengalaman visual yang lebih responsif juga dapat membantu saat bermain game ringan.
Chipset Unisoc T8300 dan performa harian
Di sektor dapur pacu, Poco C85x menggunakan chipset Unisoc T8300 dengan fabrikasi 6nm. Chip ini dipadukan dengan GPU Mali-G57 MC2 untuk menangani kebutuhan harian.
Konfigurasi tersebut dinilai cukup untuk membuka aplikasi umum, streaming, dan menjalankan media sosial dengan stabil. Artikel referensi juga menyebut estimasi skor AnTuTu chipset ini berada di kisaran 350 ribu sampai 420 ribu poin.
Angka itu menempatkan Poco C85x pada level yang kompetitif di kelas entry-level. Meski bukan ponsel gaming, performanya masih dinilai memadai untuk game ringan dan penggunaan harian yang wajar.
Pilihan memori dan ekspansi hingga 1TB
Poco menyediakan RAM 4GB pada perangkat ini. Kapasitas tersebut masih bisa dibantu fitur virtual RAM untuk menambah fleksibilitas saat multitasking ringan.
Untuk penyimpanan internal, tersedia dua opsi, yakni 64GB dan 128GB. Jika masih kurang, pengguna dapat menambahkan kartu microSD hingga 1TB, sebuah fitur yang tetap penting bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, video, dan dokumen.
Berikut ringkasan spesifikasi utama Poco C85x berdasarkan artikel referensi:
- Layar IPS LCD 6,9 inci, HD+, 120Hz
- Chipset Unisoc T8300 6nm
- GPU Mali-G57 MC2
- RAM 4GB dengan virtual RAM
- Memori internal 64GB dan 128GB
- Slot microSD hingga 1TB
- Kamera belakang 32 MP + depth sensor
- Kamera depan 8 MP
- Baterai 6.300 mAh
- Fast charging 15W dan reverse charging
Kamera cukup untuk kebutuhan dasar
Pada sisi fotografi, Poco C85x membawa kamera utama 32 MP di bagian belakang. Kamera ini didukung teknologi AI untuk membantu hasil foto dalam berbagai skenario pemotretan dasar.
Poco juga menambahkan depth sensor untuk efek bokeh pada mode potret. Di bagian depan, tersedia kamera 8 MP yang dapat dipakai untuk swafoto dan panggilan video.
Kemampuan perekaman videonya disebut sudah mendukung hingga Full HD 1080p. Spesifikasi ini cukup sesuai untuk kebutuhan dokumentasi harian, meski jelas bukan ditujukan untuk kelas kreator profesional.
Fitur pelengkap yang masih dicari pasar
Poco C85x juga membawa sensor sidik jari di samping bodi dan face unlock. Kombinasi ini memberi opsi keamanan yang praktis bagi pengguna.
Fitur lain yang cukup menarik adalah jack audio 3,5 mm yang masih dipertahankan. Selain itu, perangkat ini disebut sudah mendukung NFC, Bluetooth 5.4, dan WiFi dual band.
Kehadiran NFC bisa menjadi nilai tambah yang signifikan di kelas murah. Fitur ini makin relevan di Indonesia karena banyak dipakai untuk cek dan isi saldo kartu elektronik.
Harga global dan peluang di pasar Indonesia
Menurut artikel referensi, Poco C85x dipasarkan secara global mulai dari kisaran Rp 2 jutaan. Dengan positioning tersebut, perangkat ini masuk ke segmen yang paling ramai dan sensitif terhadap harga.
Pasar Indonesia dikenal kuat untuk kategori ponsel murah dengan baterai besar. Karena itu, Poco C85x berpeluang mendapat perhatian jika hadir resmi, terutama dari pelajar, pekerja lapangan, dan pengguna yang mengutamakan daya tahan.
Tetap ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Resolusi HD+ mungkin terasa kurang tajam bagi sebagian pengguna, sementara pengisian 15W masih tergolong standar dibanding beberapa pesaing yang mulai menawarkan daya lebih tinggi.
Meski begitu, kombinasi layar besar 120Hz, memori yang bisa diperluas sampai 1TB, kamera 32 MP, dan baterai 6.300 mAh membuat Poco C85x tampil sebagai salah satu kandidat kuat di kelas entry-level yang fokus pada kebutuhan paling dicari pasar.









