Selain Murah, MacBook Neo Menang di Hal Penentu Ini, Paling Mudah Diperbaiki dalam 14 Tahun

MacBook Neo tidak hanya menarik karena diposisikan sebagai MacBook yang lebih terjangkau. Hasil pembongkaran iFixit menunjukkan laptop ini juga unggul dalam aspek yang selama ini jarang menjadi kelebihan lini MacBook, yaitu kemudahan perbaikan.

Temuan itu penting karena biaya kepemilikan perangkat tidak berhenti di harga beli. Untuk banyak pengguna, perangkat yang lebih mudah dibuka, diperbaiki, dan diganti komponennya biasanya lebih tahan lama dan lebih murah dirawat dalam jangka panjang.

Lebih mudah diperbaiki dibanding MacBook lain

Komunitas reparasi perangkat iFixit menyebut MacBook Neo sebagai MacBook Apple yang paling mudah diperbaiki dalam 14 tahun terakhir. Dalam pengujiannya, iFixit memberi skor reparabilitas 6 dari 10.

Nilai itu memang belum tergolong sangat tinggi jika dibanding beberapa laptop yang memang dirancang untuk servis mudah. Namun, untuk standar MacBook, skor tersebut dinilai cukup besar karena perangkat Apple selama ini identik dengan desain internal yang rapat dan kompleks.

Perubahan ini menunjukkan Apple mulai menggeser pendekatan pada laptop entry-level miliknya. Fokusnya bukan hanya menekan harga, tetapi juga membuat struktur internal lebih ramah saat perlu servis.

Baterai tidak lagi dilem

Salah satu perubahan paling menonjol ada pada baterai. Jika pada banyak MacBook sebelumnya baterai direkatkan dengan lem, di MacBook Neo komponen ini dipasang memakai sekrup.

Menurut data iFixit, baterai MacBook Neo terdiri dari dua sel dengan kapasitas total 36,58 Wh. Baterai itu ditempatkan di atas tray dan dikunci dengan 18 sekrup.

Jumlah sekrup tersebut memang tidak sedikit. Meski begitu, metode ini dinilai lebih aman dan lebih praktis dibanding proses melepas baterai berlem yang biasanya membutuhkan penarikan strip perekat atau cairan pelarut.

Pendekatan baru ini juga dinilai sejalan dengan arah regulasi di Uni Eropa. Aturan di kawasan itu mendorong baterai perangkat elektronik agar lebih mudah diganti mulai 2027.

Tray baterai juga disebut bukan sekadar dudukan. Komponen itu ikut membantu struktur bodi, terutama pada area bawah keyboard yang dinilai lebih rentan.

Akses komponen lebih langsung

iFixit juga menyoroti struktur internal MacBook Neo yang lebih sederhana dan lebih datar. Desain seperti ini membuat komponen utama tidak terlalu saling menutupi dan lebih mudah dijangkau setelah penutup bawah dilepas.

Untuk membuka penutup belakang, teknisi hanya perlu melepas delapan sekrup pentalobe. Setelah itu, akses ke baterai, speaker, port USB-C, dan trackpad menjadi lebih langsung.

Poin ini cukup penting bagi teknisi ataupun pengguna yang memanfaatkan layanan servis mandiri. Pada beberapa generasi MacBook sebelumnya, proses pembukaan sering membutuhkan alat tambahan seperti pemanas atau suction handle.

Tidak terkunci oleh parts pairing

Keunggulan lain MacBook Neo ada pada minimnya hambatan perangkat lunak saat komponen asli diganti. iFixit menemukan perangkat ini tidak menunjukkan masalah parts pairing pada komponen original equipment manufacturer atau OEM.

Sebelumnya, Apple kerap dikritik karena sistem yang memasangkan komponen dengan unit tertentu melalui penguncian berbasis mikrokontroler. Dalam banyak kasus, penggantian komponen dapat memicu peringatan seperti “komponen baru”, “komponen bekas”, atau “komponen tidak dikenal”.

Di MacBook Neo, bantuan software Repair Assistant membuat penggantian komponen seperti layar dan baterai bisa dilakukan tanpa batasan fungsi yang berarti. Dalam pengujian iFixit, penukaran modul Touch ID antarperangkat dan penggantian layar tetap menghasilkan fungsi normal.

Meski demikian, ada catatan penting. iFixit belum menguji komponen pihak ketiga, dan Activation Lock tetap menjadi hambatan jika perangkat masih terikat akun iCloud.

Port modular jadi nilai tambah

MacBook Neo juga mempertahankan desain modular pada beberapa bagian penting. Ini berarti komponen dapat diganti satu per satu tanpa harus mengganti papan utama secara keseluruhan.

Contoh paling relevan ada pada port USB-C. Jika port rusak, perbaikan tidak harus menyentuh logic board, sehingga potensi biaya servis bisa lebih terkendali.

Jack headphone 3,5 mm juga dibuat modular. Bahkan, komponen ini disebut disesuaikan warnanya dengan perangkat.

Layar pun lebih mudah dilepas berkat rakitan antena yang lebih sederhana. Setelah antena dan empat sekrup engsel dilepas, panel layar dapat diangkat dengan proses yang lebih ringkas dibanding MacBook generasi sebelumnya.

Tetap ada kompromi

Di balik kemajuan pada reparabilitas, MacBook Neo masih membawa beberapa batasan. Perangkat ini memakai chip A18 Pro yang juga dikenal hadir di iPhone 16 Pro, dengan RAM 8 GB.

RAM dan penyimpanan tetap disolder ke papan utama. Artinya, kapasitas tidak bisa ditingkatkan setelah pembelian, dengan pilihan yang tersedia hanya 256 GB atau 512 GB.

iFixit juga mencatat kualitas speaker tidak setara MacBook kelas atas. Trackpad-nya masih mekanis dan belum memakai sistem Force Touch.

Penggantian keyboard juga belum bisa disebut mudah. Prosesnya masih menuntut pelepasan perekat, pembersihan lem, dan pembukaan total 41 sekrup.

Meski begitu, situasinya tetap lebih baik dibanding generasi sebelumnya karena teknisi tidak lagi harus lebih dulu berhadapan dengan baterai yang direkatkan. Apple juga kini mendukung penggantian keyboard tanpa harus mengganti seluruh top case, lengkap dengan panduan perbaikan yang membuka peluang servis lebih luas lewat ekosistem Self Service Repair.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button