TCL T7M Pro Meluncur, TV 4K 150Hz dengan Dolby Atmos dan Fitur AI yang Mencuri Fokus

TCL meluncurkan T7M Pro SQD-Mini LED TV di China dengan fokus pada kualitas gambar 4K 150Hz, audio imersif, dan fitur pintar berbasis AI. Model ini hadir sebagai opsi baru di segmen TV premium-menengah dengan empat ukuran layar, mulai 65 inci hingga 98 inci.

Perangkat ini menarik perhatian karena menggabungkan panel Mini LED, refresh rate tinggi untuk gim dan olahraga, serta dukungan Dolby Atmos. Berdasarkan data peluncuran yang dikutip dari Gizmochina, harga awalnya dipatok 6,199 yuan untuk versi 65 inci, sedangkan varian 98 inci dibanderol 14,999 yuan.

Varian ukuran dan harga

TCL menawarkan T7M Pro dalam empat pilihan ukuran untuk menyesuaikan kebutuhan ruang dan penggunaan. Jajaran ini mencakup layar 65 inci, 75 inci, 85 inci, dan 98 inci.

Berikut ringkasan ukuran dan harga yang diumumkan di China:

Ukuran layar Harga
65 inci 6,199 yuan
75 inci belum dirinci pada referensi
85 inci belum dirinci pada referensi
98 inci 14,999 yuan

Informasi harga yang dipublikasikan pada sumber referensi menegaskan posisi T7M Pro sebagai TV layar besar dengan spesifikasi tinggi namun tetap agresif secara harga. Strategi ini sejalan dengan persaingan TCL di kategori Mini LED yang terus berkembang.

Panel SQD-Mini LED dan kecerahan tinggi

Salah satu nilai jual utama TV ini ada pada teknologi SQD-Mini LED. TCL menyatakan panel tersebut mendukung local dimming presisi dengan hingga 1.152 zona peredupan untuk meningkatkan kontrol cahaya dan kontras.

Jumlah zona ini penting karena dapat membantu area terang dan gelap tampil lebih terpisah. Hasilnya, detail bayangan dan sorotan pada konten HDR berpotensi tampil lebih jelas dibanding TV LED biasa.

TCL juga mengklaim cakupan warna mencapai 100 persen BT.2020. Angka ini menunjukkan ambisi perusahaan untuk menghadirkan reproduksi warna yang luas dan lebih akurat, terutama untuk film, serial, dan konten modern berformat HDR.

Untuk kecerahan, T7M Pro disebut mampu mencapai 2.200 nits melalui teknologi XDR. Tingkat luminansi setinggi ini umumnya bermanfaat saat menampilkan highlight terang seperti pantulan cahaya, efek ledakan, atau adegan siang hari.

Perusahaan menyebut TV ini memakai panel “Super Butterfly Wing Star Display” dengan quantum dot yang ditingkatkan. TCL mengklaim material berketahanan warna tinggi dipakai untuk menyaring cahaya lebih presisi dan menghasilkan keluaran RGB yang lebih murni.

Refresh rate 150Hz dan mode 300Hz untuk gaming

TCL T7M Pro membawa resolusi native 4K dengan refresh rate 150Hz. Spesifikasi ini menempatkannya di atas banyak TV 4K arus utama yang masih bertahan di 60Hz atau 120Hz.

Untuk kebutuhan gim dan gerakan cepat, TCL menyebut refresh rate dapat ditingkatkan hingga 300Hz. Fitur ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih mulus pada game kompetitif dan tayangan olahraga dengan pergerakan cepat.

TV ini juga dilengkapi MEMC serta motion smoothing berbasis AI. Kombinasi keduanya dirancang untuk menekan blur dan ghosting, dua masalah yang kerap terasa pada adegan cepat.

TCL menambahkan kontrol backlight dinamis 26-bit untuk transisi kecerahan yang lebih halus. Teknologi seperti ini biasanya berpengaruh pada gradasi cahaya agar tidak terlihat kasar dan pada detail area gelap agar tetap terbaca.

Audio 2.1.2 channel dengan Dolby Atmos

Di sektor suara, TCL membekali T7M Pro dengan sistem Hi-Fi 2.1.2 channel yang disetel Onkyo. Konfigurasinya mencakup speaker up-firing khusus dan subwoofer bawaan.

Spesifikasi itu membuat TV ini tidak hanya bergantung pada suara stereo standar. Dukungan Dolby Atmos dan DTS juga memperkuat pengalaman audio spasial, terutama saat menonton film aksi atau konser.

Kehadiran speaker yang memantulkan suara ke atas umumnya membantu menciptakan efek ruang vertikal. Meski performa nyata tetap bergantung pada kondisi ruangan, pendekatan ini memberi nilai tambah untuk pengguna yang belum ingin membeli soundbar terpisah.

Performa hardware dan fitur pintar

Untuk dapur pacu, TCL memasang CPU quad-core Cortex-A73 dan GPU Mali-G57. TV ini juga dibekali RAM 4GB serta penyimpanan hingga 128GB, kapasitas yang tergolong besar untuk kelas smart TV.

Sistem operasinya menjalankan Lingkong UI 3.0 dengan antarmuka berbasis kartu. TCL menyebut AI di dalam sistem akan membantu mengoptimalkan gambar dan suara, merekomendasikan konten, serta mendukung interaksi pintar.

Pendekatan AI pada TV kini menjadi tren industri. Fungsinya biasanya meliputi pengaturan otomatis sesuai jenis konten, peningkatan kenyamanan navigasi, dan personalisasi rekomendasi tontonan.

Konektivitas dan desain

T7M Pro membawa empat port HDMI 2.1 dengan bandwidth 48Gbps. Dukungan ini penting bagi pengguna konsol game modern dan perangkat lain yang membutuhkan transmisi resolusi tinggi serta refresh rate tinggi.

Selain itu tersedia USB 3.0, USB 2.0, dan Wi-Fi 6. Paket konektivitas tersebut memberi fleksibilitas untuk streaming, menghubungkan media eksternal, hingga penggunaan aksesori tambahan.

Dari sisi desain, TCL menonjolkan bodi ultra-tipis 60 mm. Ketebalan ini memungkinkan pemasangan dekat dinding sehingga tampil lebih rapi dan menyatu dengan interior.

Peluncuran T7M Pro juga memperlihatkan arah TCL yang semakin agresif di lini Mini LED. Dalam laporan yang sama, perusahaan turut memperkenalkan Q9M Pro SQD-Mini LED TV dengan panel 4K 150Hz dan kecerahan XDR hingga 5.000 nits, serta T7M Ultra SQD-Mini LED TV dengan 4K 150Hz, kecerahan XDR 3.000 nits, dan dukungan Dolby Atmos.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button