Crimson Desert Macet di Loading Screen, Bukan Error tapi Bisa Tunggu 7 Menit!

Layar loading Crimson Desert yang terasa sangat lama saat memulai New Game dilaporkan bukan error dalam banyak kasus. Sejumlah pemain memang mengira gim macet, terutama karena layar pecah bernuansa biru-putih itu bisa bertahan selama beberapa menit tanpa perubahan berarti.

Berdasarkan artikel referensi, waktu tunggu ini dapat mencapai sekitar lima sampai tujuh menit pada sebagian perangkat. Kondisi itu muncul setelah proses unpacking gim dan kompilasi shader, sehingga wajar jika pemain menduga ada masalah teknis.

Apakah Crimson Desert stuck di loading screen itu bug?

Informasi dari artikel referensi menyebut kondisi tersebut “bukan error”, setidaknya dari pengalaman pengujian yang dilaporkan sumber itu. Artinya, jika Crimson Desert berhenti lama di loading screen pertama setelah memilih New Game, ada kemungkinan gim memang masih memuat data dalam durasi yang tidak biasa.

Namun, perbedaan harus tetap dibedakan antara loading lama dan crash sesungguhnya. Jika ada aktivitas disk atau CPU masih berjalan, layar itu biasanya menandakan proses pemuatan belum selesai, bukan aplikasi gagal total.

Crimson Desert diketahui menjalani beberapa tahapan berat sebelum permainan benar-benar dimulai. Tahap itu meliputi unpacking untuk pemain yang preload, kompilasi shader saat peluncuran awal, lalu penyesuaian pengaturan performa.

Faktor-faktor tersebut bisa menambah beban waktu tunggu, khususnya pada PC dengan media penyimpanan lambat atau spesifikasi yang pas-pasan. Artikel referensi juga menilai ukuran dunia gim yang luas mungkin ikut memengaruhi durasi loading awal.

Mengapa loading bisa sangat lama?

Ada beberapa penyebab yang paling mungkin menjelaskan kondisi ini. Berikut ringkasan faktor yang relevan berdasarkan referensi dan praktik umum gim PC modern:

  1. Gim dipasang di HDD, bukan SSD.
  2. Proses shader compilation belum selesai optimal.
  3. CPU dan RAM hanya memenuhi batas minimum.
  4. Data preload masih melalui tahap unpacking saat pertama dibuka.
  5. Patch awal dan optimasi sistem belum bekerja maksimal di semua perangkat.

Dalam artikel referensi, pemain disarankan memasang gim di SSD untuk mempercepat proses. Sumber itu juga menekankan pentingnya memenuhi atau melampaui kebutuhan CPU dan memori agar waktu loading lebih singkat.

Fix yang bisa dicoba

Karena masalah ini tidak selalu tergolong bug, solusi yang tersedia lebih bersifat langkah mitigasi. Fokus utamanya adalah memastikan sistem tidak menghambat proses loading pertama.

Berikut langkah yang dapat dicoba pemain:

  1. Tunggu lebih lama pada loading pertama
    Pada banyak kasus, gim memang butuh beberapa menit sebelum masuk permainan. Jika baru pertama membuka New Game, jangan langsung menutup aplikasi dalam satu atau dua menit.

  2. Instal ulang atau pindahkan ke SSD
    SSD masih menjadi saran paling jelas dari artikel referensi. Media penyimpanan yang lebih cepat dapat mengurangi bottleneck saat membaca data gim berukuran besar.

  3. Pastikan spesifikasi CPU dan RAM cukup
    Loading panjang sering terjadi ketika prosesor dan memori bekerja di batas minimal. Menutup aplikasi latar belakang dapat membantu membebaskan sumber daya.

  4. Biarkan shader compilation selesai
    Jangan paksa skip atau menutup gim saat proses shader masih berlangsung. Banyak gim modern akan terasa jauh lebih stabil setelah tahap ini selesai penuh.

  5. Perbarui gim ke patch terbaru
    Pearl Abyss sudah merilis patch hari pertama yang disebut membawa “various performance and stability optimizations across PC and console, as well as crash issues.” Pernyataan itu penting karena menunjukkan pengembang memang sudah merespons masalah stabilitas sejak awal.

  6. Cek integritas file gim
    Langkah ini relevan jika loading berlangsung terlalu lama berulang kali, bukan hanya pada boot pertama. File yang rusak dapat menyebabkan aplikasi terlihat seolah berhenti di layar loading.

Apakah kondisi ini juga terkait optimasi?

Sebelum rilis, Crimson Desert banyak mendapat pujian karena performanya di PC. Meski begitu, laporan pemain setelah rilis tetap menunjukkan masih ada gangguan teknis di sejumlah platform.

Artikel referensi menyebut performa versi PS5 juga ikut menjadi sorotan. Beberapa pemain melaporkan masalah, yang menandakan optimasi awal belum sepenuhnya konsisten di semua konfigurasi perangkat.

Kondisi ini membuat layar loading yang sangat lama perlu dibaca secara hati-hati. Jika hanya terjadi pada sesi pertama dan setelah itu gim berjalan normal, kemungkinan besar itu masih bagian dari proses loading berat.

Sebaliknya, jika loading tidak selesai sama sekali setelah waktu yang sangat lama dan selalu berulang di setiap percobaan, pemain patut mulai mencurigai masalah file, storage, atau kompatibilitas sistem. Dalam situasi seperti itu, kombinasi patch terbaru, SSD, verifikasi file, serta pengecekan beban CPU dan RAM menjadi langkah yang paling masuk akal untuk dicoba terlebih dahulu.

Source: tech.sportskeeda.com

Berita Terkait

Back to top button