iQOO 15R di Tangan Kami, Kencang dan Tahan Lama tapi Janji 144Hz Belum Benar-Benar Terjawab

iQOO 15R hadir sebagai model seri “R” pertama di lini angka iQOO di India. Posisinya jelas, yakni menyasar pengguna yang ingin ponsel terasa ringkas di tangan, tetapi tetap membawa performa kelas atas dan baterai besar.

Dari pemakaian awal yang dirangkum dalam hands-on review, perangkat ini memang cukup dekat dengan kebutuhan tersebut. Ada beberapa kompromi, terutama pada kamera dan implementasi refresh rate, tetapi fondasinya tergolong kuat untuk kelasnya.

Desain dan kenyamanan genggam

iQOO 15R memakai layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 2.750 x 1.260 piksel. Ukuran ini memang belum bisa disebut mini, namun masih cukup nyaman dipakai dengan satu tangan berkat bodi yang tidak terlalu melebar dan bingkai datar.

Bezel kiri dan kanan tercatat hanya 1,25 mm. Sementara bezel atas 1,46 mm dan bawah 1,77 mm, sehingga tampilan depan terlihat modern dan rapi.

Di bagian depan juga ada kamera selfie 32 MP dalam punch-hole tengah. Sensor sidik jarinya memakai teknologi 3D ultrasonic dan tertanam di layar, dengan klaim tetap responsif saat jari berkeringat.

Dalam pengujian langsung, sensor ini dinilai cepat dan akurat. Letaknya juga tidak terlalu dekat ke dagu layar, sehingga proses membuka kunci terasa lebih natural.

Bagian belakang membawa modul kamera berbentuk squircle yang familier dengan bahasa desain iQOO. Isinya dua kamera belakang yang disusun horizontal, terdiri dari kamera utama 50 MP dan ultrawide 8 MP, dengan LED flash terpisah di luar modul.

Tonjolan kameranya tidak terlalu tinggi. Efeknya, ponsel cenderung stabil saat diletakkan di permukaan datar.

iQOO menawarkan dua warna, yaitu Dark Knight dan Triumph Silver. Varian Triumph Silver memiliki ketebalan 8,10 mm dan bobot 206 gram, atau sedikit lebih tebal dan berat dibanding Dark Knight.

Dark Knight memakai punggung fiberglass yang lebih mudah menangkap noda sidik jari. Sementara Triumph Silver menggunakan panel kaca dengan efek kotak-kotak yang lebih menarik dilihat saat terkena pantulan cahaya.

Bingkainya berbahan metal dengan finishing matte. Sertifikasi IP68 dan IP69 juga menjadi nilai tambah penting untuk daya tahan di penggunaan harian.

Layar sangat terang, tetapi 144Hz belum maksimal

Salah satu keunggulan utama iQOO 15R ada pada panel AMOLED-nya. Layar ini mendukung 1,07 miliar warna, HDR10, HDR10+, HLG, serta sertifikasi Widevine L1 untuk streaming 1080p di aplikasi yang kompatibel.

Tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 5.000 nits. Dalam pemakaian luar ruang, layar dilaporkan tetap sangat mudah dibaca bahkan saat terkena sinar matahari kuat.

Refresh rate-nya mendukung 60Hz, 90Hz, 120Hz, dan 144Hz. Namun, iQOO membatasi mode 144Hz untuk gaming, dan di sinilah catatan penting mulai muncul.

Dalam pengujian, mode High memang memberi pengalaman paling mulus karena sistem dan banyak aplikasi bisa berjalan di 120Hz saat disentuh. Namun pada aplikasi seperti Instagram, Facebook, X, Google Photos, dan YouTube, refresh rate sering tetap di 60Hz.

Klaim 144Hz untuk game juga belum selalu terlihat konsisten. Call of Duty: Mobile tetap berjalan pada 60FPS dan 60Hz, sedangkan Dead Trigger 2 bisa tembus 120FPS dan 120Hz.

Performa kencang untuk penggunaan harian dan gaming

iQOO 15R ditenagai Snapdragon 8 Gen 5. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X Ultra hingga 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB.

Ada juga Supercomputing Chip Q2 yang disebut membantu menekan latensi game dan menjaga kestabilan frame. iQOO bahkan mengiklankan dukungan “1.5K Game Super” untuk gaming stabil di 144 FPS melalui interpolasi frame, tetapi hasil itu belum tampak konsisten dalam pengujian.

Untuk aktivitas harian, performanya dinilai sangat mulus. Tidak ada stutter berarti, termasuk saat bermain game lebih dari satu jam, walau bodi mulai terasa hangat setelah sesi panjang.

Berikut ringkasan skor benchmark unit 12GB/512GB yang tercantum pada artikel referensi:

Benchmark Skor iQOO 15R
Geekbench 6 Single-core 2768
Geekbench 6 Multi-core 8848
AnTuTu 11 3050237
3DMark Wild Life Extreme 3973
3DMark Solar Bay 6440

Skor itu menempatkan iQOO 15R selevel dengan banyak ponsel lain berbasis Snapdragon 8 Gen 5. Namun, hasil 3DMark tergolong lebih rendah dibanding beberapa rival, sehingga ada ruang evaluasi untuk optimasi grafis.

Software dan kamera

Ponsel ini menjalankan Android 16 berbasis OriginOS 6. iQOO menjanjikan empat tahun pembaruan OS dan enam tahun update keamanan, dengan pola bulanan di empat tahun awal lalu kuartalan setelahnya.

Aplikasi bawaan pihak ketiga memang ada delapan, tetapi semuanya bisa dihapus. Ini penting karena pengalaman software modern tidak hanya soal fitur, tetapi juga soal kontrol pengguna atas aplikasi yang terpasang.

Untuk fotografi, iQOO 15R memakai kamera utama 50 MP Sony LYT-700V dengan OIS dan bukaan f/1.88. Kamera ultrawide 8 MP memakai sensor OmniVision OV08F10, sementara kamera depan 32 MP mampu merekam hingga 4K 60fps.

Hasil kameranya tidak diposisikan setara flagship iQOO 15. Meski begitu, foto siang hari dari kamera utama dinilai cukup baik untuk kebutuhan media sosial, sedangkan kamera ultrawide lebih berfungsi sebagai pelengkap.

Baterai besar jadi senjata utama

iQOO 15R dibekali baterai 7.600 mAh. Angka ini tergolong sangat besar untuk ponsel performa tinggi, dan mendukung pengisian cepat 100W, reverse wired charging 7,5W, serta bypass charging.

Dalam pemakaian moderat, perangkat disebut mudah bertahan seharian penuh meski 5G, hotspot Wi-Fi, resolusi penuh, dan mode refresh rate tinggi aktif. Ini memperkuat posisi iQOO 15R sebagai ponsel kerja sekaligus hiburan.

Soal isi ulang, hasil nyata tidak secepat klaim resmi iQOO. Pengujian menunjukkan baterai terisi 17 persen dalam 15 menit, 36 persen dalam 30 menit, 50 persen dalam 42 menit, 71 persen dalam 1 jam, dan penuh dalam 1 jam 19 menit.

Di India, iQOO 15R tersedia dalam tiga konfigurasi memori. Harganya adalah INR44,999 untuk 8GB/256GB, INR47,999 untuk 12GB/256GB, dan INR52,999 untuk 12GB/512GB, sehingga pilihan variannya cukup fleksibel untuk pengguna yang mengejar kapasitas besar tanpa naik ke model flagship penuh.

Source: www.gsmarena.com

Berita Terkait

Back to top button