Galaxy S26 Ubah Cara Anda Bergaya, Cukup Foto Sekali dan AI Susun Seluruh Look

Ponsel seperti Galaxy S26 kini tidak hanya dipakai untuk memotret atau mencari informasi. Perangkat ini juga mulai berfungsi sebagai alat bantu memilih gaya berpakaian tanpa harus membongkar isi lemari terlebih dulu.

Ada tiga fitur yang menonjol untuk kebutuhan itu. Dua di antaranya berasal dari Google, yakni Circle to Search dan Try On, sementara satu lagi adalah Photo Assist yang ditingkatkan di lini Samsung Galaxy S26.

Circle to Search bantu temukan satu set outfit sekaligus

Circle to Search sudah tersedia di banyak ponsel Android premium dari merek seperti Google, Samsung, dan OnePlus. Fitur ini awalnya dikenal untuk mencari informasi dengan melingkari objek di layar.

Kini kemampuannya bertambah untuk kebutuhan fesyen. Bersamaan dengan hadirnya seri Galaxy S26, Circle to Search bisa mengenali beberapa item pakaian sekaligus dari satu gambar.

Caranya cukup sederhana. Pengguna menyorot foto seseorang, lalu opsi “Find the Look” akan muncul di layar.

Setelah itu, sistem menampilkan item yang dikenakan orang dalam foto tersebut. Hasilnya bisa mencakup atasan, celana, sepatu, topi, tas, hingga aksesori lain yang terlihat jelas.

Menurut artikel referensi dari Android Central, fitur ini efektif untuk mencari tampilan yang mirip dengan outfit tokoh serial atau selebritas. Media itu mencontohkan pencarian setelan biru bergaya formal dan tampilan kasual aktor Walton Goggins, yang sama-sama menghasilkan rekomendasi item serupa.

Fungsi ini relevan bagi pengguna yang sering menemukan inspirasi busana saat menonton serial, melihat iklan, atau menggulir media sosial. Alih-alih mencari satu per satu, sistem langsung memecah tampilan menjadi beberapa elemen yang bisa dibeli atau dijadikan referensi.

Google Try On tampilkan simulasi baju di tubuh pengguna

Jika Circle to Search fokus pada pencarian inspirasi, Google Try On lebih berguna pada tahap evaluasi sebelum membeli. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat simulasi pakaian pada tubuh mereka sendiri.

Menurut Android Central, Google Try On resmi meluncur di Amerika Serikat pada musim panas lalu. Fitur itu kemudian hadir di Kanada pada Oktober.

Untuk memakainya, pengguna perlu mengunggah foto seluruh tubuh. Google menyarankan pose netral dengan tangan di sisi tubuh dan pakaian yang pas badan agar bentuk tubuh terbaca lebih akurat.

Setelah foto tersimpan, proses berikutnya menjadi lebih cepat. Saat menemukan produk yang mendukung fitur ini, pengguna cukup mengetuk ikon “Try it on” pada halaman produk.

Dalam hitungan detik, sistem menampilkan visual pakaian tersebut pada tubuh pengguna. Hasil ini memang bukan pengganti fitting langsung, tetapi cukup membantu untuk menilai potongan, warna, dan kesan umum sebuah outfit.

Ada juga keterbatasan yang perlu dicatat. Android Central menyebut fitur ini kadang menerapkan keseluruhan tampilan model, termasuk bawahan, meski pengguna hanya ingin melihat atasannya saja.

Meski begitu, fitur ini tetap berguna untuk belanja online. Risiko salah perkiraan ukuran visual atau salah memilih gaya bisa sedikit ditekan sebelum pengguna menekan tombol beli.

Photo Assist di Galaxy S26 lebih fleksibel untuk eksperimen gaya

Fitur yang paling menarik di Galaxy S26 adalah Photo Assist versi baru. Samsung menghadirkan alat ini sebagai editor berbasis AI generatif yang bisa mengubah elemen foto lewat perintah teks.

Pengguna dapat mengetik instruksi spesifik sesuai kebutuhan. Misalnya mengganti warna blus dari hijau menjadi biru, menukar sweater dengan kaus, menambahkan topi, kacamata hitam, atau boots, bahkan menghapus kaus kaki.

Menurut pengujian Android Central, fitur ini bekerja baik dalam sebagian besar percobaan. Media tersebut menyebut tingkat keberhasilannya mencapai sekitar 90 persen dalam sesi uji informal mereka.

Keunggulan lain ada pada dukungan gambar tambahan. Pengguna bisa memasukkan foto dari galeri untuk dijadikan referensi, lalu sistem membuat semacam stiker dari item yang dipilih.

Jika ingin lebih presisi, tersedia tombol “Reselect”. Tombol ini memungkinkan pengguna menggambar area tertentu di foto lain untuk mengambil item seperti topi atau baju, lalu menempelkannya secara lebih natural ke gambar utama.

Pendekatan ini membuat Photo Assist lebih dari sekadar alat edit foto. Fitur tersebut bisa dipakai untuk mensimulasikan kombinasi pakaian dari item yang sudah dimiliki, sebelum benar-benar dipakai atau dibeli.

Tiga fitur, tiga fungsi berbeda

Ketiga alat ini bekerja di tahap yang berbeda dalam proses memilih gaya. Pembagiannya bisa diringkas sebagai berikut:

  1. Circle to Search: mencari inspirasi dan mengidentifikasi item dari outfit orang lain.
  2. Google Try On: melihat simulasi pakaian toko online pada tubuh pengguna.
  3. Photo Assist: mengedit foto pribadi untuk bereksperimen dengan warna, aksesori, dan kombinasi busana.

Bagi pengguna Galaxy S26, kombinasi fitur ini memberi jalur yang lebih lengkap. Inspirasi bisa dicari dari internet, divisualkan di tubuh sendiri, lalu dimodifikasi lagi lewat AI untuk melihat versi yang paling mendekati kebutuhan.

Pendekatan semacam ini juga sejalan dengan tren fitur AI di ponsel premium. Fokusnya bukan hanya pada produktivitas atau fotografi, tetapi juga pada keputusan sehari-hari seperti memilih pakaian untuk acara, kerja, atau perjalanan.

Tetap ada batas yang perlu diingat. Simulasi digital belum sepenuhnya menggantikan pengalaman mencoba pakaian secara langsung, terutama untuk urusan bahan, ukuran nyata, dan kenyamanan saat dipakai.

Namun untuk urusan mencari referensi, menilai warna, dan menyusun tampilan awal, fitur-fitur di Galaxy S26 dan ekosistem Google ini memberi cara yang jauh lebih cepat. Pengguna dapat merencanakan penampilan langsung dari layar ponsel, tanpa harus bolak-balik mengganti baju di depan cermin.

Source: www.androidcentral.com

Berita Terkait

Back to top button