Samsung Galaxy S26 kini dilengkapi dengan fitur otomasi tugas berbasis Gemini AI yang memudahkan pengguna untuk menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari. Teknologi ini memungkinkan ponsel secara otomatis mengelola aplikasi tertentu untuk menjalankan perintah tanpa intervensi langsung dari pengguna.
Fitur otomasi ini pertama kali diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked baru-baru ini, menghadirkan dukungan AI yang lebih canggih dibandingkan asisten digital sebelumnya. Gemini AI bertugas mengontrol aplikasi yang terhubung dan menyelesaikan tugas rutin, seperti memesan transportasi dan mengirim pesan.
Cara Kerja Gemini AI Otomatisasi Tugas
Gemini AI menggunakan fitur yang dinamakan “Automasi Layar” untuk mengambil alih beberapa aplikasi di perangkat Galaxy S26. AI bekerja dalam sebuah jendela virtual yang aman, sehingga aksesnya ke aplikasi terbatas hanya sesuai izin yang telah diberikan pengguna. Sistem ini menjaga privasi data dan keamanan aktivitas pengguna selama proses otomatisasi berlangsung.
Pengguna cukup memberikan perintah lewat asisten AI. Setelah itu, Gemini otomatis menjalankan fungsi seperti memesan ojek online, memesan makanan, maupun mengirim pesan teks melalui aplikasi yang kompatibel. Selama proses tersebut, pengguna tetap bisa menggunakan aplikasi lain dan memantau status tugas yang sedang dijalankan melalui notifikasi.
Aplikasi yang Mendukung Otomasi Gemini
Dalam tahap awal, Gemini AI telah kompatibel dengan beberapa aplikasi penting terutama di layanan transportasi dan makanan. Berikut adalah daftar aplikasi yang sudah bisa diotomatisasi:
- Uber
- Lyft
- DoorDash
- Grubhub
- Uber Eats
- Starbucks
Integrasi ini memungkinkan pengguna melakukan pemesanan atau pengecekan tanpa harus membuka aplikasi satu per satu. Gemini bertindak sebagai asisten digital yang menjalankan instruksi secara otomatis.
Status Fitur Otomasi Gemini saat Ini
Meskipun sudah berfungsi di Samsung Galaxy S26 Ultra, fitur ini masih dalam tahap pratinjau dan belum dirilis secara resmi oleh Google maupun Samsung. Pengujian awal menunjukkan adanya bug, seperti perangkat terkunci pada layar otomatisasi sehingga memaksa pengguna melakukan restart ponsel.
Menurut laporan dari 9to5Google, masalah stabilitas ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan agar fitur bisa digunakan dengan lancar. Namun, keberadaan funkcionalitas “Automasi Layar” menandai kemajuan signifikan dalam integrasi AI dengan ponsel flagship.
Ketersediaan Wilayah dan Rencana Perluasan
Saat ini Gemini AI otomasi tugas hanya tersedia dalam versi pratinjau di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Google berencana memperluas layanan ini ke lebih banyak wilayah dan perangkat, termasuk kemungkinan hadir di seri Pixel mendatang.
Google menegaskan bahwa Gemini AI didesain untuk menjalankan tugas secara otonom dan efisien, bukan sekadar memberikan saran atau jawaban. Kemampuan ini membuka jalan baru bagi interaksi manusia dengan teknologi AI melalui smartphone.
Dengan menghadirkan otomatisasi berbasis AI di Galaxy S26, Samsung dan Google menunjukkan bahwa asisten digital masa depan dapat lebih responsif dan produktif. Pengguna dapat mengandalkan Gemini untuk mengelola berbagai tugas rutin sehingga waktu dan tenaga dapat dialokasikan untuk hal lain yang lebih penting.
