Crimson Desert menuntut setting yang tepat jika targetnya adalah 4K dengan kualitas visual tinggi di PC kelas atas. Gim ini tersedia di Windows, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S, serta dikenal sangat berat karena lingkungan detail, model karakter kompleks, dan teknik pencahayaan modern.
Bagi pengguna PC high-end, performa tinggi memang mungkin dicapai, tetapi hasil terbaik tetap bergantung pada kombinasi pengaturan grafis dan teknologi upscaling. Referensi pengujian dari artikel Sportskeeda menyebut GPU seperti GeForce RTX 4080, RTX 4090, seri RTX 5070, RTX 5080, RTX 5090, serta Radeon RX 7900 XTX dan lini RX 9000, sebagai kandidat kuat untuk bermain di resolusi 3840 x 2160.
Mengapa setting 4K perlu diatur ulang
Crimson Desert dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual generasi baru, tetapi beban terbesarnya datang dari ray tracing dan preset grafis tertinggi. Karena itu, pengguna GPU mahal sekalipun tetap disarankan tidak sekadar memilih preset maksimal lalu bermain tanpa penyesuaian.
Artikel referensi menegaskan bahwa performa gim ini sangat bergantung pada skala setting visual. Pendekatan paling aman untuk 4K adalah mempertahankan detail gambar setinggi mungkin, lalu mengandalkan DLSS atau FSR agar frame rate tetap stabil.
Setting video terbaik untuk 4K di PC high-end
Berikut pengaturan video yang paling relevan untuk pengguna GPU kelas atas berdasarkan data referensi:
- Screen Mode: Fullscreen
- Display: Default
- Resolution: 3840 x 2160
- Upscale Method: NVIDIA DLSS 4.0 atau AMD FSR Upscaling 4.1
- Upscale Resolution: DLAA
- NVIDIA DLSS Frame Generation: On
- Number of Frames Generated: 2
- NVIDIA DLSS Ray Reconstruction: Off
- NVIDIA Reflex: On
- Contrast: 50
- HDR: Off, kecuali monitor sudah mendukung HDR
- V-Sync: Off
- Brightness Adjustment: sesuai preferensi layar
Kombinasi ini dipilih untuk menjaga ketajaman gambar 4K sambil menambah kelancaran animasi. Sportskeeda mencatat bahwa mode DLAA atau native-style image quality yang dipadukan dengan 2x Frame Generation memberi keseimbangan terbaik antara kualitas visual dan performa keseluruhan.
Setting grafis yang direkomendasikan
Untuk kualitas gambar maksimal, preset Cinematic menjadi opsi utama pada GPU dengan VRAM besar. Namun, tidak semua kartu grafis cocok memakai pengaturan ini secara penuh.
Berikut susunan setting grafis yang disarankan:
| Opsi | Rekomendasi |
|---|---|
| Preset | Cinematic |
| Model Quality | Cinematic |
| Texture Quality | Cinematic |
| Shadow Quality | Cinematic |
| Raytracing | On |
| Lighting Quality | Cinematic |
| Reflection Quality | Cinematic |
| Advanced Weather Effect | On |
| Water Quality | Cinematic |
| Foliage Quality | Cinematic |
| Volumetric Fog Quality | Cinematic |
| Effect Quality | Cinematic |
| Simulation Quality | Cinematic |
| Post-processing Effect Quality | Cinematic |
Jika VRAM GPU di bawah batas aman untuk preset tertinggi, penurunan ke Ultra lebih masuk akal. Artikel referensi secara spesifik menyarankan preset Ultra untuk kartu grafis dengan VRAM kurang dari 10 GB, dan menyebut GPU 8 GB seperti RTX 5060 lebih cocok memakai DLSS 4.0 mode Quality agar permainan tetap optimal.
Siapa yang cocok memakai preset Cinematic
Preset Cinematic paling ideal untuk GPU dengan VRAM lebih dari 12 GB. Alasan utamanya adalah tekstur, bayangan, refleksi, dan efek volumetrik pada setting ini dapat memakai memori video sangat besar, apalagi pada 4K dengan ray tracing aktif.
Di sisi lain, pengguna RTX 4080, RTX 4090, RTX 5080, RTX 5090, atau Radeon RX 7900 XTX berada di posisi paling aman untuk mengejar kualitas visual tertinggi. Kartu-kartu tersebut punya ruang performa lebih besar untuk menahan beban resolusi 4K sambil tetap mempertahankan efek sinematik yang menjadi daya tarik utama Crimson Desert.
Catatan penting agar gameplay tetap stabil
Ray tracing memang meningkatkan kualitas pencahayaan dan refleksi, tetapi juga menjadi salah satu sumber penurunan frame rate terbesar. Karena itu, penggunaan DLSS Frame Generation atau FSR sangat penting bila targetnya adalah pengalaman 4K yang mulus.
Menonaktifkan V-Sync juga membantu mengurangi latensi, terutama saat NVIDIA Reflex aktif. Pengaturan HDR sebaiknya hanya dinyalakan jika monitor benar-benar mendukung tampilan HDR yang baik, karena aktivasi pada panel biasa justru dapat membuat gambar terlihat kurang akurat.
Bagi pemain yang mengutamakan ketajaman visual, DLAA tetap menjadi pilihan paling menarik dibanding mode upscaling yang lebih agresif. Namun bila frame rate terasa belum konsisten di area padat efek cuaca, vegetasi, atau pencahayaan berat, menurunkan preset dari Cinematic ke Ultra menjadi langkah yang paling rasional tanpa mengorbankan kualitas gambar secara drastis.
Source: tech.sportskeeda.com