Xiaomi Watch S5 Hadir dengan eSIM, Baterai 21 Hari Jadi Nilai Jual Paling Menentukan

Xiaomi resmi meluncurkan Watch S5 di pasar China dengan dua sorotan utama, yakni dukungan eSIM dan daya tahan baterai yang diklaim bisa mencapai 21 hari. Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan smartwatch mandiri untuk komunikasi, pelacakan olahraga, dan pemantauan kesehatan tanpa terlalu bergantung pada ponsel.

Informasi awal yang dihimpun dari KompasTekno dengan rujukan Gizmochina menunjukkan Xiaomi Watch S5 hadir dalam versi reguler dan versi eSIM. Kehadiran eSIM menjadi pembeda penting karena pengguna dapat mengakses internet dan melakukan panggilan suara langsung dari jam, selama layanan operator mendukung fitur tersebut.

Fitur eSIM jadi nilai jual utama

Dukungan eSIM membuat Xiaomi Watch S5 bisa dipakai lebih fleksibel dalam aktivitas harian. Pengguna tidak harus selalu membawa smartphone saat berolahraga, bepergian singkat, atau menerima panggilan penting.

Dalam praktiknya, eSIM memungkinkan smartwatch terhubung ke jaringan seluler secara langsung. Fitur ini biasanya dicari oleh pengguna yang ingin pengalaman lebih praktis, terutama untuk notifikasi real-time, panggilan suara, dan akses data saat berada di luar rumah.

Xiaomi juga menonjolkan pengalaman penggunaan yang lebih mulus dan imersif berkat konektivitas tersebut. Ini menempatkan Watch S5 dalam kategori smartwatch yang tidak hanya berfungsi sebagai aksesori pendamping, tetapi juga perangkat wearable yang lebih mandiri.

Baterai diklaim tahan hingga 21 hari

Salah satu klaim paling menonjol dari Xiaomi adalah masa pakai baterai hingga sekitar 21 hari. Untuk pasar smartwatch, angka ini tergolong kompetitif karena banyak perangkat sekelas masih berada di bawah durasi tersebut, terutama bila fitur konektivitas aktif digunakan secara intensif.

Meski begitu, daya tahan baterai pada penggunaan nyata biasanya dipengaruhi pola pemakaian. Aktivasi GPS, kecerahan tinggi, panggilan suara, serta sinkronisasi data yang sering dapat membuat hasil aktual berbeda dari klaim pabrikan.

Desain masih mempertahankan karakter seri sebelumnya

Dari sisi tampilan, Xiaomi Watch S5 tidak membawa perubahan desain yang drastis. Jam ini tetap memakai bentuk bulat yang sudah identik dengan generasi sebelumnya, lengkap dengan bingkai yang memberi kesan klasik sekaligus premium.

Xiaomi menyematkan crown dengan desain lingkaran konsentris pada bodi perangkat. Material bingkainya menggunakan stainless steel 316L, yang dikenal memiliki ketahanan korosi lebih baik dan umum dipakai pada perangkat wearable premium.

Untuk varian warna tertentu, Xiaomi memberi sentuhan material berbeda. Versi Midnight Blue menggunakan bezel keramik 24 faset, sedangkan varian Forged Carbon memanfaatkan baja dengan proses penempaan berlapis untuk memberi karakter visual yang lebih khas.

Layar terang dan dukungan navigasi lebih akurat

Xiaomi Watch S5 dibekali layar AMOLED 1,48 inci dengan resolusi 480 x 480 piksel. Tingkat kecerahannya mencapai 2.500 nits, angka yang menunjukkan layar ini dirancang tetap mudah dibaca di luar ruangan atau di bawah cahaya matahari terang.

Untuk navigasi dan olahraga, Xiaomi menyematkan chip GNSS frekuensi ganda. Komponen ini diklaim meningkatkan akurasi pelacakan lokasi, termasuk saat pengguna mengaktifkan mode bersepeda dan memakai fitur pengukur daya Bluetooth.

Spesifikasi ini penting bagi pengguna aktif yang mengandalkan data rute dan lokasi secara presisi. Di segmen smartwatch, dukungan GNSS dual-frequency umumnya menjadi nilai tambah karena membantu memperbaiki akurasi dibanding sistem pelacakan standar.

Fitur kesehatan dan tidur ikut ditingkatkan

Xiaomi juga membawa peningkatan pada sensor kesehatan di Watch S5. Perangkat ini dibekali pengaturan sensor empat cahaya dan empat power delivery yang disebut mampu meningkatkan akurasi pelacakan detak jantung hingga 98,4 persen.

Selain itu, algoritma pemantauan tidur telah diperbarui. Xiaomi mengklaim sistem baru ini mampu mendeteksi fase awal tidur dan bangun dengan peningkatan akurasi 11 persen dibanding generasi sebelumnya.

Klaim tersebut menunjukkan fokus Xiaomi tidak hanya pada desain dan baterai, tetapi juga pada pemantauan kesehatan harian. Namun seperti perangkat wearable lain, hasil pelacakan tetap lebih tepat diposisikan sebagai indikator kebugaran, bukan pengganti alat medis profesional.

Integrasi ekosistem Xiaomi makin luas

Watch S5 juga dirancang untuk terhubung dengan ekosistem perangkat Xiaomi yang lebih besar. Smartwatch ini dapat terintegrasi dengan aplikasi Xiaomi Auto pada kendaraan yang kompatibel, termasuk Xiaomi SU7 dan YU7.

Selain itu, pengguna bisa menghubungkan jam ini dengan kunci pintar Xiaomi. Fungsinya mencakup kemampuan untuk melihat rekaman kamera langsung dari layar smartwatch, memperlihatkan arah pengembangan Xiaomi ke ekosistem perangkat yang semakin saling terhubung.

Harga Xiaomi Watch S5 di China

Berikut daftar harga yang diumumkan untuk pasar China:

  1. Xiaomi Watch S5 reguler: 1.199 yuan
  2. Xiaomi Watch S5 eSIM: 1.399 yuan

Untuk pilihan warna, model reguler tersedia dalam opsi hitam dan perak. Sementara varian eSIM hadir dalam warna Forged Carbon dan Midnight Blue.

Sejauh ini, ketersediaan Xiaomi Watch S5 masih terbatas di pasar China. Belum ada indikasi resmi mengenai peluncuran perangkat ini ke Indonesia, sehingga konsumen di pasar global masih perlu menunggu informasi lanjutan dari Xiaomi terkait ekspansi distribusi dan dukungan operator untuk fitur eSIM.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com
Exit mobile version