
Xiaomi mulai memperluas pengujian HyperOS 3.1 ke pasar global setelah lebih dulu menggulirkan versi stabilnya di China. Tahap awal ini masih sangat terbatas karena distribusi dilakukan lewat program beta Mi Pilot untuk sejumlah kecil perangkat flagship.
Berdasarkan laporan Gizmochina yang mengutip Xiaomi Time, gelombang awal HyperOS 3.1 global beta saat ini baru menyasar dua model. Daftar tersebut diperkirakan akan bertambah dalam beberapa hari dan pekan berikutnya seiring perluasan rollout ke lebih banyak wilayah dan perangkat.
Perangkat Xiaomi yang kebagian HyperOS 3.1 global beta pertama
Xiaomi membuka distribusi awal untuk dua perangkat dengan wilayah firmware yang berbeda. Informasi ini penting karena ketersediaan update beta biasanya mengikuti region dan kode perangkat lunak tertentu.
- Xiaomi 17 Ultra (EEA): OS3.0.301.3.WPAEUXM
- Xiaomi 17 (Global): OS3.0.300.7.WPCMIXM
Kedua build tersebut menandai dimulainya fase uji coba global HyperOS 3.1 di luar China. EEA mengacu pada distribusi untuk kawasan Eropa, sementara label Global merujuk pada firmware internasional yang cakupannya lebih luas.
Rollout masih terbatas, tetapi akan meluas
Pada tahap ini, Xiaomi belum membuka beta untuk banyak model Redmi atau POCO. Fokus awal tampaknya masih diarahkan ke lini flagship terbaru, pola yang umum dipakai perusahaan untuk menguji stabilitas sistem sebelum ekspansi lebih luas.
Sumber yang sama menyebut daftar perangkat kompatibel akan terus berkembang. Artinya, pengguna Xiaomi lain masih perlu menunggu pengumuman tambahan, terutama bagi perangkat yang sudah memenuhi syarat basis sistem operasi untuk HyperOS 3.1.
HyperOS 3.1 hanya untuk perangkat dengan Android 16
Salah satu perubahan penting pada siklus kali ini adalah absennya varian HyperOS 3.1 berbasis Android 15. Dengan kata lain, pembaruan ini hanya akan tersedia untuk perangkat Xiaomi, Redmi, dan POCO yang sudah menjalankan Android 16.
Kondisi tersebut membuat jalur pembaruan menjadi lebih ketat dibanding HyperOS 3.0. Bagi pengguna yang perangkatnya masih berada di Android generasi sebelumnya, peluang menerima HyperOS 3.1 kemungkinan bergantung pada kapan pabrikan merilis pembaruan Android 16 untuk model terkait.
Informasi ini juga menjelaskan mengapa daftar beta awal masih pendek. Xiaomi tidak hanya membatasi akses lewat program Mi Pilot, tetapi juga melalui syarat versi Android yang lebih baru.
Cara daftar program beta HyperOS Mi Pilot
Pengguna yang perangkatnya sudah masuk daftar dan berada di region yang didukung dapat mengajukan diri sebagai penguji beta. Namun, build beta umumnya masih mengandung bug, fitur yang belum final, dan potensi gangguan performa.
Karena itu, pemasangan pada perangkat utama tidak selalu disarankan. Pencadangan data penting sebaiknya dilakukan lebih dulu sebelum mencoba firmware uji.
Berikut langkah pendaftarannya berdasarkan panduan yang dirujuk dalam artikel sumber:
- Unduh aplikasi Mi Community lalu buat akun.
- Pastikan region diatur ke Global melalui menu ME > Set up > Change region.
- Pilih program beta yang tersedia untuk perangkat lalu tekan Apply.
- Tekan Answer dan kirim jawaban yang diminta. Nilai setidaknya 60 poin disebut dapat meningkatkan peluang lolos seleksi.
- Tekan Apply lagi untuk mengirim pengajuan.
- Tunggu persetujuan yang dapat memakan waktu hingga tujuh hari. Status bisa dicek di Mi Community > ME > Beta testing.
- Jika disetujui, buka Settings > About phone lalu ketuk HyperOS version untuk memeriksa update.
Apa arti rollout ini bagi pengguna Xiaomi global
Dimulainya HyperOS 3.1 global beta menunjukkan bahwa Xiaomi mulai memindahkan fokus pengembangan dari pasar domestik ke pasar internasional. Langkah ini biasanya menjadi sinyal awal sebelum distribusi yang lebih luas, meski tidak otomatis berarti semua perangkat akan segera menerima versi stabil.
Bagi pengguna flagship terbaru, fase ini membuka akses lebih cepat ke fitur dan penyempurnaan baru. Namun bagi pengguna umum, rollout beta lebih tepat dibaca sebagai indikator kesiapan ekosistem Xiaomi menuju ekspansi HyperOS 3.1 yang bertahap.
Sejauh ini, Xiaomi belum mengumumkan daftar lengkap perangkat global yang akan menerima pembaruan tersebut dalam waktu dekat. Karena itu, pengguna disarankan memantau aplikasi Mi Community, halaman pembaruan sistem, dan informasi regional resmi untuk memastikan apakah perangkat dan firmware yang dipakai sudah masuk jalur HyperOS 3.1 global beta.
Source: www.gizmochina.com







