OnePlus Luncurkan Charger Magnetik 50W, Pendingin Aktif dan Dudukan 360° Jadi Pembeda

OnePlus meluncurkan Magnetic Turbo 2 AirVOOC 50W sebagai pengisi daya nirkabel magnetik baru yang menonjolkan kecepatan, pendinginan aktif, dan dudukan fleksibel. Perangkat ini dipasarkan dengan harga 349 yuan dan ditujukan untuk pengguna ponsel OnePlus, Oppo, serta iPhone yang mendukung pengisian magnetik.

Produk ini menarik perhatian karena tidak hanya menawarkan pengisian cepat 50W, tetapi juga membawa sistem pendingin TEC dan stand yang bisa diputar 360 derajat. Kombinasi tersebut menempatkan Magnetic Turbo 2 sebagai aksesori yang tidak sekadar mengejar daya, melainkan juga kenyamanan pemakaian harian.

Fokus pada pengisian cepat AirVOOC 50W

Berdasarkan informasi peluncuran yang dikutip dari Gizmochina, charger ini mendukung output hingga 50W lewat protokol AirVOOC. Kecepatan tersebut berlaku untuk perangkat Oppo dan OnePlus yang kompatibel saat dipasangkan dengan adaptor SuperVOOC 80W atau lebih tinggi.

Artinya, performa maksimum tidak berdiri sendiri dari unit chargernya. Pengguna tetap memerlukan ekosistem pengisian yang sesuai agar angka 50W benar-benar bisa dicapai dalam penggunaan nyata.

OnePlus juga menyebut perangkat ini memakai penyelarasan magnetik untuk menempelkan ponsel secara lebih presisi. Mekanisme itu membantu posisi pengisian tetap stabil, yang penting untuk efisiensi transfer daya nirkabel.

Untuk pengguna iPhone, charger ini disebut mendukung pengisian nirkabel magnetik Apple. Namun ada satu catatan penting, yakni perangkat ini tidak mendukung standar Qi nirkabel umum.

Ketiadaan dukungan Qi membuat kompatibilitasnya lebih terbatas dibanding charger nirkabel universal. Karena itu, calon pembeli perlu memastikan lebih dulu apakah ponsel yang dipakai memang masuk dalam kategori perangkat yang didukung.

Sistem pendingin aktif jadi pembeda utama

Salah satu fitur paling menonjol pada Magnetic Turbo 2 adalah sistem pendingin TEC. OnePlus membekalinya dengan pelat pendingin semikonduktor, kipas sentrifugal, dan sirip pembuangan panas untuk mengatur aliran udara serta menekan suhu berlebih saat pengisian berlangsung.

Pendekatan ini relevan karena pengisian nirkabel berdaya tinggi biasanya menghasilkan panas lebih besar dibanding pengisian berkabel biasa. Suhu yang terjaga umumnya penting untuk menjaga kestabilan performa dan membantu pengalaman pengisian tetap konsisten.

OnePlus juga menghadirkan beberapa mode pendinginan dan pengisian pada perangkat ini. Pengguna dapat beralih di antara mode daya tinggi, mode kebisingan rendah, dan mode khusus pendinginan dengan ketukan ganda pada charger.

Fitur tersebut memberi fleksibilitas untuk kebutuhan yang berbeda. Saat mengejar kecepatan isi daya, mode daya tinggi bisa dipilih, sementara mode kebisingan rendah lebih cocok digunakan pada malam hari atau di meja kerja.

Dudukan 360 derajat untuk orientasi vertikal dan horizontal

Selain aspek daya, OnePlus menambahkan dudukan terintegrasi yang dapat disesuaikan hingga 360 derajat. Dudukan ini mendukung orientasi vertikal maupun horizontal, sehingga ponsel tetap nyaman dipakai saat panggilan video, membaca notifikasi, atau menonton konten.

Stand tersebut juga dapat dilepas bila pengguna ingin memakai chargernya secara terpisah. Desain seperti ini memberi nilai tambah karena satu aksesori bisa berfungsi sebagai charger meja sekaligus charger magnetik portabel untuk penggunaan yang lebih fleksibel.

Bagi pengguna iPhone, OnePlus menyatakan charger ini mendukung mode StandBy milik Apple. Dukungan itu membuat perangkat bisa berfungsi sebagai layar informasi saat ponsel ditempatkan secara horizontal sambil diisi dayanya.

Ukuran ringkas, tetapi bobot cukup solid

Secara fisik, Magnetic Turbo 2 hadir dengan diameter 63 mm dan tinggi 22,27 mm. Bobotnya tercatat 265 gram termasuk stand, dan varian warna yang diperkenalkan adalah Cloud White.

Dimensi itu menunjukkan perangkat ini relatif ringkas untuk kelas charger magnetik dengan pendingin aktif. Namun bobot 265 gram juga menandakan bahwa perangkat membawa komponen internal yang lebih kompleks dibanding pad nirkabel standar.

Dalam klaim OnePlus, charger ini dapat mengisi daya OnePlus 15T hingga 50 persen dalam sekitar 40 menit. Klaim tersebut memberi gambaran awal soal performa, meski hasil aktual biasanya dapat berbeda bergantung pada suhu ruangan, adaptor yang dipakai, serta kondisi baterai perangkat.

Poin penting yang perlu diperhatikan

Berikut sejumlah hal utama dari OnePlus Magnetic Turbo 2 AirVOOC 50W:

  1. Mendukung pengisian nirkabel magnetik hingga 50W.
  2. Membutuhkan adaptor SuperVOOC 80W atau lebih tinggi untuk performa maksimal.
  3. Kompatibel dengan perangkat Oppo dan OnePlus tertentu.
  4. Mendukung pengisian magnetik Apple untuk iPhone.
  5. Tidak mendukung standar Qi nirkabel umum.
  6. Memakai pendingin TEC dengan kipas dan sirip pelepas panas.
  7. Menyediakan mode daya tinggi, kebisingan rendah, dan cooling-only.
  8. Memiliki stand 360 derajat yang bisa dilepas.
  9. Dijual dengan harga 349 yuan.

Di saat yang sama, OnePlus juga memperkenalkan aksesori pendingin magnetik lain, termasuk cooler 40W yang diklaim mampu menurunkan suhu hingga -22°C serta cooler ponsel magnetik ultra-tipis. Kehadiran beberapa produk ini menunjukkan OnePlus sedang memperluas ekosistem aksesori magnetik dan termal untuk mendukung performa pengisian serta penggunaan ponsel dalam skenario yang lebih intensif.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button