
OnePlus memperkenalkan aksesori pendingin ponsel baru bernama Magnetic Ice Cooling Clip. Perangkat ini disebut sebagai pendingin smartphone magnetik paling tipis di dunia dan diumumkan dalam acara peluncuran OnePlus 15T.
Produk ini ditujukan untuk pengguna yang sering bermain gim, melakukan streaming, atau menjalankan beban kerja berat di ponsel. OnePlus membanderol Magnetic Ice Cooling Clip seharga 179 yuan, dengan fokus pada desain ringkas, ringan, dan tetap fungsional.
Desain tipis dan bobot ringan
Salah satu nilai jual utama perangkat ini ada pada dimensinya yang sangat ramping. OnePlus menyebut titik tertipis pendingin ini hanya 9,8 mm, dengan ukuran bodi 87,6 x 62 x 9,8 mm dan beberapa bagian struktur mencapai 11,9 mm.
Bobotnya juga tergolong ringan, yakni 68 gram. Angka ini membuat aksesori tersebut lebih mudah dipasang ke ponsel tanpa menambah beban berlebihan saat dipakai dalam sesi penggunaan panjang.
Bentuknya dibuat menyerupai power bank mini yang menempel di bagian belakang ponsel. Pendekatan ini penting karena pasar aksesori pendingin biasanya identik dengan ukuran tebal dan desain yang kurang praktis untuk penggunaan harian.
Sistem pendingin dan aliran udara
Untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil, OnePlus menyematkan modul thermoelectric cooling atau TEC. Teknologi ini umum dipakai pada aksesori pendingin aktif karena mampu menurunkan suhu permukaan dengan lebih cepat dibanding solusi pasif biasa.
OnePlus juga memasukkan saluran udara progresif melengkung dan kipas sentrifugal bertekanan dengan tingkat kebisingan rendah. Desain ini dibuat agar udara dingin masuk dari bagian atas, sementara udara panas dibuang ke samping.
Skema aliran udara tersebut punya fungsi ergonomis yang jelas. Tangan pengguna diharapkan tetap lebih nyaman karena embusan panas tidak diarahkan langsung ke area genggaman ketika ponsel dipakai bermain gim atau merekam video.
Dua mode penggunaan
Magnetic Ice Cooling Clip hadir dengan sistem pendinginan dua mode. Pengguna bisa memilih silent mode untuk kebutuhan yang menuntut suara lebih senyap, seperti streaming, fotografi, atau penggunaan umum.
Ada juga performance mode untuk memaksimalkan pendinginan saat ponsel bekerja lebih keras. Mode ini relevan untuk sesi gaming, multitasking berat, atau penggunaan aplikasi yang membuat suhu perangkat cepat meningkat.
Dari sisi kebisingan, OnePlus mencantumkan angka 22 dB pada silent mode. Sementara itu, performance mode beroperasi di tingkat 36 dB, yang masih tergolong moderat untuk aksesori pendingin aktif berukuran kecil.
Magnetik, lintas platform, dan konektivitas Bluetooth
Perangkat ini dipasang secara magnetik ke bodi ponsel. OnePlus menyatakan Magnetic Ice Cooling Clip kompatibel dengan perangkat Android maupun iPhone, sehingga jangkauan pasarnya tidak terbatas pada satu ekosistem.
Daya tarik lainnya ada pada kekuatan magnet hingga 10N. Spesifikasi ini penting karena aksesori pendingin harus menempel dengan aman saat ponsel digerakkan, terutama ketika digunakan dalam orientasi lanskap untuk bermain gim.
OnePlus juga menambahkan dukungan Bluetooth. Fitur ini membuka akses ke pengaturan lanjutan melalui ColorOS X mode, meski rincian lengkap opsi penyesuaian yang tersedia belum dijabarkan lebih jauh dalam informasi awal produk.
Spesifikasi utama OnePlus Magnetic Ice Cooling Clip
- Ketebalan minimum: 9,8 mm.
- Bobot: 68 gram.
- Dimensi: 87,6 x 62 x 9,8 mm.
- Bahan: PC dan aluminium alloy.
- Sistem pendingin: modul TEC, air duct melengkung, kipas sentrifugal.
- Mode operasi: silent mode dan performance mode.
- Kebisingan: 22 dB dan 36 dB.
- Koneksi daya: USB Type-C.
- Input daya maksimum: 5V/3A.
- Harga: 179 yuan.
Selain itu, perangkat ini dilengkapi sistem lampu indikator. Material PC dan aluminium alloy dipilih untuk menjaga keseimbangan antara daya tahan, disipasi panas, dan bobot yang tetap rendah.
Posisi di tengah persaingan aksesori pendingin
Peluncuran ini terjadi saat kategori pendingin ponsel semakin ramai. Sejumlah merek lain juga menghadirkan produk serupa dengan pendekatan berbeda, mulai dari fokus pada daya pendinginan besar hingga desain yang sangat ringan.
Black Shark, misalnya, baru meluncurkan Ice Cooling Back Clip 6 Pro dengan layar penuh warna dan daya pendinginan 35W. Red Magic juga memperkenalkan Cooler 8 Air dengan bobot 65 gram, klaim pendinginan hingga −20°C, dan lampu RGB.
Di tengah persaingan itu, OnePlus mengambil jalur yang berbeda dengan menonjolkan profil bodi ultra-tipis. Strategi ini bisa menarik pengguna yang menginginkan pendingin aktif tetapi tidak ingin aksesori besar mengganggu kenyamanan penggunaan ponsel sehari-hari.
Keputusan OnePlus menghadirkan kompatibilitas untuk Android dan iPhone juga memperluas potensi pasar produk ini. Jika performa pendinginannya sebanding dengan klaim desain tipisnya, Magnetic Ice Cooling Clip berpeluang menjadi salah satu aksesori yang paling menarik untuk pengguna mobile gaming dan kreator konten yang membutuhkan kontrol suhu lebih stabil.
Source: www.gizmochina.com








