Exynos 1680 Resmi Meluncur, Lompatan AI 33% dan Performa Kian Tajam

Samsung resmi memperkenalkan Exynos 1680 sebagai chip kelas menengah terbaru yang membawa lonjakan performa, efisiensi, dan kemampuan AI. Chip ini diposisikan sebagai penerus Exynos 1580 dan diperkirakan akan menjadi otak dari Galaxy A57.

Fokus utama pembaruan ada pada CPU yang lebih bertenaga, GPU yang ditingkatkan, serta NPU dengan performa AI lebih tinggi. Kombinasi itu menempatkan Exynos 1680 sebagai salah satu chipset mid-range paling ambisius yang pernah dirilis Samsung.

Peningkatan performa CPU dan efisiensi fabrikasi

Exynos 1680 diproduksi dengan proses 4nm yang ditingkatkan dari Samsung Foundry. Teknologi ini disebut membawa keseimbangan yang lebih baik antara kinerja dan efisiensi daya dibanding generasi sebelumnya.

Konfigurasinya memakai CPU octa-core dengan lima inti performa dan tiga inti efisiensi. Salah satu inti performa Cortex-A720 berjalan hingga 2,9GHz, empat inti Cortex-A720 lain berada di 2,6GHz, sedangkan tiga inti hemat daya Cortex-A520 memiliki clock 1,95GHz.

Susunan ini menarik karena Samsung menambah porsi inti performa di kelas menengah. Pendekatan tersebut bisa memberi dampak langsung pada kecepatan buka aplikasi, respons sistem, dan kemampuan menangani beban kerja yang lebih berat secara konsisten.

GPU Xclipse 550 bawa grafis lebih kuat

Untuk pengolahan grafis, Samsung membekali chip ini dengan GPU Xclipse 550 berbasis arsitektur AMD RDNA 3. Ini melanjutkan kolaborasi Samsung dan AMD yang sebelumnya sudah hadir di lini Exynos lain.

Menurut data resmi yang dikutip dari pengumuman Samsung, GPU baru ini membawa dua Render Blocks dan dua Work Group Processors. Hasilnya, performa grafis disebut meningkat hingga 15% dibanding generasi sebelumnya.

Peningkatan itu penting untuk game, antarmuka dengan animasi berat, serta pemrosesan visual di aplikasi editing. Exynos 1680 juga mendukung layar Full HD+ dengan refresh rate hingga 144Hz, sehingga perangkat yang memakainya bisa menawarkan pengalaman gulir dan gaming yang lebih mulus.

NPU lebih cepat, AI jadi nilai jual utama

Salah satu sorotan terbesar Exynos 1680 adalah unit pemrosesan AI atau NPU. Samsung menyebut NPU terintegrasi pada chip ini mampu mencapai performa hingga 19,6 TOPS.

Angka tersebut berarti peningkatan sekitar 33% dibanding Exynos 1580. Dalam praktiknya, kenaikan ini berpotensi mempercepat fitur AI di perangkat, mulai dari pemrosesan foto, pengenalan adegan, optimasi daya, hingga fungsi generatif tertentu yang berjalan langsung di ponsel.

Tren industri saat ini memang bergerak ke arah AI on-device. Karena itu, peningkatan NPU pada Exynos 1680 bisa menjadi salah satu alasan utama Samsung mendorong chip ini ke ponsel kelas menengah yang lebih premium.

Memori dan penyimpanan naik kelas

Exynos 1680 sudah mendukung RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1. Dukungan ini biasanya ditemukan pada chip yang lebih tinggi kelasnya, sehingga menjadi peningkatan signifikan untuk segmen menengah.

Secara teknis, kombinasi tersebut dapat mempercepat loading aplikasi dan memperhalus multitasking. Proses pengolahan foto serta video juga berpotensi berjalan lebih cepat karena bandwidth memori dan kecepatan baca tulis penyimpanan lebih tinggi.

Berikut poin penting peningkatan platform memori pada Exynos 1680:

  1. Mendukung LPDDR5X untuk transfer data lebih cepat.
  2. Mendukung UFS 4.1 untuk akses penyimpanan yang lebih responsif.
  3. Membantu performa aplikasi berat dan multitasking.
  4. Berpotensi meningkatkan efisiensi saat memproses media.

Kemampuan kamera dan video lebih matang

Samsung juga memperbarui ISP atau image signal processor pada Exynos 1680. Perbaikan ini diklaim meningkatkan detail, akurasi warna, kontras, dan pengurangan noise, terutama di kondisi minim cahaya.

Chip ini mendukung sensor kamera hingga 200MP. Untuk video, Exynos 1680 mampu merekam hingga 4K 60fps dan mendukung perekaman HDR 10-bit untuk foto maupun video.

Peningkatan ISP penting karena kualitas kamera kini menjadi pembeda utama di kelas menengah. Jika dipadukan dengan sensor yang tepat dan pemrosesan perangkat lunak yang matang, Exynos 1680 berpotensi menghasilkan peningkatan nyata pada hasil foto malam dan video dengan rentang dinamis lebih baik.

Konektivitas lebih modern, termasuk Bluetooth 6.1

Untuk jaringan seluler, modem 5G terintegrasi pada Exynos 1680 mendukung kecepatan unduh hingga 5,1Gbps dan unggah hingga 1,28Gbps pada jaringan sub-6GHz. Pada 4G LTE, kecepatannya bisa mencapai 1,2Gbps untuk unduh dan 211Mbps untuk unggah.

Chip ini juga menjadi Exynos pertama yang menghadirkan Bluetooth 6.1. Fitur konektivitas lain yang ikut tersedia mencakup Wi‑Fi 6E, NFC, GPS dengan dukungan sistem GNSS lain, serta USB 2.0 Type-C.

Jika diringkas, berikut spesifikasi utama Exynos 1680:

Komponen Detail utama
Fabrikasi Proses 4nm Samsung Foundry
CPU 1x Cortex-A720 2,9GHz + 4x Cortex-A720 2,6GHz + 3x Cortex-A520 1,95GHz
GPU Xclipse 550 berbasis AMD RDNA 3
AI NPU hingga 19,6 TOPS
RAM LPDDR5X
Storage UFS 4.1
Kamera Hingga 200MP
Video 4K 60fps, HDR 10-bit
Konektivitas 5G, Wi‑Fi 6E, NFC, Bluetooth 6.1

Dengan spesifikasi itu, Exynos 1680 tampak disiapkan untuk membawa fitur yang sebelumnya identik dengan ponsel premium ke kelas menengah. Jika benar debut di Galaxy A57, chip ini bisa menjadi fondasi penting bagi Samsung untuk memperkuat performa, fotografi, dan pengalaman AI di lini Galaxy A berikutnya.

Source: www.sammobile.com

Berita Terkait

Back to top button