iQOO Neo 11 Pro dan Pro+ Mulai Terkuak, Layar 2K dan Baterai 8.000mAh Jadi Kunci

iQOO disebut sedang menyiapkan dua ponsel baru di lini Neo, yang untuk sementara diperkirakan akan hadir sebagai iQOO Neo 11 Pro dan iQOO Neo 11 Pro+. Bocoran awal mengarah pada kombinasi layar 2K, baterai di atas 8.000mAh, dan chipset kelas atas yang menempatkan keduanya di segmen menengah premium hingga mendekati flagship.

Informasi ini muncul setelah iQOO Neo 11 lebih dulu diperkenalkan di China pada Oktober. Model standar itu sudah membawa Snapdragon 8 Elite dan baterai 7.500mAh, sehingga versi Pro dan Pro+ diperkirakan akan menawarkan peningkatan yang cukup signifikan pada layar, daya tahan, dan konstruksi.

Bocoran spesifikasi awal Neo 11 Pro dan Pro+

Akun pembocor Digital Chat Station di Weibo menyebut ada dua perangkat yang sedang diuji. Nama final kedua perangkat itu belum dipastikan, tetapi banyak pihak menduga keduanya adalah iQOO Neo 11 Pro dan iQOO Neo 11 Pro+.

Menurut bocoran tersebut, kedua ponsel disebut akan memakai layar datar LTPS 2K berukuran 6,83 inci. Panel ini juga dikabarkan mendukung refresh rate sangat tinggi, meski angka pastinya belum diungkap.

Jika informasi ini akurat, layar 2K bisa menjadi nilai jual utama di kelas harga Neo. Sebab, panel beresolusi tinggi umumnya lebih sering muncul pada perangkat flagship atau sub-flagship dengan banderol lebih mahal.

Selain layar, bocoran itu juga menyebut kemungkinan penggunaan frame metal dan sensor sidik jari ultrasonik 3D. Kombinasi ini menunjukkan iQOO mungkin ingin menaikkan kesan premium pada seri Neo generasi berikutnya.

Baterai besar jadi sorotan utama

Salah satu detail yang paling menarik adalah kapasitas baterai yang disebut mulai dari kisaran 8.000mAh. Angka itu akan menjadi peningkatan nyata dibanding iQOO Neo 11 reguler yang saat ini dibekali baterai 7.500mAh.

Bila benar menggunakan baterai silikon generasi baru, iQOO berpotensi menjaga bodi tetap relatif ramping sambil meningkatkan daya tahan. Tren baterai silikon memang mulai banyak dipakai produsen untuk menghadirkan kapasitas lebih besar tanpa lonjakan ukuran fisik yang terlalu ekstrem.

Dari sisi penggunaan harian, baterai di atas 8.000mAh akan sangat menarik untuk gaming, streaming, dan konsumsi multimedia. Seri Neo sendiri selama ini dikenal menonjolkan performa tinggi, sehingga baterai jumbo bisa menjadi pelengkap yang relevan untuk pengguna berat.

Chipset yang dirumorkan

Digital Chat Station juga menyebut dua chipset berbeda untuk kedua model ini. iQOO Neo 11 Pro disebut berpeluang memakai Snapdragon 8 Elite, sedangkan Neo 11 Pro+ dirumorkan menggunakan Dimensity 9500.

Skema itu cukup menarik karena memberi diferensiasi jelas di dalam satu keluarga produk. Snapdragon 8 Elite dikenal kuat di performa CPU dan gaming, sementara Dimensity 9500 diperkirakan akan menyasar efisiensi dan performa tinggi di kelas premium.

Namun, semua detail tersebut masih berstatus bocoran awal. iQOO sampai saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait keberadaan, nama final, maupun spesifikasi kedua perangkat tersebut.

Perbandingan dengan iQOO Neo 11 yang sudah rilis

Sebagai gambaran, iQOO Neo 11 yang telah meluncur di China hadir dengan spesifikasi berikut:

  1. Layar 6,82 inci 2K LTPO AMOLED 144Hz.
  2. Chipset Snapdragon 8 Elite.
  3. Chip gaming Q2.
  4. Baterai 7.500mAh.
  5. Pengisian cepat kabel 100W.
  6. Kamera belakang ganda 50 megapiksel.
  7. Kamera depan 16 megapiksel.
  8. OriginOS 6 berbasis Android 16.

Model ini dijual mulai CNY 2,599 untuk varian 12GB + 256GB. Dengan posisi harga seperti itu, kehadiran versi Pro dan Pro+ bisa membuka ruang bagi iQOO untuk menawarkan fitur yang lebih premium tanpa sepenuhnya masuk ke kelas flagship utama.

Arah strategi iQOO

Laporan eksklusif Gadgets 360 sebelumnya juga menyebut iQOO kemungkinan melewatkan peluncuran ponsel seri Neo di India pada 2026. Langkah itu disebut berkaitan dengan perubahan strategi perusahaan, dari fokus upper mid-range menuju jajaran produk yang lebih berorientasi flagship.

Perubahan ini dinilai dipengaruhi kenaikan biaya dan kebutuhan untuk membedakan produk di pasar yang semakin padat. Jika benar, maka Neo 11 Pro dan Neo 11 Pro+ bisa menjadi contoh bagaimana iQOO mencoba menaikkan standar seri Neo lewat layar lebih tajam, bahan lebih premium, dan baterai yang jauh lebih besar.

Untuk saat ini, perhatian pasar tertuju pada apakah iQOO benar-benar akan membawa panel 2K LTPS 6,83 inci dan baterai 8.000mAh lebih ke seri ini. Selama belum ada pengumuman resmi, spesifikasi tersebut masih perlu diperlakukan sebagai indikasi awal, tetapi bocoran yang beredar sudah cukup menunjukkan bahwa lini Neo berikutnya kemungkinan akan lebih agresif dalam mengejar performa dan daya tahan.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait

Back to top button