WhatsApp Plus Siapkan Setelan Chat Terpadu, Daftar Kustom Kini Bisa Mengatur Diri Sendiri

WhatsApp sedang menyiapkan perubahan besar untuk pengaturan daftar chat kustom melalui layanan berbayarnya, WhatsApp Plus. Fitur ini terdeteksi dalam versi beta Android 2.26.12.8 dan disebut akan menyatukan pengaturan chat untuk setiap daftar atau list yang dibuat pengguna.

Informasi ini penting karena selama ini custom list di WhatsApp lebih banyak berfungsi sebagai alat pengelompokan percakapan. Dengan pembaruan baru, list tidak lagi sekadar folder organisasi, tetapi juga menjadi pusat pengaturan yang bisa diterapkan ke banyak chat sekaligus.

Fitur baru WhatsApp Plus untuk custom list

Laporan WABetaInfo yang pertama kali menyoroti fitur ini menyebut WhatsApp sedang mengembangkan sistem “unified chat settings” untuk list tertentu. Artinya, pengguna nantinya dapat menetapkan satu konfigurasi yang berlaku untuk semua chat dan grup di dalam daftar yang sama.

Saat ini, daftar kustom di bagian atas antarmuka chat hanya membantu pengguna memisahkan percakapan menurut kategori. Fungsinya masih terbatas pada pengelompokan dan opsi seperti mute, sehingga manfaat praktisnya belum terlalu luas bagi pengguna yang mengandalkan WhatsApp setiap hari.

Lewat WhatsApp Plus, kondisi itu akan berubah. Pelanggan layanan ini disebut bisa menerapkan tema chat tertentu ke seluruh percakapan dalam satu kategori hanya dengan satu pengaturan.

Contohnya, daftar “Kerja” dapat diberi tampilan khusus yang berbeda dari daftar “Keluarga” atau “Teman”. Pendekatan ini membuat pengalaman penggunaan lebih rapi dan memudahkan identifikasi konteks percakapan sejak awal.

Bukan hanya tema, nada notifikasi juga bisa dibedakan

Pengembangan fitur ini tidak berhenti pada tampilan visual. WhatsApp Plus juga disebut akan memperluas pengaturan ke profil audio, termasuk nada notifikasi dan ringtone khusus untuk satu list.

Dengan begitu, pengguna dapat langsung mengenali jenis pesan atau panggilan yang masuk tanpa harus membuka layar ponsel. Jika sebuah daftar berisi kontak pekerjaan, misalnya, daftar itu bisa memiliki bunyi notifikasi yang berbeda dari daftar pribadi.

Kemampuan ini berpotensi membantu pengguna yang menerima banyak pesan dari berbagai konteks dalam satu hari. Pemisahan audio berdasarkan kategori juga memberi kontrol lebih besar tanpa perlu mengatur setiap chat satu per satu.

Fitur pewarisan otomatis jadi sorotan utama

Bagian yang paling menonjol dari pembaruan ini adalah mekanisme yang disebut automatic inheritance. Fitur ini berarti chat atau grup baru yang dimasukkan ke sebuah list akan otomatis mewarisi pengaturan yang sudah berlaku di daftar tersebut.

Jika pengguna membuat list “Kerja” dengan tema dan nada notifikasi khusus, maka setiap chat kerja yang ditambahkan ke sana akan langsung mengikuti pengaturan itu. Sistem ini mengurangi langkah manual yang selama ini sering terasa merepotkan, terutama bagi pengguna aktif dengan banyak percakapan.

Skema otomatis semacam ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan WhatsApp. Pengguna tidak perlu lagi membuka pengaturan tiap chat hanya untuk menyeragamkan tampilan atau suara notifikasi berdasarkan kategori.

Mengapa fitur ini relevan bagi pengguna tertentu

Fitur baru ini dinilai paling menarik bagi pengguna intensif atau power user. Kelompok ini biasanya membutuhkan pengaturan yang lebih rinci karena WhatsApp menjadi saluran komunikasi utama untuk pekerjaan, klien, dan urusan pribadi.

Model ini juga berpotensi relevan untuk pekerja lepas, pelaku usaha mandiri, atau profesional yang belum membutuhkan akun bisnis penuh. Di sisi lain, mereka juga merasa fitur WhatsApp biasa masih terlalu terbatas untuk kebutuhan komunikasi yang semakin kompleks.

Sebelumnya, bocoran lain menyebut WhatsApp Plus juga akan memungkinkan pengguna menyematkan hingga 20 chat. Jika digabung dengan sistem pengaturan list yang lebih canggih, arah pengembangan ini menunjukkan WhatsApp sedang membangun paket fitur premium yang fokus pada produktivitas dan personalisasi.

Ringkasan kemampuan yang terungkap di beta

Berikut fitur utama yang sejauh ini terdeteksi dari pembaruan beta:

  1. Penyatuan pengaturan untuk chat dan grup dalam satu list.
  2. Penerapan tema chat khusus untuk seluruh percakapan dalam kategori tertentu.
  3. Penggunaan nada notifikasi dan ringtone berbeda untuk tiap list.
  4. Pewarisan otomatis pengaturan saat chat baru dimasukkan ke list.
  5. Pengelolaan daftar yang lebih cocok untuk kebutuhan komunikasi intensif.

Selain itu, kemunculan fitur ini terjadi setelah WhatsApp meluncurkan Guest Chats belum lama ini. Urutan pengembangan tersebut memperlihatkan bahwa platform ini sedang aktif memperluas cara pengguna mengelola percakapan berdasarkan konteks dan kebutuhan.

Status peluncuran masih menunggu

Meski sudah muncul di beta Android 2.26.12.8, tanggal peluncuran resminya masih belum diumumkan. Namun, karena fitur tersebut sudah berada di jalur pengujian, peluang hadir ke versi stabil dalam beberapa bulan ke depan dinilai cukup besar.

Seperti fitur beta lainnya, rincian akhir masih bisa berubah sebelum dirilis luas. Namun berdasarkan temuan awal WABetaInfo, WhatsApp Plus tampaknya sedang diarahkan menjadi lapisan premium yang menawarkan kontrol lebih dalam atas organisasi chat, personalisasi tampilan, dan pengaturan notifikasi berbasis daftar.

Source: gadgets.beebom.com
Exit mobile version