Samsung resmi menghadirkan dukungan Quick Share ke perangkat Apple pada seri Galaxy S26. Kini pengguna Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra dapat dengan mudah mengirim dan menerima file dari iPhone atau Mac tanpa aplikasi tambahan. Fitur ini memperluas kemampuan Quick Share, sehingga proses berbagi file tidak lagi terbatas pada ekosistem Android saja.
Menurut situs resmi Samsung U.S., fitur ini mulai digulirkan secara bertahap sejak 23 Maret. Korea menjadi negara pertama yang mendapatkan fitur ini, kemudian diikuti wilayah Eropa, Amerika Utara, Asia Tenggara, Jepang, Hong Kong, Taiwan, dan Amerika Latin. Pada tahap awal, dukungan ini hanya tersedia untuk seri Galaxy S26, dan Samsung berencana memperluasnya ke perangkat lain dalam waktu mendatang.
Sejarah Quick Share dan Dukungan ke iPhone
Konsep berbagi file ala AirDrop sebenarnya telah diperkenalkan lebih dulu oleh Google pada Pixel 10 series sejak November tahun lalu. Google membuka interoperabilitas antara Quick Share dengan perangkat Apple secara bertahap, dan fitur ini juga hadir di Pixel 9 series awal tahun ini. Samsung kini mengikuti jejak tersebut dengan membawa dukungan ini ke Galaxy S26 yang baru saja rilis.
Ini merupakan langkah strategis Samsung untuk memudahkan pengguna di ekosistem berbeda agar dapat saling bertukar data tanpa hambatan teknis. Selain Samsung, OPPO juga sudah mengonfirmasi akan mengadopsi fitur serupa pada Find X9 series. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem berbagi file lintas platform mulai menjadi standar baru bagi produsen smartphone.
Cara Mengaktifkan Quick Share untuk Perangkat Apple
Pengguna Galaxy S26 dapat mengaktifkan fitur ini langsung melalui pengaturan perangkat. Caranya cukup mudah:
- Buka menu Settings pada ponsel.
- Pilih bagian Connected devices.
- Masuk ke opsi Quick Share.
- Aktifkan fitur “Share with Apple devices.”
Setelah langkah ini, pengguna bisa langsung mengirim maupun menerima file secara nirkabel dari perangkat Apple di sekitar, dengan pengalaman serupa AirDrop. Pengiriman file juga masih mempertahankan kecepatan dan kemudahan Quick Share seperti biasanya.
Perluasan Dukungan dan Implikasi Pasar
Samsung mulai mengimplementasikan fitur ini secara bertahap demi menjamin kestabilan layanan sekaligus memantau respons pengguna awal. Korea mendapat giliran pertama, kemudian diikuti pasar besar lain yang memiliki pengguna loyal Samsung dan Apple. Dengan adanya dukungan ini, Samsung berharap dapat menarik konsumen yang mungkin ragu beralih karena kendala berbagi data antar perangkat.
Ketersediaan fitur yang semakin luas memberikan nilai tambah penting, khususnya untuk pengguna yang memiliki dua perangkat dari sistem operasi berbeda dalam satu ekosistem sehari-hari. Interoperabilitas ini juga menjadi langkah maju dalam menciptakan ekosistem lebih inklusif tanpa batasan merek.
Pendekatan Samsung dan Masa Depan Quick Share
Dukungan Quick Share ke iPhone menandai evolusi layanan berbagi file Samsung agar tidak lagi eksklusif untuk perangkat Samsung atau Android saja. Dengan mengikuti jejak Google yang telah lebih dulu menjembatani pengguna Android dan iOS, Samsung memastikan bahwa Galaxy S26 tetap relevan dan kompetitif di pasar global.
Pemilik Galaxy S26 kini tidak perlu lagi mengandalkan aplikasi pihak ketiga atau metode transfer file yang rumit saat ingin berbagi data ke iPhone. Hal ini mendorong kemudahan kolaborasi antar perangkat secara signifikan. Samsung berencana memperluas fitur ini ke model lain, menambah variasi perangkat yang bisa saling terhubung dengan lancar.
Dengan inovasi ini, pengguna Galaxy S26 dapat menikmati pengalaman transfer data yang lebih seamless dan efektif, sekaligus membuka peluang baru dalam interaksi perangkat lintas sistem operasi. Ke depannya, fitur seperti ini diharapkan menjadi standar umum untuk kemudahan berbagi file di era multi-platform.
Source: www.idntimes.com