
CIPTA Industrial Sdn Bhd bersiap mencuri perhatian di CloudFest dengan memperkenalkan Infrastruktur AI CIPTA terbaru, termasuk server GPU dan workstation edge yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi AI lokal. Ajang ini menjadi debut internasional pertama bagi merek CIPTA, sekaligus menandai langkah agresif perusahaan manufaktur elektronik canggih asal Malaysia itu ke pasar infrastruktur AI global.
Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung di Europa-Park, Rust, Jerman, pada 23 hingga 26 Maret. Di tengah naiknya kebutuhan komputasi untuk pelatihan model AI, inferensi, dan edge computing, kehadiran CIPTA dinilai relevan karena menawarkan pendekatan yang menekankan kinerja tinggi, efisiensi biaya, dan kendali infrastruktur yang lebih mandiri.
Fokus utama pada server GPU dan edge workstation
CIPTA tidak datang dengan satu produk saja. Perusahaan ini akan membawa dua solusi utama yang menyasar skenario penggunaan berbeda, yakni RG658 PRO untuk kelas server GPU dan cubePRO untuk kebutuhan workstation edge yang lebih ringkas.
Kedua perangkat ini dirancang untuk membantu perusahaan menjalankan beban kerja AI tanpa bergantung penuh pada layanan cloud pihak ketiga. Pendekatan seperti ini semakin diminati karena banyak organisasi ingin menekan biaya operasional, menjaga kedaulatan data, dan mempercepat pemrosesan langsung di lokasi kerja.
RG658 PRO: server 8-GPU untuk beban kerja berat
Salah satu sorotan terbesar CIPTA di CloudFest adalah RG658 PRO yang akan tampil di Booth R41. Server ini dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan Phison dan diposisikan sebagai platform untuk training serta inferensi AI skala besar.
CIPTA mengintegrasikan teknologi Pascari aiDAPTIV dan SSD kelas enterprise ke dalam sistem ini. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menjaga kecepatan akses data dan stabilitas sistem ketika server bekerja terus-menerus dalam lingkungan komputasi intensif.
Untuk mendukung performanya, RG658 PRO memakai desain dual-chamber dengan 14 kipas berukuran 80×56 mm. Kipas tersebut dapat berputar hingga 17.000 rpm, sebuah spesifikasi yang menunjukkan fokus kuat pada pendinginan agar delapan GPU performa tinggi tetap bekerja optimal tanpa mengalami penurunan kinerja akibat panas berlebih.
cubePRO: solusi lebih ringkas untuk edge computing
Selain server rak besar, CIPTA juga akan memperkenalkan cubePRO. Perangkat ini lahir dari kolaborasi dengan Accordance dan hadir dalam bentuk kubus yang dirancang untuk kebutuhan edge workstation.
cubePRO ditujukan untuk skenario edge computing, yaitu komputasi yang dijalankan lebih dekat ke sumber data atau lokasi operasional. Dalam praktiknya, perangkat seperti ini membantu perusahaan memproses data AI langsung di lokasi kerja, sehingga respons lebih cepat dan ketergantungan pada pusat data bisa dikurangi.
Model seperti cubePRO juga relevan bagi industri yang membutuhkan fleksibilitas tinggi. Banyak sektor kini mencari perangkat yang bisa dipasang lebih cepat, lebih mudah diintegrasikan, dan tetap punya tenaga komputasi cukup untuk menjalankan aplikasi AI di lapangan.
Strategi CIPTA memperkuat posisi Asia Tenggara
Langkah CIPTA ke CloudFest juga punya makna yang lebih luas bagi ekosistem teknologi Asia Tenggara. Dengan dukungan InWin Development Inc., CIPTA memiliki akses ke portofolio casing server dan kemampuan integrasi sistem yang lebih matang.
Dukungan tersebut memperkuat posisi CIPTA sebagai penyedia solusi yang tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga menawarkan integrasi end-to-end. Pendekatan ini penting bagi pelanggan korporasi yang membutuhkan one-stop support, mulai dari perakitan, pengujian, hingga penyesuaian sistem sesuai kebutuhan operasional.
Alasan infrastruktur AI lokal makin dilirik
- Perusahaan ingin mengurangi ketergantungan pada cloud publik.
- Beban kerja AI membutuhkan pemrosesan cepat dan stabil.
- Data sensitif lebih aman jika diproses secara lokal.
- Biaya operasional bisa lebih terkendali dalam jangka panjang.
- Infrastruktur bisa disesuaikan lebih fleksibel dengan kebutuhan bisnis.
Dorongan terhadap adopsi AI lokal juga sejalan dengan tren global yang menekankan efisiensi, kontrol data, dan kesiapan operasional. Dalam konteks itu, CIPTA mencoba masuk ke pasar dengan menawarkan perangkat yang tidak hanya kuat di spesifikasi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan perusahaan modern yang ingin menjalankan AI secara mandiri.
Di CloudFest, perusahaan ini akan memanfaatkan panggung global untuk memperlihatkan bahwa manufaktur dan integrasi teknologi dari Malaysia sudah siap bersaing di level internasional. Dengan kombinasi RG658 PRO, cubePRO, dan dukungan ekosistem InWin serta Phison, CIPTA menargetkan posisi yang lebih kuat di pasar infrastruktur AI yang terus berkembang cepat.
Source: pemmzchannel.com







