RCS Masuk Babak Baru, Chat Bisa Langsung Pindah ke Video Call

GSMA memperkenalkan RCS Universal Profile 4.0 sebagai pembaruan besar untuk layanan pesan berbasis Rich Communication Services. Standar ini akan membawa pengalaman baru di aplikasi perpesanan, termasuk dukungan panggilan video langsung dari ruang chat, format teks yang lebih ekspresif, serta kartu pesan kaya untuk kebutuhan bisnis.

Perubahan ini penting karena RCS sudah lama diposisikan sebagai pengganti SMS modern dengan keamanan lebih baik. GSMA menyebut RCS menggunakan enkripsi end-to-end, sehingga pesan yang disadap pihak ketiga tidak bisa diakses, dan pembaruan terbaru itu kini memperluas fungsi RCS ke arah komunikasi yang lebih menyatu.

Panggilan video bisa dimulai dari ruang chat

Fitur utama dalam RCS Universal Profile 4.0 adalah Messaging-Initiated Video Calls atau MIVC. Lewat fitur ini, pengguna bisa memulai panggilan video langsung dari percakapan teks, baik di obrolan pribadi maupun grup.

GSMA menjelaskan bahwa pendekatan ini memungkinkan percakapan berubah dari teks ke video tanpa harus berpindah aplikasi. Dalam praktiknya, pengguna juga dapat mengundang anggota lain untuk bergabung ke panggilan yang sedang berlangsung, mirip pengalaman yang sudah dikenal di beberapa platform pesan populer.

Dukungan lintas perangkat dan jaringan jadi fokus

GSMA Technical Director Tom Van Pelt memperkenalkan standar baru ini dan menekankan bahwa MIVC dirancang agar bekerja di berbagai perangkat dan jaringan seluler. Artinya, RCS tidak hanya mengejar fungsi baru, tetapi juga konsistensi pengalaman saat digunakan di ekosistem yang berbeda.

Klaim lainnya, MIVC membuka jalan bagi pengalaman video call asli pertama yang didukung secara native di banyak perangkat. Namun, penerapan nyata fitur ini tetap bergantung pada kesiapan aplikasi pesan, operator, dan produsen perangkat yang mengadopsi standar tersebut.

Fitur baru yang disiapkan dalam RCS Universal Profile 4.0

  1. Panggilan video yang dimulai langsung dari pesan teks melalui MIVC.
  2. Teks kaya atau rich text untuk menebalkan, memiringkan, dan mencoret tulisan.
  3. Kartu kaya atau rich cards untuk pesan bisnis dengan video tersemat dan tautan yang bisa diputar langsung.
  4. Dukungan backward compatibility agar pesan plain-text tetap bisa ditinjau sebelum dikirim.
  5. Pertukaran audio, video, dan pesan dengan kualitas yang lebih tinggi.

Fitur rich text memberi pengguna kontrol lebih besar saat menulis pesan. Mereka bisa menebalkan teks, memakai huruf miring, atau mencoret kata yang terkirim salah, sehingga percakapan terasa lebih hidup tanpa mengorbankan kejelasan isi pesan.

Dukungan untuk bisnis juga ikut diperluas

Selain untuk percakapan personal, pembaruan ini juga menargetkan kebutuhan komunikasi bisnis. GSMA menambahkan Rich Cards agar pengirim pesan bisnis bisa menanamkan tautan video streaming langsung ke dalam pesan.

Pendekatan itu membuat pengguna tidak perlu mengunduh video untuk melihat isinya. Mereka cukup memutarnya di jendela chat, sementara bisnis memperoleh kontrol lebih besar tentang bagaimana tautan dibuka, misalnya saat menampilkan menu restoran atau informasi produk.

Untuk tugas yang lebih kompleks, seperti pembayaran, bisnis tetap bisa mengarahkan pengguna ke aplikasi khusus. Model ini menjaga percakapan tetap ringkas, tetapi tetap memberi jalur lanjutan saat transaksi membutuhkan langkah tambahan.

Apple dan Google belum memberi sinyal integrasi

Meski GSMA sudah merilis standar baru ini, hingga kini Google dan Apple belum mengumumkan integrasi RCS Universal Profile 4.0 ke dalam aplikasi perpesanan mereka. Hal ini penting karena adopsi standar RCS biasanya bergantung pada dukungan ekosistem besar agar fitur bisa dinikmati secara luas oleh pengguna akhir.

Di banyak pasar, RCS memang semakin diperkuat sebagai pengganti SMS tradisional. Namun, keberhasilan pembaruan seperti MIVC akan ditentukan oleh kecepatan implementasi lintas platform, kesiapan operator, serta seberapa cepat aplikasi pesan populer menyelaraskan diri dengan standar baru tersebut.

Bagi pengguna, arah pengembangannya jelas: percakapan teks tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi pintu masuk ke video call, teks yang lebih ekspresif, dan interaksi bisnis yang lebih interaktif dalam satu ruang yang sama.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait

Back to top button