
Samsung kembali mendorong batas ponsel kelas menengah lewat Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G. Dua model ini kini membawa banyak fitur AI yang selama ini lebih sering muncul di ponsel flagship, terutama pada aspek yang benar-benar dipakai sehari-hari.
Langkah ini penting karena pasar menengah biasanya selalu berkompromi antara harga dan kecerdasan software. Dengan harga mulai $450 untuk Galaxy A37 dan $550 untuk Galaxy A57, Samsung mencoba menghapus jarak itu tanpa mengorbankan daya tarik utama seri A.
AI yang terasa berguna, bukan sekadar jargon
Samsung membekali kedua ponsel ini dengan Awesome Intelligence lewat One UI 8.5. Fitur yang dibawa mencakup transkripsi suara di aplikasi perekam, ekstraksi teks berbasis AI, dan bantuan multitasking yang lebih pintar.
Paket ini menempatkan AI pada fungsi yang praktis. Pengguna bisa memindahkan isi rekaman jadi teks, menyalin informasi dari gambar, dan berpindah antar-aplikasi dengan lebih efisien.
Samsung juga memperbaiki fitur yang sudah dikenal. Object Eraser kini disebut menghasilkan edit foto yang lebih natural, sementara Circle to Search menjadi lebih cerdas karena bisa mengenali beberapa objek sekaligus.
Fitur kamera ikut naik kelas
Peningkatan paling menarik ada di sisi fotografi berbasis AI. Galaxy A57 mendapat Best Face untuk membantu memperbaiki foto grup yang kurang ideal, sedangkan kemampuan pencarian visual juga dibuat lebih pintar.
Di atas kertas, ini membuat seri A mendekati pengalaman ponsel premium pada momen yang paling sering dipakai pengguna. Bukan hanya memotret, tetapi juga mengolah hasil foto dengan bantuan software yang semakin matang.
Berikut ringkasan fitur unggulan yang menonjol pada kedua model:
- Transkripsi suara di aplikasi perekam
- Ekstraksi teks berbasis AI
- Multitasking yang lebih pintar
- Object Eraser yang lebih natural
- Circle to Search yang bisa mengenali beberapa objek
- Best Face khusus Galaxy A57
Spesifikasi yang tidak kalah menarik
Samsung tidak hanya mengandalkan software. Galaxy A57 dan Galaxy A37 sama-sama memakai layar 6,7 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan Vision Booster untuk visibilitas luar ruang yang lebih baik.
Perbedaannya ada pada panel dan desain. Galaxy A57 memakai Super AMOLED+ dengan bodi tipis 6,9 mm, sedangkan Galaxy A37 menggunakan Super AMOLED standar.
Di sektor kamera, keduanya membawa kamera utama 50MP, kamera makro 5MP, dan kamera depan 12MP. Galaxy A57 mendapat lensa ultra-wide 12MP, sementara Galaxy A37 memakai ultra-wide 8MP.
Baterai besar, pengisian cepat, dan dukungan panjang
Kedua model dibekali baterai 5.000mAh. Samsung menyebut Super Fast Charging 2.0 bisa mengisi daya hingga 60% dalam sekitar 30 menit, meski charger 45W harus dibeli terpisah.
Untuk performa jangka panjang, Galaxy A57 juga mendapat vapor chamber yang 13% lebih besar dibanding model sebelumnya. Peningkatan ini ditujukan agar performa tetap stabil saat bermain gim atau menjalankan beban berat.
Soal memori, Galaxy A57 hadir dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB atau 256GB. Galaxy A37 mulai dari RAM 6GB pada varian 128GB dan naik ke RAM 8GB untuk varian 256GB.
Kedua ponsel juga sudah mengantongi sertifikasi IP68. Artinya, perangkat ini tahan terhadap air dan debu dalam level yang biasanya hanya ditemukan pada ponsel yang lebih mahal.
Samsung turut menjanjikan hingga enam kali pembaruan Android dan enam tahun update keamanan. Fitur keamanan seperti Knox Vault, Auto Blocker, dan Privacy Alerts juga disiapkan untuk memberi perlindungan tambahan saat pengguna memakai ponsel dalam aktivitas harian.
Harga dan ketersediaan
Galaxy A57 5G akan tersedia di Amerika Serikat mulai April 9, 2026, dengan harga $550. Varian yang tersedia melalui Samsung hadir dalam warna Awesome Navy.
Galaxy A37 5G dibanderol mulai $450 dan hadir dalam Awesome Charcoal atau Awesome Lavender dari Samsung. Best Buy akan menjual varian Graygreen, sementara Amazon menyediakan Awesome White.
Langkah Samsung ini memperlihatkan perubahan besar di kelas menengah, karena fitur AI yang dulu terasa eksklusif kini hadir di perangkat bawah $600. Jika implementasinya konsisten di pemakaian harian, Galaxy A57 dan Galaxy A37 bisa menjadi tolok ukur baru bagi ponsel midrange yang ingin mendekati pengalaman flagship di titik yang paling penting.
Source: www.androidcentral.com








