Vivo X300 Ultra semakin dekat ke debut resminya setelah perangkat ini muncul di Geekbench dengan nomor model V2547DA. Hasil pengujian tersebut memberi gambaran awal soal performa, spesifikasi inti, dan sistem operasi yang dipakai sebelum peluncuran globalnya.
Dalam daftar Geekbench, Vivo X300 Ultra mencatat skor single-core 3.722 dan multi-core 11.621. Angka itu menempatkannya sebagai salah satu ponsel flagship yang langsung menarik perhatian, terutama karena hasil tersebut juga mengonfirmasi chipset anyar Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Apa yang terungkap dari Geekbench
Kemunculan di Geekbench menjadi sinyal kuat bahwa Vivo sedang berada di tahap akhir persiapan produk. Basis data benchmark kerap mengungkap konfigurasi perangkat jauh sebelum pengumuman resmi, sehingga informasi ini biasanya cukup relevan untuk membaca arah spesifikasi final.
Vivo X300 Ultra disebut membawa RAM 16 GB LPDDR5X dan menjalankan Android 16 dengan lapisan OriginOS 6. Kombinasi ini biasanya ditujukan untuk menjaga performa multitasking tetap stabil dan memberi pengalaman antarmuka yang lebih segar.
Spesifikasi yang sudah mengemuka
Selain dapur pacu, sejumlah detail lain juga mulai beredar dan memperkuat posisi X300 Ultra sebagai model paling ambisius di lini X300. Salah satu fokus utamanya ada pada penyimpanan dan efisiensi sistem, yang diduga didukung oleh UFS 4.1 untuk akses data yang lebih cepat.
Berikut ringkasan informasi yang sudah terdeteksi sejauh ini:
- Model number: V2547DA
- Chipset: Snapdragon 8 Elite Gen 5
- RAM: 16 GB LPDDR5X
- Sistem operasi: Android 16 dengan OriginOS 6
- Penyimpanan: kemungkinan UFS 4.1
- Skor Geekbench: 3.722 single-core dan 11.621 multi-core
Klik uji performa seperti ini memang belum bisa mewakili pengalaman pemakaian harian secara penuh, tetapi angka yang muncul memberi indikasi bahwa Vivo menyiapkan perangkat ini untuk kelas premium. Hal itu sejalan dengan pola produk Ultra yang biasanya memadukan performa tinggi dan fitur kamera unggulan.
Kamera jadi daya tarik utama
Berdasarkan informasi yang sudah beredar, sektor kamera diperkirakan menjadi keunggulan terbesar Vivo X300 Ultra. Ponsel ini disebut mengusung kamera utama 200 MP, kamera periskop 200 MP, dan kamera ultrawide 50 MP dengan lensa Zeiss.
Susunan tersebut menunjukkan arah pengembangan yang jelas: Vivo tampaknya ingin membawa X300 Ultra ke level kompetisi fotografi mobile yang lebih agresif. Kehadiran Zeiss optics juga penting karena merek ini selama beberapa generasi terakhir menjadi salah satu nilai jual utama kerja sama Vivo di kelas flagship.
Layar dan baterai juga ikut diperkuat
Di sisi depan, Vivo X300 Ultra dikabarkan memakai layar 6,82 inci 2K 120Hz LTPO AMOLED. Panel seperti ini biasanya menawarkan tampilan tajam, transisi mulus, dan efisiensi daya yang lebih baik berkat refresh rate adaptif.
Bagian daya juga terlihat serius. Vivo disebut menanamkan baterai 7.000mAh dengan dukungan pengisian kabel 100W serta pengisian nirkabel 40W, konfigurasi yang cukup jarang untuk ponsel kelas premium dengan fokus kamera besar.
Jadwal peluncuran dan posisi di pasar
Peluncuran Vivo X300 Ultra di China dijadwalkan pada 30 Maret 2026, sedangkan debut globalnya diperkirakan menyusul sekitar April 2026. Waktu rilis ini memberi ruang bagi Vivo untuk membangun ekspektasi lewat bocoran spesifikasi, benchmark, dan sertifikasi yang biasanya muncul bertahap.
Dengan kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM besar, layar LTPO 2K, serta kamera beresolusi tinggi, Vivo X300 Ultra terlihat diposisikan sebagai pesaing serius di segmen flagship ultra-premium. Informasi tambahan kemungkinan akan terus muncul menjelang peluncuran, terutama terkait konfigurasi final kamera, fitur OriginOS 6, dan detail desain yang belum sepenuhnya dipublikasikan.
Source: gadgets.beebom.com