Galaxy A57 Muncul Sebagai Pilihan Paling Masuk Akal, Tapi Pesaingnya Makin Keras

Samsung kembali menempatkan seri Galaxy A sebagai opsi utama bagi pembeli yang tidak ingin mengeluarkan dana besar untuk ponsel baru. Dari dua model yang diuji, Galaxy A57 muncul sebagai kandidat paling kuat untuk menjadi Samsung yang paling banyak dibeli tahun ini karena menawarkan kombinasi desain lebih premium, performa lebih mulus, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang.

Di kelas menengah, keputusan pembelian sering ditentukan oleh keseimbangan antara harga, daya tahan, dan pengalaman harian. Dalam hal itu, Galaxy A57 terlihat lebih dekat ke rasa flagship dibanding banyak rival di kelasnya, meski tetap mempertahankan identitas seri A yang selama ini populer.

Desain lebih tipis, lebih ringan, dan terasa lebih mahal

Perbedaan paling terasa ada pada bodi. Galaxy A57 memakai rangka metal dan kaca Corning Gorilla Glass Victus 2 di depan dan belakang, dengan bobot 179 gram serta ketebalan 6,9 mm.

Sebagai pembanding, Galaxy A37 menggunakan rangka plastik, Gorilla Glass Victus Plus, bobot 196 gram, dan ketebalan 7,4 mm. Keduanya sama-sama membawa layar 6,7 inci, tetapi bezel pada Galaxy A57 terlihat lebih tipis sehingga tampilannya terasa lebih modern.

Susunan tombol yang sedikit melengkung di sisi bodi juga tetap dipertahankan Samsung. Detail kecil ini membuat ponsel lebih nyaman digenggam, terutama untuk penggunaan lama.

Performa dan software jadi pembeda penting

Samsung membekali Galaxy A37 dengan Exynos 1480, sedangkan Galaxy A57 memakai Exynos 1580. Di atas kertas, selisihnya tidak terdengar jauh, tetapi dalam penggunaan langsung Galaxy A57 terasa lebih halus saat berpindah aplikasi dan menjalankan animasi antarmuka.

Galaxy A57 juga membawa RAM dasar 8GB LPDDR5X, dibanding 6GB pada Galaxy A37. Perbedaan ini mendukung pengalaman multitasking yang lebih stabil dan memberi sinyal bahwa Galaxy A57 lebih siap dipakai dalam jangka panjang.

Kedua ponsel menjalankan Android 16 dengan One UI 8.5, sehingga pengalaman dasarnya tetap konsisten khas Samsung. Selain itu, Samsung menjanjikan enam tahun pembaruan sistem operasi dan keamanan untuk keduanya, meningkat dari empat tahun pada generasi sebelumnya.

Kamera tidak berubah besar, tetapi pemrosesannya meningkat

Secara konfigurasi, Samsung belum mengubah pendekatan kamera secara drastis. Galaxy A57 masih mengandalkan kamera utama 50MP, kamera ultra-lebar 12MP, dan kamera makro 5MP.

Galaxy A37 juga memakai kamera utama 50MP, tetapi kamera ultra-lebarnya turun ke 8MP, dengan kamera makro 5MP. Meski angka kamera tidak melonjak besar, Samsung menyebut pembaruan ISP membuat rana lebih cepat dan transisi antar kamera lebih mulus.

Peningkatan itu terlihat pada Galaxy A57 saat berganti dari kamera utama ke kamera ultra-lebar. Samsung juga menyempurnakan HDR video dan mode potret agar pemisahan subjek dan latar belakang lebih akurat.

Baterai sama besar, fitur pengisian dan pendinginan ditingkatkan

Kedua model menggunakan baterai 5.000mAh. Keduanya juga mendukung Super Fast Charging 2.0 yang diklaim mampu mengisi daya hingga 60% dalam 30 menit.

Galaxy A57 mendapat tambahan vapor chamber 13% lebih besar, yang seharusnya membantu menjaga suhu saat dipakai untuk bermain gim atau multitasking berat. Di sisi software, Samsung menambahkan fitur Circle to Search dengan opsi Find the Look, serta memberi kemampuan berpindah antara Gemini dan Bixby untuk perintah suara secara langsung.

Harga dan posisi di pasar

Samsung mematok Galaxy A57 mulai dari $550, sementara Galaxy A37 mulai dari $450. Keduanya tersedia mulai 9 April, dan di Inggris Galaxy A57 dibanderol mulai £529 untuk varian 8GB/256GB, sedangkan Galaxy A37 mulai £399 untuk varian 6GB/128GB.

Berikut ringkasan singkat perbedaannya:

Model Bodi Chipset RAM dasar Harga mulai
Galaxy A57 Metal, Victus 2 Exynos 1580 8GB $550
Galaxy A37 Plastik, Victus Plus Exynos 1480 6GB $450

Meski Galaxy A57 terlihat paling matang di jajaran ini, Samsung kini menghadapi persaingan yang lebih ketat dari Nothing dan Motorola di segmen yang sama. Itu membuat keputusan pembeli tidak lagi hanya soal memilih Samsung, tetapi juga menimbang apakah fitur premium Galaxy A57 cukup kuat untuk mengalahkan alternatif lain di kelas harga yang sama.

Exit mobile version