Mini PC Ini Terlalu Ganas untuk Ukurannya, Gmktec Evo-T2S Bawa 180 TOPS dan RAM 64GB

Gmktec meluncurkan mini PC Evo-T2S di China dengan fokus pada performa komputasi ringkas berkelas tinggi. Perangkat ini menggabungkan prosesor Intel Core Ultra X7 358H, RAM 64GB, dan kemampuan AI hingga 180 TOPS untuk menyasar kebutuhan kerja modern yang makin bergantung pada akselerasi AI.

Produk ini sudah tercantum di JD.com dengan harga 14,999 yuan. Kehadirannya menempatkan Evo-T2S di segmen mini PC premium yang tidak hanya mengejar ukuran kecil, tetapi juga kinerja untuk produktivitas berat, grafis, dan beban kerja AI.

Prosesor dan performa AI jadi sorotan utama

Inti utama Evo-T2S adalah Intel Core Ultra X7 358H. Berdasarkan data pada artikel referensi, chip ini dibangun dengan proses 18A 1.8nm dan membawa konfigurasi 16 inti yang terdiri dari 4 performance core, 8 efficiency core, dan 4 low-power core.

Kecepatan boost prosesor ini disebut mencapai 5.1GHz. Kombinasi tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi daya dalam bodi mini PC yang ringkas.

Nilai jual terbesar perangkat ini ada pada performa AI hingga 180 TOPS dengan format INT8. Gmktec juga menyematkan Intel NPU 5 untuk membantu optimalisasi inferensi AI serta pembagian beban kerja yang lebih efisien antara CPU dan GPU.

Dalam konteks pasar PC terbaru, kehadiran NPU menjadi semakin penting karena aplikasi kreatif, produktivitas, dan otomasi mulai memanfaatkan pemrosesan AI lokal. Ini membuat Evo-T2S tidak hanya relevan untuk penggunaan kantor biasa, tetapi juga untuk pengguna yang membutuhkan pemrosesan model AI secara lebih cepat di perangkat.

GPU Intel Arc B390 untuk gaming dan kreasi konten

Di sisi grafis, Gmktec memasangkan Evo-T2S dengan Intel Arc B390. GPU ini memiliki 12 inti Xe3 dan clock hingga 2.5GHz, sehingga ditujukan untuk menangani gaming 1080p, penyuntingan video, dan rendering 3D.

GPU tersebut juga membawa unit ray tracing serta 96 XMX AI cores. Dukungan terhadap XeSS upscaling dan AI frame generation memberi ruang peningkatan performa visual, terutama untuk game dan aplikasi yang sudah kompatibel dengan ekosistem grafis Intel terbaru.

Bagi pengguna mini PC, kombinasi CPU kelas atas dan GPU diskret seperti ini tergolong menarik. Sebab, banyak perangkat sejenis masih mengandalkan grafis terintegrasi, sementara Evo-T2S mencoba menawarkan lompatan kemampuan grafis dalam ukuran yang tetap padat.

RAM besar dan penyimpanan fleksibel

Gmktec membekali perangkat ini dengan RAM LPDDR5X 64GB berkecepatan 8533 MT/s. Kapasitas sebesar ini tergolong besar untuk kelas mini PC, terutama bagi pengguna yang menjalankan multitasking berat, virtualisasi, pengolahan media, atau alur kerja berbasis AI.

Untuk penyimpanan, artikel referensi menyebut Evo-T2S hadir dengan SSD 853GB. Selain itu, tersedia dua slot M.2 2280 yang mendukung PCIe Gen5 dan Gen4, dengan total kapasitas penyimpanan hingga 16TB.

Perangkat ini juga mengusung teknologi aiDAPTIV+ dari Phison. Teknologi tersebut memungkinkan data model AI dialihkan ke SSD, dengan tujuan meningkatkan performa dan mengurangi beban pada memori utama.

Fitur seperti ini penting karena model AI lokal cenderung membutuhkan ruang besar dan akses data cepat. Dengan pendekatan tersebut, mini PC dapat menangani skenario AI lebih efisien tanpa bergantung penuh pada RAM.

Konektivitas lengkap, termasuk OCuLink

Untuk koneksi nirkabel, Evo-T2S memakai modul AMD RZ717 yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Ini memberi fondasi konektivitas modern untuk kebutuhan jaringan cepat dan perangkat periferal terbaru.

Di sisi jaringan kabel, Gmktec menyediakan dua port Ethernet, yaitu 10GbE dan 2.5GbE. Konfigurasi ini relevan untuk pengguna profesional, server rumahan, kreator konten, atau lingkungan kerja yang memerlukan transfer data berkecepatan tinggi.

Port lain yang tersedia juga cukup lengkap, yakni HDMI 2.0, DisplayPort 1.4, serta dua USB4. Salah satu fitur yang paling menonjol adalah hadirnya antarmuka OCuLink berbasis PCIe Gen4x4 untuk menghubungkan GPU desktop eksternal.

Keberadaan OCuLink membuat Evo-T2S lebih fleksibel dari mini PC biasa. Pengguna dapat memulai dengan konfigurasi bawaan, lalu meningkatkan performa grafis jika sewaktu-waktu membutuhkan daya lebih untuk rendering, simulasi, atau game yang lebih berat.

Dimensi ringkas dengan pendinginan khusus

Secara fisik, Evo-T2S memiliki bobot 930 gram dengan dimensi 154 x 151 x 73.6 mm. Ukuran ini tetap tergolong kompak untuk perangkat yang membawa spesifikasi tinggi dan opsi ekspansi yang luas.

Gmktec memakai sistem pendingin dua kipas dengan vapor chamber. Sistem ini disebut mendukung daya CPU hingga 54W dan konsumsi daya puncak sampai 60W, sehingga pendinginan menjadi faktor penting untuk menjaga performa tetap stabil dalam bodi kecil.

Perusahaan juga sudah memasang perangkat lunak Claw agar pengalaman penggunaan lebih siap pakai. Pendekatan plug-and-play ini dapat memudahkan pengguna yang ingin langsung menggunakan perangkat tanpa banyak pengaturan awal.

Berikut ringkasan spesifikasi utama Evo-T2S:

  1. Prosesor: Intel Core Ultra X7 358H
  2. CPU: 16 inti, boost hingga 5.1GHz
  3. AI: hingga 180 TOPS, Intel NPU 5
  4. GPU: Intel Arc B390, 12 Xe3 cores
  5. RAM: 64GB LPDDR5X 8533 MT/s
  6. Storage: SSD 853GB + dual M.2 hingga 16TB
  7. Konektivitas: Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, 10GbE, 2.5GbE
  8. Port: HDMI 2.0, DP 1.4, dual USB4, OCuLink
  9. Bobot: 930 gram
  10. Harga: 14,999 yuan

Gmktec juga dikabarkan menyiapkan varian lebih tinggi dengan Core Ultra X9 388H. Informasi itu menunjukkan lini Evo-T2S kemungkinan akan terus dikembangkan untuk pengguna yang membutuhkan performa lebih agresif di format mini PC.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button