Erajaya Digital resmi membawa Nothing Headphone (a) ke pasar Indonesia sebagai opsi baru bagi pengguna yang mencari headphone over-ear dengan desain berbeda dan fitur audio kelas premium. Produk ini hadir dengan ciri transparan khas Nothing, sekaligus menawarkan kenyamanan pakai yang lebih baik dan pengalaman mendengar yang lebih fokus.
Kehadiran perangkat ini memperkuat lini audio Nothing di Indonesia, terutama untuk konsumen yang menginginkan perangkat bergaya futuristis tanpa mengorbankan performa suara. Erajaya Digital menempatkan produk ini sebagai perangkat yang relevan untuk aktivitas harian, mulai dari kerja, perjalanan, hingga hiburan santai.
Desain transparan yang jadi identitas
Nothing Headphone (a) mempertahankan bahasa desain transparan yang selama ini lekat dengan Nothing. Tampilan ini membuatnya menonjol di antara headphone over-ear lain yang umumnya tampil lebih konservatif.
Secara fisik, perangkat ini memiliki dimensi 177,0 mm x 78 mm x 190,4 mm dengan bobot 310 gram. Ukuran tersebut cukup mendukung penggunaan jangka panjang karena tidak terasa terlalu besar untuk dipakai saat berpindah tempat atau bekerja dalam durasi lama.
Fokus pada kenyamanan dan mobilitas
Nothing menyiapkan headphone ini untuk pemakaian harian yang aktif. Karena itu, perangkat ini juga dibekali carry pouch ringan agar pengguna lebih mudah membawanya bepergian.
CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi mengatakan perusahaan ingin menghadirkan perangkat teknologi inovatif yang selaras dengan gaya hidup konsumen masa kini. Ia menyebut Nothing Headphone (a) menawarkan kombinasi desain unik, kualitas audio premium, dan fitur modern yang membuat pengalaman menikmati musik maupun konten audio lebih maksimal.
Fitur utama yang menonjol
Berikut sejumlah kelebihan yang menjadi nilai jual Nothing Headphone (a):
- Desain transparan khas Nothing yang ikonik.
- Driver 40mm dengan rentang frekuensi 20 Hz hingga 40.000 Hz.
- Adaptive ANC yang mampu meredam kebisingan hingga 40 dB.
- Baterai besar 1060 mAh dengan dukungan USB-C.
- Fast charging yang memberi hingga 8 jam pakai dari pengisian 5 menit saat ANC nonaktif.
- Dukungan Bluetooth 5.4 dan dual connection.
- Kompatibel dengan Android 5.1 ke atas dan iOS 13 ke atas.
- Dukungan codec AAC, SBC, dan LDAC.
Daftar fitur itu menunjukkan bahwa Nothing tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga pengalaman pakai yang praktis untuk pengguna modern. Kehadiran dual connection juga memudahkan perpindahan antar perangkat, misalnya dari laptop ke ponsel tanpa proses yang merepotkan.
Baterai besar untuk pemakaian panjang
Daya tahan baterai menjadi salah satu aspek paling menarik dari produk ini. Nothing Headphone (a) diklaim mampu bertahan hingga 135 jam tanpa ANC dan hingga 75 jam dengan ANC aktif dalam penggunaan normal.
Untuk pengisian penuh, baterai rechargeable lithium-ion berkapasitas 1060 mAh ini dapat terisi sekitar dua jam melalui USB-C. Sementara itu, fitur fast charging memberi kemudahan bagi pengguna yang butuh daya cepat sebelum berangkat atau saat jeda singkat.
Kualitas suara dan peredam bising
Nothing membekali headphone ini dengan driver 40mm serta diafragma berbahan PEN+PU dengan lapisan titanium untuk menghasilkan suara yang jernih dan seimbang. Karakter ini ditujukan agar pengguna bisa menikmati detail musik dengan lebih baik di berbagai genre.
Fitur Adaptive ANC juga menjadi andalan karena mampu meredam kebisingan hingga 40 dB. Dengan kemampuan itu, pengguna bisa tetap fokus saat berada di transportasi umum, ruang kerja terbuka, atau lingkungan ramai lainnya.
Harga dan ketersediaan di Indonesia
Nothing Headphone (a) sudah bisa dipesan lewat pre-order pada 21-31 Maret 2026 di toko erafone tertentu serta Urban Republic. Konsumen yang ikut pre-order akan mendapatkan Nothing Exclusive Gift dan Voucher Eraspace senilai Rp400.000.
Produk ini kemudian tersedia mulai 1 April 2026 melalui jaringan ritel erafone, Urban Republic, Official Store erafone dan Nothing di Tokopedia dan Shopee, serta platform e-commerce Eraspace dengan harga Rp 2.999.000. Pilihan warna yang ditawarkan juga cukup beragam, yakni putih, hitam, pink, dan kuning.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: inet.detik.com








