Pencinta konser kini punya alasan baru untuk lebih serius saat merekam momen favorit di panggung. KompasTekno bersama Samsung menggelar kelas khusus bertajuk “Creator Lab: Concert Mode with Galaxy S26 Ultra” untuk membantu penonton membuat foto dan video konser yang lebih tajam, stabil, dan layak dibagikan ke media sosial.
Kelas ini hadir di tengah kebutuhan besar para penggemar musik yang tidak hanya datang untuk menikmati pertunjukan, tetapi juga untuk mengabadikan momen spesial. Tantangannya cukup banyak, mulai dari pencahayaan yang minim, gerakan cepat dari penampil, hingga hasil foto yang terlihat pecah saat di-zoom.
Mengapa kelas ngonten konser ini menarik
Konser selalu menjadi ruang yang dinamis dan sulit diprediksi. Lampu panggung bergerak cepat, jarak ke artis sering jauh, dan kondisi arena tidak selalu mendukung untuk menghasilkan gambar yang jernih.
Karena itu, kemampuan menangkap momen konser tak lagi bergantung pada keberuntungan. Pengguna kini perlu memahami teknik dasar fotografi, pemilihan sudut, serta pengaturan kamera yang sesuai dengan kondisi panggung.
KompasTekno menyebut kelas ini berbasis pengalaman langsung dari liputan berbagai konser sepanjang 2023 hingga 2025. Deretan konser yang dijadikan acuan mencakup Seventeen dan Bruno Mars di Rajamangala Stadium Bangkok, Taylor Swift dan Coldplay di Singapore National Stadium, Maroon 5 di Jakarta International Stadium, G-Dragon dan J-Hope BTS di Indonesia Arena, serta Blackpink World Tour di Stadium Gelora Bung Karno.
Perangkat yang jadi sorotan
Samsung menempatkan Galaxy S26 Ultra sebagai perangkat utama dalam kelas ini. Ponsel tersebut membawa kamera utama 200 MP yang lebih terang, lensa telefoto ganda dengan kemampuan zoom hingga 25x, serta aperture rendah yang membantu foto tetap cerah saat cahaya panggung terbatas.
Fitur itu menjadi penting bagi penonton konser yang ingin memotret artis dari jarak jauh tanpa kehilangan detail. Dalam situasi stadion yang luas, kemampuan zoom dan ketahanan kamera pada kondisi low light sering menjadi pembeda antara foto yang sekadar tersimpan dan foto yang layak dipamerkan.
KompasTekno juga menekankan bahwa kelas ini tidak hanya membahas fotografi. Peserta akan diajak mempelajari perekaman video, memahami fitur kamera, lalu mempraktikkan langsung cara membuat konten foto dan video yang lebih optimal.
Fakta penting pendaftaran Creator Lab
Berikut informasi yang diumumkan penyelenggara:
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Pendaftaran early bird | 24–29 Maret 2026 |
| Tanggal acara | 7 April 2026 |
| Waktu | 16.00–18.00 WIB |
| Lokasi | Nako, Cipete |
| Kuota | 30 peserta |
| Harga early bird | Rp 65.000 termasuk makan & minum |
| Harga normal | Rp 120.000 termasuk makan & minum |
Pendaftaran dilakukan melalui tautan yang disediakan penyelenggara. Untuk pertanyaan lebih lanjut, peserta dapat menghubungi Instagram @teknokompas atau TikTok @kompastekno melalui pesan langsung.
Apa yang bisa dipelajari peserta
Kelas Creator Lab dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis para pencinta konser yang ingin meningkatkan kualitas konten. Materi yang dibahas mencakup teori dasar fotografi dan videografi, sesi tanya jawab interaktif, serta latihan langsung membuat foto dan video.
Pendekatan seperti ini relevan karena banyak penonton konser kini mengandalkan ponsel sebagai alat utama dokumentasi. Mereka tidak hanya ingin merekam penampilan dari jauh, tetapi juga ingin hasil yang stabil, terang, dan enak dilihat saat dibagikan ulang.
Tips dasar agar fancam lebih ciamik
- Gunakan mode kamera yang sesuai dengan kondisi cahaya panggung.
- Hindari zoom berlebihan jika kualitas sensor tidak mendukung detail.
- Fokus pada momen gerakan yang jelas, bukan hanya saat artis diam.
- Stabilkan tangan atau gunakan dukungan sederhana agar video tidak goyang.
- Manfaatkan sudut pandang yang tidak terhalang penonton lain.
Dengan antusiasme besar terhadap konser lintas genre, kebutuhan akan konten yang rapi dan berkualitas juga ikut naik. Kelas seperti Creator Lab menunjukkan bahwa pengalaman menonton musik kini semakin sering beriringan dengan kemampuan mengabadikan momen secara lebih teknis, praktis, dan presisi.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com








