
Xiaomi menyiapkan perangkat streaming baru untuk pasar global lewat TV Stick HD (2nd Gen). Produk ini muncul di situs global Xiaomi dan diposisikan sebagai opsi entry-level untuk mengubah TV atau monitor biasa menjadi perangkat pintar berbasis Google TV.
Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan solusi streaming ringkas dengan harga yang biasanya lebih terjangkau dibanding model 4K. Fokus utamanya ada pada kualitas gambar hingga Full HD, dukungan codec modern AV1, serta konektivitas dual-band Wi‑Fi untuk penggunaan harian.
Muncul di situs global Xiaomi
Daftar resmi di situs global Xiaomi menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran internasional sedang disiapkan. Kehadiran produk ini juga melengkapi lini Xiaomi setelah sebelumnya perusahaan merilis Xiaomi TV Stick 4K (2nd Gen).
Secara bentuk, TV Stick HD (2nd Gen) tetap mengusung konsep dongle kecil yang langsung dicolok ke port HDMI TV atau monitor. Perangkat ini membutuhkan sambungan Wi‑Fi untuk mengakses layanan streaming dan fitur pintar lain.
Google TV jadi nilai jual utama
Xiaomi membekali perangkat ini dengan sistem operasi Google TV. Platform ini memberi akses ke aplikasi populer seperti Netflix, YouTube, dan Apple TV, sekaligus menghadirkan rekomendasi konten yang dipersonalisasi dan dukungan profil pengguna.
Google Assistant juga sudah terintegrasi di dalam perangkat. Pengguna bisa mencari film, membuka aplikasi, atau memberi perintah rumah pintar melalui tombol khusus di remote.
Fitur Google Cast ikut tersedia untuk berbagi layar secara nirkabel dari ponsel dan tablet. Kehadiran fitur ini penting karena membuat TV Stick tidak hanya berguna untuk streaming, tetapi juga untuk presentasi ringan atau memutar konten pribadi.
Resolusi Full HD, tetapi sudah dukung HDR10+
Dari sisi output, Xiaomi TV Stick HD (2nd Gen) mendukung resolusi 720p hingga 1080p. Output tertingginya mencapai 1080p pada 60Hz, sehingga perangkat ini memang ditujukan untuk segmen Full HD, bukan 4K.
Meski begitu, Xiaomi tetap menyertakan HDR10+. Dukungan ini dapat membantu meningkatkan kontras dan detail pada konten yang kompatibel, walau hasil akhir tetap bergantung pada layar dan materi tayangan yang digunakan.
Untuk audio, perangkat ini mendukung Dolby Audio dan DTS:X. Dukungan tersebut hanya akan bekerja optimal bila konten dan perangkat pemutar yang terhubung memang kompatibel.
Spesifikasi inti dan peningkatan performa
Xiaomi menyematkan prosesor quad-core Cortex-A55 dan GPU Mali-G31 MP2. Menurut klaim perusahaan, performa CPU perangkat ini meningkat 38 persen dibanding Mi TV Stick generasi lama.
Perangkat ini dibekali RAM 1GB DDR4 dan penyimpanan internal 8GB. Kombinasi spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi menempatkan produk ini untuk kebutuhan streaming dasar, instalasi aplikasi populer, dan navigasi antarmuka yang ringan.
Dukungan codec yang luas juga menjadi salah satu poin penting. Xiaomi mencantumkan kompatibilitas untuk AV1, VP9, H.265, dan H.264, selain berbagai format video, audio, dan gambar lain.
AV1 sendiri semakin relevan di industri streaming karena dikenal lebih efisien dalam kompresi data. Dengan dukungan codec ini, TV Stick HD (2nd Gen) punya potensi menawarkan pemutaran video yang lebih hemat bandwidth pada layanan yang sudah mengadopsinya.
Konektivitas dan remote
Untuk koneksi, Xiaomi menghadirkan Wi‑Fi dual-band 2.4GHz dan 5GHz serta Bluetooth 5.0. Kombinasi ini memberi fleksibilitas lebih baik, terutama bagi pengguna yang ingin koneksi lebih stabil melalui jaringan 5GHz di lingkungan rumah yang padat sinyal.
Remote bawaannya mendukung kontrol Bluetooth dan inframerah. Xiaomi juga menyertakan tombol pintas untuk Netflix, Prime Video, dan YouTube agar akses ke layanan streaming utama bisa dilakukan lebih cepat.
Berikut ringkasan spesifikasi utamanya:
- Sistem operasi: Google TV
- Resolusi: hingga 1080p 60Hz
- HDR: HDR10+
- Audio: Dolby Audio dan DTS:X
- Chipset: quad-core Cortex-A55
- GPU: Mali-G31 MP2
- Memori: 1GB DDR4
- Penyimpanan: 8GB
- Konektivitas: Wi‑Fi 2.4GHz/5GHz, Bluetooth 5.0
- Codec: AV1, VP9, H.265, H.264
Desain ringkas untuk mobilitas
Xiaomi merancang perangkat ini dengan bodi kecil berdimensi 107,4 x 30 x 14 mm dan bobot 44 gram. Desain membulat yang ringkas membuatnya mudah dibawa dan dipasang di berbagai TV, termasuk dalam skenario perjalanan atau penggunaan sementara.
Daya perangkat disuplai melalui port micro USB. Di dalam kotak penjualan, Xiaomi juga menyertakan kabel ekstensi HDMI dan kabel daya USB untuk memudahkan pemasangan pada TV dengan ruang port yang sempit.
Secara posisi produk, TV Stick HD (2nd Gen) tampak ditujukan bagi pengguna yang belum membutuhkan resolusi 4K namun ingin pengalaman smart TV yang lebih modern. Sampai saat ini, Xiaomi belum mengumumkan harga resmi maupun ketersediaan detailnya, tetapi pencantuman di situs global menandakan perangkat ini semakin dekat ke pasar internasional.
Source: www.gizmochina.com







