Instagram Plus Mulai Terbongkar, Jawaban Instagram untuk Snapchat Plus Makin Terang?

Instagram dilaporkan sedang menguji layanan berbayar baru bernama Instagram Plus. Fitur ini disebut membuka sejumlah keuntungan eksklusif untuk pelanggan, mulai dari kontrol Story yang lebih luas hingga insight tambahan.

Informasi awal soal layanan ini muncul dari tipster teknologi Matt Navarra melalui unggahan di X. Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, Instagram Plus tampak diposisikan sebagai paket premium yang memberi fitur ekstra bagi pengguna yang ingin menonjol di platform.

Instagram Plus disebut masih tahap uji coba

Sampai saat ini, Meta belum mengumumkan layanan tersebut secara resmi untuk pasar global. Berdasarkan laporan yang beredar, pengujian Instagram Plus baru terdeteksi di Filipina.

Hal ini penting dicatat karena fitur yang masih diuji belum tentu dirilis luas. Nama layanan, susunan fitur, harga, dan wilayah peluncuran masih bisa berubah sebelum diumumkan resmi.

Dalam laporan yang mengutip Matt Navarra, Instagram Plus disebut memiliki biaya sekitar PHP 65.00 per bulan. Referensi yang sama juga menyebut angka itu setara dengan sekitar $1.07 atau Rs 100 per bulan.

Daftar fitur yang disebut terbuka lewat Instagram Plus

Jika mengacu pada bocoran yang beredar, berikut sejumlah fitur yang kemungkinan menjadi bagian dari Instagram Plus:

  1. Membuat beberapa audiens Story.
  2. Melihat insight penayangan ulang Story.
  3. Memperpanjang masa tayang Story.
  4. Menggunakan super hearts.
  5. Menyorot atau spotlight Story agar lebih menonjol.

Fitur-fitur ini menunjukkan fokus Instagram Plus tampaknya bukan sekadar menghilangkan iklan atau memberi lencana premium. Paket ini justru diarahkan ke personalisasi, visibilitas konten, dan data tambahan untuk pembuat konten.

Salah satu fitur yang paling menarik adalah kemampuan membuat beberapa audiens Story. Opsi ini dapat memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna untuk membagikan konten ke kelompok yang berbeda tanpa harus memakai satu pengaturan yang sama untuk semua pengikut.

Kemudian ada fitur story rewatch insights yang memberi gambaran tambahan soal siapa atau seberapa sering Story ditonton ulang. Untuk kreator, data seperti ini bisa membantu membaca konten mana yang paling menarik perhatian audiens.

Fitur memperpanjang masa tayang Story juga bisa menjadi nilai jual utama. Selama ini Story identik dengan durasi tayang singkat, sehingga opsi perpanjangan dapat memberi ruang lebih besar bagi promosi, pengumuman, atau konten penting.

Mirip strategi Snapchat Plus

Banyak pengamat menilai langkah ini punya kemiripan dengan Snapchat Plus. Layanan premium milik Snapchat juga menawarkan akses ke fitur khusus bagi pelanggan berbayar, termasuk sejumlah alat personalisasi dan eksperimen fitur lebih awal.

Karena itu, muncul anggapan bahwa Instagram kembali mengambil inspirasi dari pesaingnya. Penilaian semacam ini bukan hal baru, mengingat Instagram dan Snapchat sudah lama bersaing dalam format konten visual singkat dan fitur sosial yang cepat ditiru satu sama lain.

Meski begitu, pendekatan Instagram bisa saja punya target yang berbeda. Jika bocoran ini akurat, Instagram Plus tampaknya lebih diarahkan pada pengguna aktif dan kreator muda yang ingin meningkatkan jangkauan, kontrol distribusi, dan daya tarik konten mereka.

Potensi untuk kreator dan pengguna aktif

Dengan harga yang relatif rendah, paket ini berpeluang menarik minat kreator pemula. Fitur seperti spotlight Story dan insight tambahan bisa membantu akun kecil tampil lebih menonjol di tengah persaingan konten yang makin padat.

Bagi pengguna biasa, daya tariknya mungkin bergantung pada kebiasaan memakai Story. Jika pengguna sering membagikan pembaruan harian, membuat segmentasi audiens, atau memantau performa konten, manfaat Instagram Plus bisa terasa lebih jelas.

Namun, ada juga pertanyaan penting soal nilai nyata dari langganan ini. Pengguna kemungkinan akan membandingkan apakah fitur eksklusif tersebut cukup berguna untuk membenarkan biaya bulanan, terutama jika sebagian fungsi masih tergolong pelengkap, bukan kebutuhan utama.

Belum ada jadwal rilis global

Sampai sekarang, belum ada kepastian kapan Instagram Plus akan tersedia di luar Filipina. Belum ada juga konfirmasi resmi apakah layanan ini akan diperluas ke pasar lain, termasuk India dan wilayah global lainnya.

Di saat yang sama, laporan lain juga menyebut kemungkinan hadirnya WhatsApp Plus sebagai layanan premium terpisah. Jika itu benar, Meta tampaknya sedang menjajaki model langganan yang lebih luas di berbagai aplikasinya, bukan hanya mengandalkan iklan dan fitur bisnis sebagai sumber pendapatan.

Source: gadgets.beebom.com

Berita Terkait

Back to top button