
Memilih tablet edukasi anak kini tidak bisa asal beli, karena perangkat ini akan dipakai untuk belajar, membaca, menonton materi video, hingga bermain game ringan yang tetap aman. Orang tua perlu mempertimbangkan layar, performa, baterai, bobot, serta fitur pendukung agar tablet benar-benar membantu proses belajar anak di rumah maupun saat bepergian.
Pasar tablet saat ini menawarkan banyak opsi dengan karakter berbeda, dari yang fokus pada ekosistem belajar berbasis AI hingga perangkat yang menonjolkan layar nyaman di mata. Berikut lima tablet edukasi anak yang layak dilirik karena punya kombinasi fitur belajar dan hiburan yang seimbang.
1. Infinix XPAD 30E, fokus pada ekosistem belajar keluarga
Infinix XPAD 30E menonjol karena sejak awal diposisikan sebagai learning tablet with AI. Perangkat ini diklaim membawa lebih dari 120.000 sumber belajar, sehingga cocok untuk anak yang butuh referensi belajar beragam dalam satu perangkat.
Tablet ini memakai layar 11 inci HD dengan fitur eye protection, sehingga lebih ramah untuk penggunaan harian. Dukungan 4G SIM dan cross-device collaboration juga membuat aktivitas belajar lebih fleksibel, baik dari rumah maupun saat anak belajar di luar ruangan.
Menariknya, Infinix menyebut perangkat ini sebagai complete learning ecosystem for families. Artinya, tablet ini tidak hanya ditujukan untuk anak, tetapi juga memberi ruang bagi orang tua untuk ikut memantau dan mendampingi penggunaan perangkat.
2. Redmi Pad SE, layar mulus untuk belajar dan hiburan
Redmi Pad SE cocok untuk keluarga yang mencari tablet serbaguna dengan harga dan fitur yang kompetitif. Layar 11 inci FHD+ dengan refresh rate 90Hz membuat tampilan terasa lebih halus saat anak membaca, membuka aplikasi belajar, atau menonton materi visual.
Perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon 680 dan baterai 8000mAh. Kombinasi tersebut memberi daya tahan yang cukup baik untuk pemakaian harian, terutama saat tablet dipakai pada beberapa sesi belajar dalam satu hari.
Redmi juga membekali tablet ini dengan memori hingga 8GB RAM dan penyimpanan 256GB. Kapasitas tersebut cukup lega untuk menampung aplikasi edukasi, video pembelajaran, dan file tugas sekolah tanpa cepat penuh.
3. OPPO Pad Air, ringan untuk anak yang aktif bergerak
OPPO Pad Air bisa menjadi pilihan untuk anak yang lebih sering belajar lewat video, ilustrasi, dan konten visual interaktif. Tablet ini membawa layar 10,36 inci 2K Eye-Care Display yang dirancang agar tetap nyaman di mata saat dipakai dalam waktu lama.
Bobotnya sekitar 440 gram, sehingga terasa ringan dan mudah dibawa. Faktor ini penting bagi anak yang sering berpindah tempat belajar, dari ruang keluarga ke kamar atau ke rumah kerabat.
OPPO membekali perangkat ini dengan Snapdragon 680 dan baterai 7100mAh. Konsep “Seriously Light Entertainment” membuat tablet ini cukup menarik bagi orang tua yang ingin perangkat belajar sekaligus hiburan ringan tanpa terasa terlalu berat saat digenggam.
4. Huawei MatePad SE 11, layar luas dan desain kokoh
Huawei MatePad SE 11 mengandalkan layar 11 inci beresolusi 1920 x 1200 dengan rasio screen-to-body mencapai 85%. Tampilan yang luas ini membantu anak membaca materi sekolah, membuka aplikasi edukatif, dan mengikuti kelas berbasis video dengan lebih leluasa.
Desain metal unibody memberi kesan premium sekaligus lebih kokoh dibanding bodi plastik pada beberapa tablet lain. Tablet ini juga membawa baterai 7700mAh dengan fast charging 22.5W serta empat speaker, yang mendukung aktivitas belajar berbasis audio dan video.
Bodi tipis dan ringan membuatnya nyaman dipakai di meja belajar maupun ruang keluarga. Untuk anak yang butuh layar lega namun tetap praktis dibawa, perangkat ini masuk kategori menarik.
5. Samsung Galaxy Tab A9+, pilihan aman dari brand besar
Samsung Galaxy Tab A9+ layak masuk daftar karena menawarkan pengalaman yang stabil dan akrab bagi banyak pengguna. Tablet ini hadir dengan layar 11 inci WUXGA, prosesor octa-core, dan bobot sekitar 480 gram.
Performa yang stabil menjadi nilai penting untuk aktivitas seperti kelas online, membaca buku digital, membuka aplikasi belajar, hingga menonton video edukasi. Pengoperasian yang intuitif juga membantu anak yang baru pertama kali memakai tablet agar lebih cepat beradaptasi.
Bagi orang tua, nama besar Samsung sering memberi rasa aman karena ekosistem dan dukungan perangkatnya sudah dikenal luas. Tablet ini cocok untuk keluarga yang mengutamakan kestabilan dan kemudahan penggunaan sehari-hari.
Hal yang perlu diprioritaskan orang tua sebelum membeli
Saat memilih tablet edukasi anak, ada beberapa faktor yang sebaiknya diperiksa lebih dulu. Daftar berikut bisa membantu menyaring pilihan dengan lebih cepat:
- Layar yang nyaman di mata, idealnya dengan fitur eye care atau perlindungan serupa.
- Baterai besar agar anak bisa belajar lebih lama tanpa sering isi daya.
- Bobot ringan supaya mudah dibawa dan tidak cepat membuat tangan lelah.
- Kapasitas memori cukup untuk aplikasi belajar dan file sekolah.
- Fitur kontrol atau ekosistem keluarga agar penggunaan tetap terarah.
Tablet edukasi yang tepat bukan hanya membuat anak lebih betah belajar, tetapi juga membantu orang tua mengatur keseimbangan antara hiburan dan aktivitas akademik. Dari lima pilihan tersebut, tiap perangkat punya kekuatan masing-masing, sehingga keputusan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan belajar anak, kebiasaan penggunaan, dan preferensi keluarga.









