Xiaomi 12 dan 12 Pro Dapat Update HyperOS Terakhir, Setelah Ini Tak Ada Lagi Patch Keamanan

Pembaruan HyperOS terakhir untuk Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro mulai digulirkan di sejumlah wilayah, termasuk Indonesia. Update ini menjadi penutup siklus dukungan software untuk dua ponsel flagship Xiaomi tersebut setelah keduanya berstatus end-of-life atau EOL sejak Januari.

Informasi ini penting bagi pengguna yang masih memakai Xiaomi 12 series sebagai perangkat harian. Pasalnya, setelah pembaruan terakhir ini terpasang, Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro tidak lagi dijadwalkan menerima update lanjutan, termasuk patch keamanan.

Update terakhir HyperOS 3 mulai tersedia

Berdasarkan laporan Gizmochina yang mengutip Xiaomi Time, Xiaomi tetap merilis build HyperOS 3 final untuk Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro meski status EOL sudah berlaku. Langkah ini disebut ditujukan untuk memperbaiki masalah yang muncul pada rollout awal HyperOS 3.

Masalah yang diperbaiki mencakup crash aplikasi sesekali dan inkonsistensi dalam manajemen memori. Dengan kata lain, update ini bukan sekadar formalitas penutup, tetapi pembaruan korektif agar perangkat tetap stabil untuk pemakaian sehari-hari.

Gizmochina menyebut pembaruan terbaru itu dirancang untuk memastikan pengalaman software yang lebih andal. Ini memberi sedikit ruang bernapas bagi pengguna lama yang belum beralih ke model Xiaomi yang lebih baru.

Daftar versi firmware Xiaomi 12 Pro

Berikut versi firmware HyperOS 3 terakhir untuk Xiaomi 12 Pro di beberapa region:

  1. Indonesia: OS3.0.3.0.VLBIDXM
  2. Russia: OS3.0.2.0.VLBRUXM
  3. Turkey: OS3.0.2.0.VLBTRXM
  4. Taiwan: OS3.0.2.0.VLBTWXM
  5. India: OS3.0.2.0.VLBINXM

Nomor build dapat berbeda tergantung wilayah distribusi perangkat. Karena itu, pengguna perlu mencocokkan region ROM sebelum memeriksa ketersediaan update di menu pengaturan.

Daftar versi firmware Xiaomi 12

Untuk Xiaomi 12 reguler, firmware final yang dilaporkan tersedia adalah sebagai berikut:

  1. Indonesia: OS3.0.2.0.VLCIDXM
  2. Russia: OS3.0.3.0.VLCRUXM
  3. Turkey: OS3.0.2.0.VLCTRXM
  4. Taiwan: OS3.0.2.0.VLCTWXM

Kehadiran build Indonesia menjadi kabar relevan bagi pasar lokal. Ini menandakan pengguna resmi di Tanah Air termasuk yang mendapat distribusi update penutup tersebut.

Apa arti status EOL bagi pengguna

Status end-of-life berarti produsen menghentikan dukungan software resmi untuk perangkat tertentu. Dalam konteks Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro, itu berarti tidak ada lagi pembaruan sistem maupun patch keamanan setelah rollout terakhir ini selesai.

Dari sisi penggunaan harian, perangkat sebenarnya masih bisa berfungsi normal. Namun, risikonya akan meningkat seiring waktu karena celah keamanan baru tidak lagi ditutup lewat update resmi dari vendor.

Pengguna juga perlu memahami bahwa status EOL membuat perangkat tertinggal dari sisi fitur. Fitur baru HyperOS dan penyempurnaan sistem versi berikutnya kemungkinan besar tidak akan hadir di dua model ini.

Apakah masih akan mendapat HyperOS 3.1?

Merujuk informasi dari artikel referensi, peluang Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro untuk menerima HyperOS 3.1 sangat kecil. Alasannya sederhana, kedua perangkat sudah mencapai akhir masa dukungan resmi.

HyperOS 3.1 sendiri disebut sudah mulai hadir di perangkat yang masih memenuhi syarat. Karena Xiaomi 12 series generasi ini sudah masuk daftar EOL, update lanjutan praktis tidak lagi diharapkan.

Yang perlu dilakukan pengguna sekarang

Bagi pengguna Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro, ada beberapa langkah yang layak dilakukan setelah update terakhir ini tersedia:

  1. Periksa pembaruan di menu Settings lalu About phone.
  2. Pastikan baterai cukup dan gunakan koneksi internet stabil saat mengunduh.
  3. Cadangkan data penting sebelum instalasi.
  4. Hindari memasang file ROM dari region berbeda.
  5. Pertimbangkan upgrade perangkat jika keamanan jangka panjang menjadi prioritas.

Langkah cadangan tetap penting meski update ini bersifat resmi. Proses pembaruan sistem selalu memiliki kemungkinan gangguan, terutama pada perangkat yang sudah berada di akhir masa dukungan.

Bagi pengguna yang masih puas dengan performa Xiaomi 12 atau Xiaomi 12 Pro, update final ini setidaknya memberi fondasi software yang lebih stabil. Namun dalam jangka menengah, absennya patch keamanan dan tidak adanya akses ke fitur HyperOS berikutnya akan menjadi faktor utama yang perlu dipertimbangkan sebelum tetap bertahan atau mulai beralih ke model Xiaomi yang menawarkan masa update lebih panjang.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button