
Vivo resmi memperkenalkan dua ponsel baru di lini Y, yaitu Vivo Y21 5G dan Vivo Y11 5G. Keduanya datang dengan fokus yang jelas, yakni baterai besar 6.500mAh, layar 120Hz, dan dukungan jaringan 5G untuk pasar kelas menengah.
Informasi yang beredar dari peluncuran ini menunjukkan Vivo ingin menonjolkan daya tahan sebagai nilai jual utama. Di saat banyak ponsel masih bertahan di kisaran 5.000mAh, kapasitas 6.500mAh pada Y21 5G dan Y11 5G menjadi pembeda yang langsung menjawab kebutuhan pengguna aktif.
Baterai 6.500mAh jadi sorotan utama
Vivo mengklaim baterai pada dua ponsel ini mampu dipakai untuk menonton video hingga 48,4 jam. Untuk pemutaran musik, daya tahannya disebut bisa mencapai 80 jam dalam sekali pengisian.
Bukan hanya kapasitas besar, Vivo juga menyertakan Mode Hemat Daya Super dan teknologi perpanjangan usia baterai. Perusahaan menyebut performa baterai tetap terjaga hingga lima tahun pemakaian, sebuah klaim yang semakin penting bagi pengguna yang ingin memakai ponsel dalam jangka panjang.
Perbedaan utama terlihat pada kecepatan pengisian daya. Vivo Y21 5G sudah mendukung fast charging 44W, sedangkan Vivo Y11 5G masih menggunakan pengisian 15W.
Skema ini menempatkan Y21 5G sebagai opsi yang lebih praktis untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Sementara itu, Y11 5G tampak diarahkan bagi konsumen yang lebih menekankan harga terjangkau dengan tetap membawa baterai besar.
Layar 120Hz dan desain tahan percikan air
Kedua model memakai layar 6,74 inci dengan resolusi HD+. Vivo juga membekali panel tersebut dengan refresh rate 120Hz agar animasi dan perpindahan layar terasa lebih mulus.
Tingkat kecerahan layar disebut mencapai 1.200 nits. Spesifikasi ini penting untuk membantu visibilitas saat ponsel dipakai di luar ruangan atau di bawah cahaya terang.
Vivo turut menyematkan sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light. Sertifikasi ini biasanya digunakan untuk menandai pengurangan paparan cahaya biru, sehingga lebih nyaman untuk pemakaian lama.
Dari sisi bodi, Y21 5G dan Y11 5G mengusung desain belakang komposit dengan frame matte. Sensor sidik jari ditempatkan di sisi bodi, mengikuti pendekatan desain yang kini umum dipakai di kelas menengah.
Untuk ketahanan, keduanya mengantongi sertifikasi IP65. Artinya, perangkat memiliki perlindungan terhadap debu dan percikan air, meski tetap bukan untuk pemakaian di dalam air.
Selain itu, Vivo menyebut ponsel ini juga memiliki sertifikasi SGS untuk ketahanan guncangan setara standar militer. Klaim semacam ini biasanya ditujukan untuk memperkuat citra perangkat sebagai ponsel harian yang tahan dipakai di berbagai kondisi.
Chip Dimensity 6300 dan fitur AI
Vivo Y21 5G dan Y11 5G sama-sama ditenagai MediaTek Dimensity 6300. Chipset ini sudah mendukung konektivitas 5G dan dirancang untuk kebutuhan harian seperti media sosial, streaming, navigasi, hingga game kasual.
Kedua ponsel menjalankan sistem operasi berbasis Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Kombinasi ini juga dilengkapi sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan yang kini mulai menjadi standar baru di smartphone modern.
Beberapa fitur AI yang disertakan antara lain Google Gemini, AI Photo Enhance, AI Documents, dan Circle to Search dari Google. Kehadiran fitur-fitur ini memberi nilai tambah untuk pencarian cepat, penyempurnaan foto, dan pengolahan dokumen langsung dari perangkat.
Perbedaan kamera dan konfigurasi memori
Di sektor kamera, Vivo Y21 5G berada satu tingkat di atas Y11 5G. Model ini membawa kamera utama 50MP dengan lensa tambahan, sedangkan Vivo Y11 5G memakai kamera belakang tunggal 13MP.
Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, keduanya sama-sama dibekali kamera depan 5MP. Pendekatan ini menunjukkan Vivo lebih memprioritaskan baterai dan layar pada segmen harga ini dibanding peningkatan besar di kamera depan.
Berikut perbedaan inti kedua model:
-
Vivo Y21 5G
- Kamera utama 50MP
- Fast charging 44W
- RAM 4GB, 6GB, dan 8GB
- Penyimpanan 128GB
- Vivo Y11 5G
- Kamera belakang 13MP
- Pengisian daya 15W
- RAM 4GB
- Penyimpanan 64GB atau 128GB
Untuk konektivitas, keduanya sudah mendukung 5G dual SIM, USB Type-C, dan Bluetooth 5.4. Data ini juga sejalan dengan laporan Gizmochina yang ikut memuat detail spesifikasi perangkat saat peluncuran.
Harga Vivo Y21 5G dan Y11 5G
Vivo Y21 5G dipasarkan dalam tiga varian memori. Harganya dilaporkan mulai sekitar Rp3,4 juta untuk RAM 4GB/128GB, sekitar Rp3,76 juta untuk 6GB/128GB, dan sekitar Rp4,11 juta untuk 8GB/128GB.
Sementara itu, Vivo Y11 5G hadir lebih murah. Varian 4GB/64GB dibanderol mulai sekitar Rp2,68 juta, sedangkan versi 4GB/128GB dijual sekitar Rp3,04 juta.
Kedua ponsel disebut sudah tersedia melalui toko resmi Vivo, platform e-commerce, dan gerai ritel tertentu. Penjualan juga disertai sejumlah promo seperti cashback, cicilan tanpa uang muka, dan bonus layanan tambahan, yang membuat persaingan di kelas menengah 5G semakin menarik dalam beberapa waktu ke depan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com








