Ponsel bergaya BlackBerry kembali menarik perhatian pasar pada 2026. Kali ini, perangkat itu hadir dengan sistem Android dan keyboard fisik QWERTY, dua hal yang dulu membuat BlackBerry punya penggemar fanatik.
Perangkat yang dimaksud adalah Titan 2 Elite, ponsel buatan Unihertz asal China. Model ini sudah diperkenalkan di ajang Mobile World Congress 2026 dan dijadwalkan meluncur pada Juni 2026, menurut laporan yang dikutip Selular.ID dari Cnet.
Keyboard fisik kembali jadi daya tarik
Titan 2 Elite tidak mengandalkan layar sentuh penuh seperti kebanyakan ponsel modern. Di bagian bawah layar, perangkat ini membawa keyboard fisik yang dirancang untuk mengetik cepat dan memudahkan navigasi.
Tombol-tombolnya juga mendukung pintasan pendek dan panjang untuk membuka aplikasi tertentu. Fungsi itu memberi pengalaman yang lebih praktis bagi pengguna yang ingin bekerja cepat, terutama saat mengedit teks atau berpindah menu.
Berbeda dari ponsel lama BlackBerry, perangkat ini tidak memakai trackball. Unihertz mengganti fungsi navigasi itu lewat keyboard yang juga dapat digunakan untuk menggulir dan bergerak di antarmuka.
Spesifikasi Titan 2 Elite
Secara desain, Titan 2 Elite memadukan layar modern dan konsep lama yang ikonik. Di bagian atas keyboard, ponsel ini memakai panel AMOLED 4,03 inci yang tergolong kompak untuk ukuran ponsel Android masa kini.
Untuk kamera, perangkat ini dibekali kamera belakang 50MP dan kamera depan 32MP. Sementara itu, daya tahan baterainya mengandalkan kapasitas 4.050 mAh.
Unihertz juga menyiapkan tombol samping berwarna merah. Tombol ini bisa diprogram untuk menjalankan aplikasi apa pun hanya dengan satu kali tekan.
Pilihan standar dan Pro
Titan 2 Elite akan hadir dalam dua varian. Perbedaan utamanya terletak pada chipset dan kapasitas penyimpanan.
Berikut ringkasannya:
| Varian | Chipset | RAM/Storage | Harga |
|---|---|---|---|
| Standar | MediaTek Dimensity 7400 | 12/256GB | US$396 |
| Pro | MediaTek Dimensity 8400 | 12/512GB | US$579 |
Kedua varian sama-sama memiliki slot microSD. Dukungan ini memungkinkan penyimpanan tambahan hingga 2TB, sesuatu yang masih sangat berguna bagi pengguna yang menyimpan banyak dokumen, foto, dan video.
Jadwal rilis dan sertifikasi
Saat ini, semua unit Titan 2 Elite masih menjalani proses sertifikasi di beberapa lembaga internasional. Dalam laporan itu disebutkan perangkat sedang diproses oleh Google, FCC, Conformité Européenne untuk Uni Eropa, UK Conformity Assessed, dan Japan Approvals Institute for Telecommunications Equipment.
Perusahaan menargetkan seluruh sertifikasi rampung pada April 2026. Setelah itu, Unihertz berencana memulai uji coba dan produksi massal pada Mei, sebelum pengiriman dimulai pada Juni untuk versi standar.
Skema penjualan dan harga
Unihertz tidak menjual perangkat ini lewat jalur ritel konvensional. Pembelian dilakukan dengan format sumbangan kepada perusahaan, lalu perangkat dikirim sesuai jadwal produksi.
Berikut detail harga yang diumumkan:
- Versi standar: US$396 atau sekitar Rp6,6 juta, dikirim pada Juni 2026.
- Versi Pro: US$579 atau sekitar Rp9,7 juta, dengan komponen sumbangan US$486 atau sekitar Rp8,2 juta, lalu dikirim pada Oktober 2026.
- Keduanya sudah disiapkan untuk pasar global setelah lolos sertifikasi di berbagai wilayah.
Minat terhadap ponsel berkeyboard fisik memang kembali berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Selain Titan 2 Elite, aksesori seperti Clicks case juga ikut mendorong tren ini karena menawarkan sensasi mengetik ala BlackBerry pada smartphone modern, sehingga konsep lama itu kembali menemukan ruang di pasar Android.
Source: selular.id







