Xiaomi resmi meluncurkan Smart Camera 4 Max AI Zoom Edition melalui platform Youpin. Perangkat ini diposisikan sebagai kamera pintar indoor paling canggih dari Xiaomi dengan kombinasi dua kamera, fitur AI, dan kemampuan pemantauan ruangan yang luas.
Berdasarkan informasi peluncuran di Youpin, harga Xiaomi Smart Camera 4 Max AI Zoom Edition ditetapkan di 799 yuan. Penjualan lewat skema crowdfunding dijadwalkan mulai April, menandai debut awal perangkat ini di pasar Tiongkok.
Dua kamera untuk pemantauan lebih detail
Smart Camera 4 Max AI Zoom Edition memakai sistem kamera ganda. Kamera utamanya menggunakan lensa telefoto 12MP dengan struktur optik 6P, aperture f/1.6, autofocus, dan focal length 8mm untuk menangkap detail close-up dengan lebih baik.
Kamera keduanya adalah lensa ultra-wide 8MP. Xiaomi menyematkan sudut pandang 127 derajat dan focal length 2.8mm agar kamera dapat mencakup area ruangan yang lebih lebar.
Kombinasi dua lensa ini memberi pendekatan berbeda untuk kebutuhan pemantauan dalam rumah. Satu kamera fokus pada detail subjek, sementara kamera lain dirancang untuk memantau area yang lebih luas secara bersamaan.
Xiaomi juga membekali perangkat ini dengan kemampuan full-color night vision. Untuk kondisi gelap total, tersedia 10 lampu infrared fill light yang membantu kamera tetap merekam aktivitas dengan lebih jelas.
Zoom hingga 12x dan dukungan low-light
Salah satu nilai jual utama perangkat ini ada pada kemampuan pembesaran gambar. Xiaomi menyebut kamera ini mendukung hingga 12x hybrid zoom serta 3x lossless zoom.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna memperbesar objek yang jauh tanpa kehilangan terlalu banyak detail. Dalam penggunaan indoor, kemampuan ini relevan untuk memantau anak, lansia, atau hewan peliharaan dari sudut ruangan yang berbeda.
Xiaomi juga menyematkan sensor ISP canggih untuk meningkatkan performa dalam pencahayaan rendah. Dukungan ini ditujukan agar hasil gambar tetap tajam dan jelas ketika kondisi ruangan kurang terang.
Secara teknis, kombinasi aperture besar, autofocus, dan ISP modern memang menjadi faktor penting pada kamera pengawas indoor. Di kategori produk smart home, aspek ini sering menentukan kualitas rekaman malam hari dan akurasi deteksi objek.
AI untuk memantau anak, lansia, dan hewan peliharaan
Perangkat ini membawa model AI caregiving skala besar pertama dari Xiaomi untuk produk kamera. Fitur ini dirancang untuk membantu pemantauan anak-anak, orang lanjut usia, dan hewan peliharaan di dalam rumah.
Menurut informasi resmi Xiaomi, AI pada kamera ini dapat mendeteksi kejadian seperti terjatuh, terlalu lama tidak bergerak, perubahan perilaku, hingga aktivitas yang dinilai tidak biasa. Pendekatan ini memperluas fungsi kamera dari sekadar alat perekam menjadi perangkat pemantauan berbasis analisis.
Xiaomi juga menambahkan pengenalan aktivitas yang lebih spesifik. Sistemnya bisa mengevaluasi apakah seorang anak sedang belajar atau justru terdistraksi oleh aktivitas lain.
Kamera ini mampu membuat laporan aktivitas harian. Selain itu, tersedia fitur pencarian video berbasis teks sehingga pengguna dapat menemukan rekaman tertentu melalui kata kunci sederhana.
Fungsi tersebut menjadi salah satu pembeda penting di segmen kamera indoor. Pada praktiknya, pencarian rekaman dengan kata kunci bisa memangkas waktu saat pengguna ingin melacak momen tertentu tanpa harus menonton video satu per satu.
Chip AI 3 TOPS dan pengenalan manusia lebih akurat
Untuk menjalankan analisis secara cepat, Xiaomi memasang chip AI quad-core 3 TOPS. Spesifikasi ini ditujukan untuk mempercepat pemrosesan data sekaligus menjaga akurasi deteksi.
Perangkat ini juga dibekali teknologi pengenalan manusia yang ditingkatkan. Xiaomi menyatakan sistemnya tetap bisa mengenali orang meski hanya terlihat dari samping atau saat wajah tidak sepenuhnya tampak.
Di sisi komunikasi, kamera dilengkapi dua mikrofon dengan peredam bising. Xiaomi juga menambahkan speaker besar untuk mendukung komunikasi suara dua arah yang lebih jelas.
Fitur audio dua arah penting untuk kamera indoor modern. Selain memantau kondisi rumah, pengguna dapat langsung berbicara dengan anggota keluarga, anak, atau pengasuh dari jarak jauh.
Putar 360 derajat, dukung Wi-Fi 6, dan opsi privasi
Smart Camera 4 Max AI Zoom Edition memakai gimbal bermotor. Sistem ini memungkinkan rotasi horizontal 360 derajat dan gerakan vertikal 180 derajat untuk mengurangi blind spot di dalam ruangan.
Untuk konektivitas, Xiaomi menyertakan dukungan Wi-Fi 6. Kamera ini juga terintegrasi dengan HyperOS Connect dan ekosistem Mi Home, sehingga bisa dipakai dalam skenario otomasi rumah pintar.
Di sektor keamanan data, perangkat ini dibekali chip keamanan Mijia untuk enkripsi. Xiaomi turut menyediakan pelindung lensa fisik sebagai lapisan privasi tambahan ketika kamera tidak digunakan.
Pilihan penyimpanannya juga cukup fleksibel. Perangkat ini mendukung microSD hingga 256GB, penyimpanan cloud, dan kompatibilitas NAS.
Berikut ringkasan spesifikasi utama yang paling menonjol:
- Kamera telefoto 12MP, aperture f/1.6, autofocus, focal length 8mm.
- Kamera ultra-wide 8MP, sudut pandang 127 derajat, focal length 2.8mm.
- Zoom 12x hybrid dan 3x lossless.
- Full-color night vision dengan 10 lampu infra merah.
- Chip AI quad-core 3 TOPS.
- Gimbal 360 derajat horizontal dan 180 derajat vertikal.
- Wi-Fi 6, HyperOS Connect, dan Mi Home.
- microSD hingga 256GB, cloud, dan NAS.
- Harga 799 yuan.
- Crowdfunding mulai April.
Dengan kombinasi dual camera, AI caregiving, zoom hingga 12x, dan fitur privasi fisik, Xiaomi tampak menargetkan pengguna yang membutuhkan kamera indoor dengan fungsi lebih dari sekadar pengawasan dasar. Produk ini juga menunjukkan arah baru pasar smart home, di mana kamera tidak hanya merekam gambar, tetapi ikut menganalisis aktivitas dan memberi konteks yang lebih berguna bagi penghuni rumah.
Source: www.gizmochina.com