
ZTE kembali menunjukkan bahwa peran perusahaan teknologi tidak berhenti pada inovasi produk dan layanan. Lewat program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk ZTE United for Good, perusahaan ini menyalurkan bantuan kepada anak-anak di Panti Asuhan Mizan Amanah Pejompongan selama bulan Ramadan.
Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa kepedulian sosial dapat hadir melalui aksi yang sederhana, terukur, dan melibatkan banyak pihak. Dalam program tersebut, ZTE Indonesia menyalurkan bantuan untuk 15 anak yatim dan anak kurang mampu yang tinggal di panti asuhan itu.
Bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan panti
ZTE menyiapkan bantuan yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menyentuh kebutuhan harian anak-anak di panti. Donasi yang terkumpul dari karyawan diwujudkan dalam bentuk kebutuhan pokok, kasur lipat lengkap dengan sprei, unit pendingin ruangan, dan pakaian baru untuk menyambut Idul Fitri.
Bantuan seperti ini penting karena banyak panti asuhan membutuhkan dukungan yang lebih fungsional dibanding sekadar donasi sesaat. Fasilitas yang lebih nyaman dapat membantu anak-anak belajar, beristirahat, dan menjalani ibadah selama Ramadan dengan lebih baik.
Partisipasi karyawan jadi kunci gerakan sosial
Program ZTE United for Good tahun ini melibatkan seluruh karyawan ZTE Indonesia. Skema partisipatif ini membuat kegiatan sosial tidak hanya datang dari manajemen perusahaan, tetapi juga dari budaya kerja yang mendorong solidaritas di internal organisasi.
Yanto Tjoa, HR Director ZTE Indonesia, menegaskan bahwa perusahaan ingin menghadirkan dampak sosial yang nyata melalui aksi yang konsisten. Ia menyebut langkah kecil yang dilakukan terus-menerus bisa berdampak besar, sementara partisipasi karyawan mencerminkan empati, kebersamaan, dan kolaborasi sebagai nilai utama perusahaan.
Menguatkan makna Ramadan lewat aksi langsung
Bulan Ramadan kerap menjadi momentum bagi perusahaan untuk menjalankan program sosial yang lebih dekat dengan masyarakat. Dalam konteks ini, ZTE memilih fokus pada kebutuhan anak-anak panti agar mereka mendapat dukungan yang relevan dengan aktivitas harian dan suasana ibadah selama Ramadan.
Pendekatan seperti ini sejalan dengan praktik CSR yang efektif, yaitu menyesuaikan bantuan dengan kondisi penerima manfaat. Dengan begitu, program sosial tidak hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi juga terasa manfaatnya secara langsung di lapangan.
Fakta penting dari program ZTE United for Good
- Program ini digelar kembali selama bulan Ramadan.
- Penerima manfaat adalah 15 anak di Panti Asuhan Mizan Amanah Pejompongan.
- Bantuan berasal dari donasi para karyawan ZTE Indonesia.
- Bentuk bantuan meliputi kebutuhan pokok, kasur lipat, sprei, AC, dan pakaian baru.
- ZTE menyatakan komitmen untuk memperluas inisiatif sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Program ini juga memperlihatkan bahwa perusahaan global dapat berperan lebih luas dari sekadar pelaku bisnis. Saat perusahaan berani membangun hubungan langsung dengan komunitas sekitar, kegiatan sosial seperti ini bisa memperkuat reputasi sekaligus menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Ke depan, ZTE menyatakan akan terus memperluas inisiatif sosial yang inklusif dan berkelanjutan agar dampaknya menjangkau lebih banyak pihak. Konsistensi program seperti ZTE United for Good memberi sinyal bahwa kepedulian sosial bisa menjadi bagian penting dari identitas perusahaan, bukan hanya agenda sesaat saat momen tertentu datang.









